PARIGI MOUTONG – Anggota DPRD Parigi Moutong dari Fraksi PKS, Mohamad Basuki, mendorong Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menaikkan nilai bantuan keuangan partai politik (Parpol) berdasarkan perolehan suara sah. Menurutnya, besaran bantuan yang berlaku saat ini sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan operasional dan pelaksanaan fungsi partai politik.
Usulan tersebut disampaikan Basuki saat mengikuti Rapat Koordinasi Penanganan Konflik Partai Politik yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Parigi Moutong, Kamis (11/6/2026).
“Harga suara sah di daerah kita masih bertahan di angka Rp4.500, dan itu sudah berlaku sejak berdirinya daerah ini,” ujar Basuki.
Ia mengatakan, nilai bantuan keuangan partai politik di Kabupaten Parigi Moutong hingga kini masih sebesar Rp4.500 per suara sah dan belum pernah mengalami penyesuaian sejak daerah tersebut berdiri.
Menurutnya, besaran bantuan tersebut sudah layak ditinjau kembali karena tidak lagi sebanding dengan fungsi dan tanggung jawab partai politik yang semakin besar, terlebih dengan luas wilayah Kabupaten Parigi Moutong yang menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan kegiatan organisasi.
Basuki menilai bantuan yang diterima partai politik saat ini belum mampu menunjang berbagai kegiatan pendidikan politik, penguatan kelembagaan, serta aktivitas organisasi lainnya sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan.
Dalam forum tersebut, ia juga mengungkapkan bahwa nilai bantuan keuangan partai politik di Kabupaten Parigi Moutong termasuk yang terendah di Sulawesi Tengah. Menurutnya, sejumlah daerah lain telah menetapkan nilai bantuan hingga Rp10 ribu per suara sah, bahkan lebih tinggi.
“Kalau dibandingkan dengan daerah lain di Sulawesi Tengah, kita termasuk yang paling kecil,” katanya.
Basuki mengungkapkan, usulan kenaikan nilai bantuan keuangan partai politik sebelumnya telah disampaikan kepada Bupati Parigi Moutong dan mendapat respons positif.
Menurutnya, bupati telah menindaklanjuti usulan tersebut dengan meminta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Parigi Moutong menyusun telaahan staf sebagai bahan pertimbangan.
“Kami mengusulkan Rp10 ribu per suara. Jika memang ada kendala efisiensi anggaran, paling tidak nilainya bisa naik dari yang sekarang,” ujarnya.
Basuki berharap usulan tersebut mendapat dukungan dari seluruh partai politik di Kabupaten Parigi Moutong agar menjadi aspirasi bersama yang dapat diperjuangkan kepada pemerintah daerah.
Menurutnya, peningkatan nilai bantuan keuangan partai politik akan berdampak positif terhadap penguatan organisasi serta mendukung kelancaran pelaksanaan program kerja partai.
“Saya berharap seluruh partai politik bisa segera menjadwalkan pertemuan dengan Bupati. Jika disepakati dan masuk dalam perubahan anggaran, tahun depan partai politik sudah bisa menikmati kenaikan nilai bantuan per suara,” pungkasnya.*







