Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
31 Juli 2026
Waktu Membaca: 2 mins baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
31 Juli 2026
Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

Plt. Kepala Dinas TPHP Kabupaten Parigi Moutong, Dadan Priatna Jaya (kedua kanan), membuka Forum Kemitraan Hilirisasi Kelapa Dalam Tahun 2026 di Kantor Dinas TPHP, Desa Dolago Padang, Kecamatan Parigi Selatan, Kamis (30/7/2026). Foto: Diskominfo Parigi Moutong

PARIGI MOUTONG – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memperkuat pengembangan hilirisasi kelapa melalui pembentukan kemitraan antara petani, dunia usaha, perbankan, dan pemerintah. Upaya tersebut diwujudkan dengan penyelenggaraan Forum Kemitraan Hilirisasi Kelapa Dalam Tahun 2026 di Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Parigi Moutong, Desa Dolago Padang, Kecamatan Parigi Selatan, Kamis (30/7/2026).

Forum tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan nilai tambah komoditas kelapa dalam sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi petani melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Kepala Dinas TPHP Kabupaten Parigi Moutong, Dadan Priatna Jaya, mengatakan pengembangan hilirisasi kelapa merupakan tindak lanjut kebijakan nasional setelah program swasembada pangan.

“Setelah swasembada pangan tercapai, fokus kita berlanjut ke hilirisasi perkebunan. Ini sejalan dengan program nasional Asta Cita Presiden dan target Menteri Pertanian. Parigi Moutong memiliki dua komoditas strategis nasional di sektor perkebunan, yaitu kakao dan kelapa dalam,” ujar Dadan saat membuka kegiatan.

Baca Juga

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

Menurut Dadan, Kabupaten Parigi Moutong memiliki potensi perkebunan kelapa dalam seluas 29.399 hektare. Namun, sekitar 1.567 hektare di antaranya merupakan tanaman yang rusak atau sudah tidak produktif sehingga memerlukan peremajaan.

Untuk mendukung upaya tersebut, Kementerian Pertanian mengalokasikan program peremajaan kelapa seluas 500 hektare pada 2026. Sebanyak 300 hektare telah disalurkan pada tahap pertama di Kecamatan Parigi Tengah, Parigi Utara, Parigi Barat, Tomini, dan Bolano Lambunu. Sementara itu, 200 hektare sisanya masih dalam proses verifikasi serta pengujian bibit dan ditargetkan selesai disalurkan pada September 2026.

Ia mengimbau para ketua kelompok tani, penyuluh pertanian, dan UPTD agar aktif melakukan pendataan tanaman kelapa yang rusak di lapangan sehingga program peremajaan dapat tepat sasaran.

Selain peremajaan, pemerintah daerah juga mendorong penerapan pola integrasi tanaman melalui sistem tumpang sisip. Petani didorong memanfaatkan ruang di antara tegakan kelapa untuk menanam komoditas lain, seperti kakao, jagung, maupun kedelai, sehingga mampu meningkatkan pendapatan tanpa mengalihfungsikan lahan.

Melalui forum tersebut, pemerintah daerah juga membangun sinergi dengan berbagai pihak. Dinas Perindustrian dan Perdagangan bersama perusahaan off-taker disiapkan untuk menyerap hasil panen petani dengan harga yang lebih stabil. Sektor perbankan berperan menyediakan akses pembiayaan melalui KUR, sedangkan jajaran Polri mendukung penguatan ketahanan pangan sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban.

Sementara itu, sektor peternakan didorong mengembangkan sistem pertanian terpadu melalui pemanfaatan kotoran ternak sebagai pupuk organik dan limbah pengolahan kelapa sebagai pakan ternak.

Pemkab Parigi Moutong juga menargetkan peningkatan produktivitas kelapa melalui penerapan sistem pertanian modern Advancing Agricultural System. Melalui pendekatan tersebut, produktivitas kelapa diharapkan meningkat dari rata-rata 1,3 ton per hektare menjadi sekitar 3 hingga 4 ton per hektare.

“Semua upaya ini mulai dari peremajaan bibit, kemitraan perbankan, hingga stabilitas harga oleh off-taker ujung-ujungnya adalah untuk kesejahteraan petani. Ini sejalan dengan visi Bupati Parigi Moutong yaitu ‘Sejahtera Bersama’,” pungkas Dadan.*

Tag: Dadan Priatna JayaDinas TPHPHilirisasi KelapaPemkab Parigi MoutongPerkebunanPertanian
ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Bappelitbangda Parigi Moutong Ajukan HAKI Durian Montong ke Kemenkum

Sesudah

Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi “Bangkalan”

TerkaitPostingan

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

21 September 2026
Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

21 September 2026
95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

21 September 2026
Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

21 September 2026
Erwin Burase Minta PHBI dan BKMT Tak Sekadar Jalankan Kegiatan Seremonial

Erwin Burase Minta PHBI dan BKMT Tak Sekadar Jalankan Kegiatan Seremonial

19 September 2026
Forum Koperasi Pertambangan Rakyat Dorong Pemulihan Lingkungan di Kayuboko

Forum Koperasi Pertambangan Rakyat Dorong Pemulihan Lingkungan di Kayuboko

19 September 2026

Pilihan Editor

No Content Available

Artikel Terkini

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

21 September 2026
Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

21 September 2026
95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

21 September 2026
Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

21 September 2026
Erwin Burase Minta PHBI dan BKMT Tak Sekadar Jalankan Kegiatan Seremonial

Erwin Burase Minta PHBI dan BKMT Tak Sekadar Jalankan Kegiatan Seremonial

19 September 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In