Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Disdikbud Parigi Moutong Mutakhirkan Dokumen Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
29 April 2026
Waktu Membaca: 2 mins baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
2 Mei 2026
Disdikbud Parigi Moutong Mutakhirkan Dokumen Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah

Diskusi terpumpun pemutakhiran PPKD di Aula Disdikbud Parigi Moutong, Rabu (29/4/2026). Foto: IST

PARIGI MOUTONG – Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah (Disdikbud) Parigi Moutong menggelar diskusi terpumpun untuk membahas pemutakhiran Pokok-Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) di Aula Disdikbud Parigi Moutong, Rabu (29/4/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari arkeolog Sulawesi Tengah, Dinas Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah, sejarawan, perwakilan Dewan Adat Patanggota, tokoh adat, seniman, tokoh pemuda, pegiat budaya, perwakilan guru dari koordinator wilayah pendidikan, camat, hingga jurnalis. Diskusi itu bertujuan memutakhirkan data PPKD yang pertama kali disusun pada 2020.

Pamong Budaya Bidang Kebudayaan Disdikbud Parigi Moutong, Muhamad Taufan, mengatakan pemutakhiran dokumen tersebut merupakan amanat regulasi yang dilakukan setiap lima tahun.

“Pemutakhiran data PPKD ini, sesuai peraturan akan dilakukan setiap lima tahun sekali. Misalnya, banyak sanggar seni baru terbentuk dalam lima tahun terakhir yang seharusnya masuk di dokumen ini,” jelas Taufan.

Baca Juga

Erwin Burase Pantau Revitalisasi Sekolah, Pastikan Pekerjaan Tuntas Tepat Waktu

Seragam Gratis Belum Menjangkau Madrasah, DPRD Parigi Moutong Minta Pemkab Perluas Program

Siswa SD Muhammadiyah Pelawa Juara 1 Lomba Bertutur Tingkat Sulteng

Diskusi yang mengusung tema “Bersama Menjaga Warisan Budaya untuk Masyarakat Depan” itu dipandu langsung oleh Taufan. Menurut dia, upaya pelestarian budaya membutuhkan sinergi antara pemerintah, adat, dan agama yang dikenal dalam filosofi tunda talusi.

Arkeolog Drs. Iksam Djorimi, M.Hum., yang hadir sebagai narasumber mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong yang telah memasuki tahap pemutakhiran data PPKD. Menurutnya, tidak semua daerah di Indonesia telah memiliki dokumen pokok pikiran kebudayaan.

“Kita sudah disusun, ditanda tangani kepala daerah, bahkan hari ini di mutakhirkan,” ujar Iksam.

Ia menilai pemerintah daerah melalui Disdikbud dapat mendorong salah satu objek pemajuan kebudayaan (OPK) untuk diusulkan sebagai warisan budaya dunia, terutama warisan budaya tak benda seperti musik tradisional.

“Bisa didorong untuk didaftarkan menjadi warisan budaya dunia. Misalnya kakula Indonesia yang sangat mirip dengan kakula di Filipina, ini bisa diusulkan menjadi warisan budaya bersama,” terangnya.

Menurut Iksam, kebudayaan tidak hanya berkaitan dengan pelestarian, tetapi juga perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan secara luas.

“Mencatat itu sebagai upaya perlindungan, pengembangan dengan melakukan riset, sementara hasilnya untuk pemanfaatan seluas-luasnya seperti untuk pendidikan dan pariwisata,” ucap Iksam.

Ia menegaskan, keberagaman dalam kebudayaan harus dipandang sebagai kekayaan, bukan sumber perdebatan.

Sementara itu, pegiat kebudayaan Sri Nur Rahma mengatakan, sejak 2020 tim kebudayaan telah mengumpulkan data sebagai bahan penyusunan PPKD dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat dari wilayah selatan hingga utara Parigi Moutong.

“Hari ini waktunya untuk dimutakhirkan data itu, karena dipastikan masih banyak unsur kebudayaan yang belum dimasukan dalam PPKD. Tujuan inilah orang-orang tua adat kami diundang, agar memberikan masukan dan koreksi terhadap dokumen ini,” ucap Sri.

Sri menambahkan, masih banyak cerita rakyat di Parigi Moutong yang belum ditulis, atau sudah ditulis tetapi belum tersosialisasi secara masif.

“Pernah ada Pojok Literasi Budaya (Polibu) di Sekolah-Sekolah, kami sediakan buku dongeng, cerita rakyat, alat peraga kebudayaan. Saya berharap, sekolah bisa memberikan sedikit ruangan di Perpustakaan, khusus untuk belajar Budaya,” pesannya.

Di akhir diskusi, Sri berharap dokumen PPKD tidak hanya menjadi arsip, tetapi dapat menjadi salah satu acuan dalam pembangunan daerah.*

Tag: Disdikbud Parigi MoutongKebudayaanpendidikanPokok-Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD)
ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Tinjau SPPG Lolu, Longki Djanggola Ingatkan Standar Sanitasi Program MBG

Sesudah

Sebanyak 19 Siswa SMP di Parigi Moutong Ikuti Seleksi O2SN Panjat Tebing

TerkaitPostingan

Bupati Erwin Burase Minta DPRD Sulteng Kawal DBH Rp22,6 Miliar dan Perbaikan Infrastruktur

Bupati Erwin Burase Minta DPRD Sulteng Kawal DBH Rp22,6 Miliar dan Perbaikan Infrastruktur

30 Oktober 2026
Disperkim Parigi Moutong Tuntaskan Persiapan Lahan untuk 20 Hunian Korban Banjir Sibalago

Disperkim Parigi Moutong Tuntaskan Persiapan Lahan untuk 20 Hunian Korban Banjir Sibalago

28 Oktober 2026
Erwin Burase Amankan Tambahan Kuota Peremajaan Kakao, Total Alokasi Parigi Moutong Capai 9,05 Juta Bibit

Erwin Burase Amankan Tambahan Kuota Peremajaan Kakao, Total Alokasi Parigi Moutong Capai 9,05 Juta Bibit

27 Oktober 2026
Studi Tiru di Badung, Dekranasda Parigi Moutong Siapkan Pendataan Pengrajin dan Perluasan Pasar

Studi Tiru di Badung, Dekranasda Parigi Moutong Siapkan Pendataan Pengrajin dan Perluasan Pasar

23 Oktober 2026
Erwin Burase Tekankan Toleransi dan Pengamalan Al-Qur’an di MTQ Sausu

Erwin Burase Tekankan Toleransi dan Pengamalan Al-Qur’an di MTQ Sausu

23 Oktober 2026
Dekranasda Parigi Moutong Perkuat Tata Kelola dan Sinergi Pengembangan Kerajinan

Dekranasda Parigi Moutong Perkuat Tata Kelola dan Sinergi Pengembangan Kerajinan

23 Oktober 2026

Artikel Terkini

Bupati Erwin Burase Minta DPRD Sulteng Kawal DBH Rp22,6 Miliar dan Perbaikan Infrastruktur

Bupati Erwin Burase Minta DPRD Sulteng Kawal DBH Rp22,6 Miliar dan Perbaikan Infrastruktur

30 Oktober 2026
Disperkim Parigi Moutong Tuntaskan Persiapan Lahan untuk 20 Hunian Korban Banjir Sibalago

Disperkim Parigi Moutong Tuntaskan Persiapan Lahan untuk 20 Hunian Korban Banjir Sibalago

28 Oktober 2026
Erwin Burase Amankan Tambahan Kuota Peremajaan Kakao, Total Alokasi Parigi Moutong Capai 9,05 Juta Bibit

Erwin Burase Amankan Tambahan Kuota Peremajaan Kakao, Total Alokasi Parigi Moutong Capai 9,05 Juta Bibit

27 Oktober 2026
Studi Tiru di Badung, Dekranasda Parigi Moutong Siapkan Pendataan Pengrajin dan Perluasan Pasar

Studi Tiru di Badung, Dekranasda Parigi Moutong Siapkan Pendataan Pengrajin dan Perluasan Pasar

23 Oktober 2026
Erwin Burase Tekankan Toleransi dan Pengamalan Al-Qur’an di MTQ Sausu

Erwin Burase Tekankan Toleransi dan Pengamalan Al-Qur’an di MTQ Sausu

23 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In