PARIGI MOUTONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong menyiapkan bantuan benih padi varietas M70 D sebanyak 88,7 ton untuk mendukung pemulihan areal persawahan yang terdampak banjir di Kecamatan Parigi Selatan.
Bantuan tersebut dijadwalkan disalurkan pada Juli 2026 dan diperuntukkan bagi lahan pertanian seluas 3.549 hektare. Penyaluran benih menjadi salah satu langkah pemerintah daerah untuk membantu petani kembali berproduksi setelah terdampak bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di kecamatan tersebut.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Parigi Moutong, Dadan Priatna Jaya, mengatakan bantuan benih padi itu merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Parigi Moutong saat meninjau lokasi terdampak banjir.
“Pada saat peninjauan beberapa wilayah yang terdampak banjir, Bapak Bupati Parigi Moutong juga langsung memerintahkan untuk segera menyalurkan bantuan benih padi bagi areal persawahan yang terdampak banjir di Kecamatan Parigi Selatan,” ujar Dadan di Parigi, Selasa, 23 Juni 2026.
Menurut Dadan, penanganan dampak bencana tidak hanya difokuskan pada pemulihan infrastruktur yang rusak, tetapi juga pada sektor pertanian yang menjadi sumber penghidupan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah daerah berupaya memastikan petani dapat segera melakukan pemulihan lahan dan kembali memasuki musim tanam.
Ia menjelaskan, bantuan benih padi tersebut diharapkan dapat membantu petani mengurangi kerugian akibat banjir sekaligus menjaga produktivitas pertanian di Kecamatan Parigi Selatan. Dengan tersedianya benih untuk musim tanam berikutnya, petani dapat segera memanfaatkan lahan yang telah pulih dan kembali melakukan budidaya padi.
Selain mendukung pemulihan sawah terdampak, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga produksi padi dan ketahanan pangan di wilayah Parigi Moutong. Sebab, keberlanjutan produksi pertanian dinilai penting untuk menjaga stabilitas pasokan pangan serta mendukung perekonomian masyarakat.
Dadan menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen hadir di tengah masyarakat yang terdampak bencana, termasuk para petani yang mengalami kerugian akibat banjir. Menurutnya, bantuan benih merupakan bentuk dukungan nyata agar proses pemulihan dapat berlangsung lebih cepat.
Sebagai organisasi perangkat daerah yang membidangi sektor pertanian, lanjut dia, Dinas TPHP memiliki tanggung jawab untuk memberikan pendampingan dan bantuan kepada petani yang terdampak bencana.
“Itu sudah menjadi kewajiban kami sebagai Pemerintah untuk membantu para petani,” tandasnya.*








