Songulara
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Ruang Rawat Inap Sering Penuh, RSUD Anuntaloko Tetap Layani Pasien Rujukan

Redaksi SongularabyRedaksi Songulara
24 Juni 2026
Reading Time: 2 mins read
Redaksi SongularabyRedaksi Songulara
24 Juni 2026
Ruang Rawat Inap Sering Penuh, RSUD Anuntaloko Tetap Layani Pasien Rujukan

RSUD Anuntaloko Parigi. Foto: NR/IST

PARIGI MOUTONG – Tingginya jumlah pasien rujukan yang datang dari berbagai daerah membuat ruang rawat inap di RSUD Anuntaloko Parigi kerap penuh. Meski demikian, rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong itu tetap berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh pasien yang membutuhkan perawatan.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Anuntaloko Parigi, dr. Flora, mengatakan kondisi tersebut tidak terlepas dari status RSUD Anuntaloko sebagai rumah sakit rujukan regional yang melayani pasien dari berbagai kabupaten di Sulawesi Tengah, seperti Poso, Morowali, dan Luwuk.

Akibat tingginya tingkat keterisian ruang rawat inap, sebagian pasien rujukan terpaksa menunggu di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sebelum mendapatkan kamar perawatan.

Untuk mengantisipasi hal itu, RSUD Anuntaloko telah menerapkan Sistem Informasi Rujukan Terintegrasi (Sisrute) yang memungkinkan fasilitas kesehatan pengirim mengetahui ketersediaan layanan dan ruang perawatan sebelum merujuk pasien.

“Melalui Sisrute, kami sudah menginformasikan apabila ruang perawatan penuh dan menyarankan pasien dirujuk ke rumah sakit lanjutan seperti RSUD Undata atau RS Madani. Namun sering kali pasien dan keluarga memilih tetap dirawat di RSUD Anuntaloko karena pertimbangan jarak, biaya, dan kedekatan dengan keluarga,” ujar dr. Flora saat ditemui, Senin (22/6).

Menurutnya, ketika pasien tetap memilih dirawat di RSUD Anuntaloko meski ruang rawat inap penuh, pihak rumah sakit meminta keluarga menandatangani surat pernyataan kesediaan menunggu hingga tempat perawatan tersedia.

Ia mengakui kondisi tersebut terkadang menimbulkan keluhan dari pasien maupun keluarga karena harus menunggu lebih lama di IGD. Namun, pelayanan medis tetap diberikan secara optimal selama masa tunggu.

Dr. Flora menjelaskan, secara prosedur pasien yang berada di IGD terlebih dahulu mendapatkan penanganan dari dokter umum sebelum menjalani perawatan di ruang rawat inap dan ditangani dokter spesialis. Meski demikian, untuk mempercepat pelayanan, dokter di IGD biasanya langsung berkoordinasi dengan dokter spesialis sesuai kondisi pasien.

“Secara operasional kami berupaya memberikan pelayanan terbaik. Meskipun pasien masih berada di IGD, dokter spesialis biasanya sudah ikut menangani sehingga pasien tidak perlu menunggu terlalu lama untuk mendapatkan pelayanan sesuai kebutuhannya,” jelasnya.

Ia menambahkan, salah satu layanan yang paling banyak menerima pasien rujukan adalah hemodialisis atau cuci darah. Layanan unggulan tersebut menjadi alasan banyak pasien dari luar daerah memilih menjalani perawatan di RSUD Anuntaloko.

Karena itu, meski kapasitas ruang perawatan sering penuh, RSUD Anuntaloko berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang optimal, terutama bagi pasien rujukan yang membutuhkan penanganan segera.*

ShareTweet
Tags: dr. FloraLayanan KesehatanRSUD AnuntalokoSisruteSistem Rujukan Terintegrasi
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Previous Post

Bapemperda DPRD Parigi Moutong Matangkan Dua Raperda Pendidikan dan Kesehatan

Next Post

Pemkab Parigi Moutong Siapkan 88,7 Ton Benih Padi untuk Sawah Terdampak Banjir di Parigi Selatan

Related Posts

Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum
Daerah

Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

14 Juli 2026
Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru
Daerah

Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru

13 Juli 2026
Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik
Daerah

Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik

13 Juli 2026
Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional
Daerah

Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

11 Juli 2026
Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Perkuat Upaya Pencegahan
Daerah

Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

9 Juli 2026
Next Post
Pemkab Parigi Moutong Siapkan 88,7 Ton Benih Padi untuk Sawah Terdampak Banjir di Parigi Selatan

Pemkab Parigi Moutong Siapkan 88,7 Ton Benih Padi untuk Sawah Terdampak Banjir di Parigi Selatan

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

No Result
View All Result
  • Akun Saya
  • Caleg Terpilih DPRD Parigi Moutong Periode 2019-2024
  • Disclaimer
  • Home
  • Indeks
  • Kode Etik
  • Member Login
    • Password Reset
    • Profile
    • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In