PARIGI MOUTONG – Anggota DPRD Parigi Moutong, Yushar, mengingatkan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong agar mengutamakan kompetensi kelompok atau asosiasi nelayan yang akan dilibatkan dalam mendukung kerja sama dengan investor di sektor perikanan.
Pernyataan tersebut disampaikan Yushar saat menanggapi penyampaian Wakil Bupati Parigi Moutong mengenai rencana pemerintah menjalin kerja sama dengan salah satu investor di sektor perikanan dalam rapat Paripurna DPRD Parigi Moutong, Selasa (21/7).
Menurut Yushar, pemerintah perlu menciptakan iklim investasi yang kondusif agar investor merasa nyaman menanamkan modal di daerah.
“yang utama saya tekankan pemerintah harus memberikan kemudahan dan kenyamanan pada setiap investor yang masuk,” ucap Yushar.
Ia mengapresiasi langkah pemerintah yang berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya nelayan, melalui rencana kerja sama dengan investor di sektor perikanan.
Meski demikian, Yushar meminta pemerintah tidak hanya berfokus pada kerja sama dengan perusahaan, tetapi juga memperhatikan sektor pendukung, termasuk keberadaan asosiasi nelayan yang akan menjadi penghubung antara nelayan dan perusahaan.
Menurutnya, asosiasi yang dipilih harus benar-benar mewakili nelayan dan memiliki kompetensi di bidangnya agar kemitraan yang dibangun dapat berjalan secara berkelanjutan.
“saya harap yang bersinergi nanti betul-betul asli nelayan dan jika dilibatkan langsung harus nelayan juga,” katanya.
Ia menilai, penetapan asosiasi nelayan yang kompeten akan memberikan dampak positif terhadap keberlangsungan kerja sama antara pemerintah, nelayan dan investor.
Selain itu, Yushar berharap seluruh proses kerja sama yang tengah direncanakan pemerintah dapat mencapai kesepakatan dan memberikan manfaat bagi daerah, baik melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun kesejahteraan masyarakat.
Ia juga mengingatkan pemerintah untuk mengoptimalkan fasilitas pendukung yang telah dimiliki daerah, termasuk keberadaan Packing House perikanan.
“saya kira pemerintah sudah punya Packing House perikanan, sehingga ini harus diperhatikan, apa lagi sebagai kebutuhan masyarakat nelayan,” pungkasnya.***








