PARIGI MOUTONG – Anggota DPRD Parigi Moutong, Abdin, mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) segera menambah alokasi anggaran bagi Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) agar seluruh kontingen Kabupaten Parigi Moutong dapat mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di Kabupaten Sigi secara maksimal.
Menurut Abdin, keterbatasan anggaran yang tersedia saat ini berpotensi menghambat persiapan sekaligus mengurangi jumlah kafilah yang diberangkatkan, padahal Kabupaten Parigi Moutong memiliki banyak peserta berprestasi yang berpeluang meraih prestasi di tingkat provinsi.
“Saya harap ini jadi perhatian serius pemerintah, jangan sampai kontingen kita tidak bisa mengikuti event tersebut secara maksimal,” tegas Abdin, Kamis (30/4/2026).
Ia mengatakan, keluhan yang disampaikan pengurus LPTQ perlu segera mendapat respons dari pemerintah daerah agar tidak berdampak terhadap kesiapan kontingen yang akan mewakili Kabupaten Parigi Moutong.
“Saya berharap keluhan LPTQ ini bisa segera ditindaklanjuti, mengingat daerah kita punya banyak kafilah berprestasi yang harus difasilitasi dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Pengurus LPTQ Kabupaten Parigi Moutong, Marzuk Hululo, mengungkapkan anggaran yang dialokasikan pemerintah daerah tahun ini hanya sebesar Rp240 juta untuk kebutuhan keberangkatan 56 kafilah beserta official menuju MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.
Menurutnya, anggaran tersebut masih jauh dari kebutuhan riil karena diperkirakan hanya mampu membiayai sekitar 20 peserta dan 18 official.
“Kita masih membutuhkan sekitar Rp300 juta lagi untuk mengakomodir seluruh kontingen,” jelas Marzuk.
Ia menjelaskan, kekurangan anggaran tahun ini cukup signifikan dibandingkan pelaksanaan MTQ sebelumnya sehingga LPTQ telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mengupayakan penambahan anggaran.
“Kami masih menunggu informasi selanjutnya. Jika tidak ada perubahan, terpaksa hanya 20 kontingen yang bisa diberangkatkan,” pungkasnya.*







