Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

59 Kontingen PAUD Meriahkan Karnaval Hardiknas di Parigi

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
1 Mei 2026
Waktu Membaca: 2 mins baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
3 Mei 2026
59 Kontingen PAUD Meriahkan Karnaval Hardiknas di Parigi

PARIGI MOUTONG – Sebanyak 59 kontingen Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang terdiri atas Taman Kanak-Kanak (TK) dan Kelompok Bermain (KB) se-Kecamatan Parigi mengikuti pawai karnaval dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Lapangan Toraranga, Parigi, Sabtu (1/5/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di depan Perpustakaan Daerah Parigi itu berlangsung meriah meski sempat diguyur hujan. Antusiasme peserta didik bersama para guru pendamping dan orang tua tetap tinggi mengikuti rangkaian pawai hingga selesai.

Pawai karnaval tersebut secara resmi dibuka dan dilepas oleh Bunda PAUD Kabupaten Parigi Moutong, Hj. Hestiwati Nanga. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan pendidikan anak usia dini di daerah itu.

Rute pawai dimulai dari depan Perpustakaan Toraranga, kemudian melintasi Rumah Jabatan Bupati, kawasan Dekranasda, dan berakhir di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Parigi Moutong.

Baca Juga

Seragam Gratis Belum Menjangkau Madrasah, DPRD Parigi Moutong Minta Pemkab Perluas Program

Siswa SD Muhammadiyah Pelawa Juara 1 Lomba Bertutur Tingkat Sulteng

Alokasi Revitalisasi Sekolah Parigi Moutong Naik, dari 15 Menjadi 97 Sekolah

Panitia penyelenggara, Ince Susanti, menjelaskan bahwa pelaksanaan pawai tahun ini tidak hanya menjadi ajang perayaan Hardiknas, tetapi juga kompetisi kreativitas bagi setiap kontingen.

Ia mengatakan, penilaian difokuskan pada kesesuaian tema dengan semangat Hardiknas, kostum dan atribut, kreativitas, kekompakan, serta ketertiban peserta selama mengikuti pawai.

Adapun rincian bobot penilaian, yakni tema pendidikan maksimal 30 poin, kostum dan atribut 25 poin, kreativitas 20 poin, kekompakan 15 poin, dan ketertiban 10 poin.

Salah satu juri menegaskan bahwa keselarasan antara tema dan atribut menjadi perhatian utama dalam penilaian.

“Jika mengambil tema petani, maka atributnya harus totalitas sebagai petani. Kekompakan dan ketertiban anak-anak di lapangan juga menjadi tantangan sekaligus poin penting,” ujar salah satu juri di sela kegiatan.

Bunda PAUD Kabupaten Parigi Moutong, Hj. Hestiwati Nanga, mengapresiasi semangat para guru dan orang tua yang tetap mendampingi anak-anak meski cuaca kurang bersahabat.

“Pawai ini bukan sekadar baris-berbaris, melainkan panggung bagi anak-anak kita untuk membangun kepercayaan diri sejak dini. Melalui kostum dan kreativitas yang ditampilkan, kita sedang menanamkan rasa cinta tanah air dan identitas budaya kepada mereka. Saya sangat bangga melihat keceriaan anak-anak hari ini; mereka adalah bukti bahwa semangat pendidikan di Parigi Moutong terus menyala dalam kondisi apa pun.” Ujarnya.

Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi bagian penting dalam membentuk karakter anak sejak usia dini, terutama dalam menumbuhkan rasa percaya diri, kerja sama, dan pengenalan terhadap nilai-nilai budaya.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga datang dari kalangan pendidik. Salah seorang guru pendamping dari PAUD Parigi Utara, Toboli, menilai kegiatan itu memberi pengalaman belajar yang berharga bagi peserta didik.

“Kegiatan ini menjadi pedoman berharga bagi anak didik kami untuk belajar dedikasi dan kekompakan. Selain mengenal keragaman budaya melalui kostum, ini juga menjadi motivasi besar bagi tumbuh kembang mereka ke depan,” pungkasnya.

Pawai karnaval berakhir dengan tertib di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang memadati sepanjang jalur pawai. Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hardiknas 2026 di Parigi Moutong sekaligus ruang ekspresi bagi anak-anak dalam menampilkan kreativitas dan semangat belajar sejak dini.*

Tag: Disdikbud Parigi MoutongHardiknasKarnavalPAUDpendidikan
ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Keluhan Masyarakat Berujung Sidak, DPRD Temukan Sejumlah Persoalan di RSUD Anuntaloko

Sesudah

Partisipasi SMP di Parigi Moutong Masih Rendah, Disdikbud Soroti Risiko Putus Sekolah

TerkaitPostingan

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

21 September 2026
Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

21 September 2026
95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

21 September 2026
Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

21 September 2026
Erwin Burase Minta PHBI dan BKMT Tak Sekadar Jalankan Kegiatan Seremonial

Erwin Burase Minta PHBI dan BKMT Tak Sekadar Jalankan Kegiatan Seremonial

19 September 2026
Forum Koperasi Pertambangan Rakyat Dorong Pemulihan Lingkungan di Kayuboko

Forum Koperasi Pertambangan Rakyat Dorong Pemulihan Lingkungan di Kayuboko

19 September 2026

Artikel Terkini

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

21 September 2026
Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

21 September 2026
95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

21 September 2026
Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

21 September 2026
Erwin Burase Minta PHBI dan BKMT Tak Sekadar Jalankan Kegiatan Seremonial

Erwin Burase Minta PHBI dan BKMT Tak Sekadar Jalankan Kegiatan Seremonial

19 September 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In