PARIGI MOUTONG – Perbaikan Jalan Usaha Tani (JUT) dan Jalan Kantong Produksi (JKP) menjadi kebutuhan paling mendesak yang disampaikan warga Daerah Pemilihan (Dapil) V dalam Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025/2026 Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Ni Wayan Leli Pariani, S.H. Menurut warga, kondisi infrastruktur tersebut berpengaruh terhadap kelancaran distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Selain perbaikan akses jalan produksi, masyarakat juga mengusulkan bantuan sosial bagi lembaga keagamaan, pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan), penyediaan sarana penunjang bagi nelayan pesisir, serta peningkatan pelayanan kesehatan di desa.
Berbagai aspirasi itu mengemuka dalam dialog antara warga dan Ni Wayan Leli Pariani yang berlangsung di sejumlah desa di wilayah Dapil V. Kegiatan reses turut dihadiri unsur pemerintah kecamatan, kepala desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan, pemuda, serta perwakilan kelompok petani dan nelayan.
Anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar itu mengatakan seluruh aspirasi masyarakat akan dihimpun dalam laporan resmi hasil reses sebagai bahan perjuangan dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Setiap usulan, terutama mengenai kebutuhan JUT, jalan kantong produksi, hingga program pemberdayaan kelompok perempuan dan lembaga keagamaan adalah urat nadi perekonomian warga. Selaku wakil rakyat di parlemen, kami berkomitmen penuh untuk mengawal usulan ini agar masuk dalam skala prioritas pembangunan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong,” tegas Leli Pariani.
Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Parigi Moutong itu menilai pembangunan infrastruktur penunjang sektor pertanian perlu mendapat perhatian karena berkaitan langsung dengan produktivitas dan distribusi hasil panen masyarakat.
Ia juga meminta pemerintah desa bersama kelompok masyarakat segera menyiapkan kelengkapan administrasi dan proposal usulan. Menurutnya, dokumen tersebut menjadi syarat penting agar setiap program dapat diproses sesuai mekanisme perencanaan dan penganggaran daerah.
Reses merupakan agenda yang dilaksanakan anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan. Hasil kegiatan tersebut selanjutnya menjadi salah satu bahan dalam penyusunan prioritas program dan pembahasan anggaran pembangunan daerah.
* Humas Sekretariat DPRD Kabupaten Parigi Moutong











