Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Kekeringan Sebabkan 3.000 Hektare Sawah di Parigi Moutong Gagal Tanam

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
28 Januari 2026
Waktu Membaca: 1 min baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
28 Januari 2026
Kekeringan Sebabkan 3.000 Hektare Sawah di Parigi Moutong Gagal Tanam

Lahan persawahan tadah hujan di Kabupaten Parigi Moutong tampak mengering akibat berkurangnya intensitas curah hujan, yang menyebabkan ribuan hektare sawah di sejumlah kecamatan gagal tanam. (Foto: Pusdalops BPBD Parigi Moutong)

PARIGI MOUTONG – Sekitar 3.000 hektare sawah tadah hujan di Kabupaten Parigi Moutong dilaporkan gagal tanam akibat kekeringan yang dipicu berkurangnya intensitas curah hujan dalam beberapa waktu terakhir. Kekeringan tersebut terjadi di Kecamatan Mepanga dan Kecamatan Ongka Malino.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong, Rivai, mengatakan informasi tersebut berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD yang diterima pada Rabu, 28 Januari 2026.

“Lahan persawahan tadah hujan tidak memperoleh pasokan air yang cukup, sehingga kondisi tanah mengering dan berdampak pada gagal tanam,” ujar Rivai.

Di Kecamatan Mepanga, lahan pertanian yang terdampak kekeringan meliputi Desa Ogotion, Desa Kota Raya Timur, Desa Kota Raya Tenggara, dan Desa Kota Raya Selatan. Sementara itu, di Kecamatan Ongka Malino, kekeringan terjadi di Desa Lambanau.

Baca Juga

14 KK Masih Mengungsi Pasca Banjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

350 KK Kehilangan Air Bersih akibat Banjir, Erwin Burase Gerak Cepat Siapkan Penanganan Darurat

Panen Raya di Balinggi, Bupati Erwin Ingatkan Ancaman Alih Fungsi Lahan Pertanian

Rivai menjelaskan bahwa kekeringan berdampak signifikan terhadap sektor pertanian yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat setempat.

Sebagai langkah awal penanganan, BPBD Kabupaten Parigi Moutong telah melakukan assessment atau kaji cepat di lokasi terdampak. Selain itu, BPBD melakukan koordinasi lintas sektor bersama Dinas Pertanian, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa untuk mempercepat penanganan kekeringan.

BPBD mencatat sejumlah kebutuhan mendesak di wilayah terdampak, antara lain penyediaan pasokan air bersih atau irigasi darurat, pompa air dan selang untuk menyalurkan air dari sumber terdekat seperti sungai atau sumur, serta pembangunan sumur dangkal atau sumur bor sementara pada area persawahan yang dinilai kritis.

BPBD Kabupaten Parigi Moutong juga mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan terkait untuk meningkatkan kewaspadaan serta bersama-sama mendukung upaya penanganan dampak kekeringan di wilayah tersebut.*

Tag: BPBD Parigi MoutongKekeringanPertanianPusdalops BPBDRivaiSawah
ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Rapat Bersama Gubernur, Pemkab Parigi Moutong Bahas Persiapan Kunjungan Menteri Transmigrasi

Sesudah

Karhutla di Parigi Tengah, Tiga Titik Api Terpantau Dekat TPA Jononunu

TerkaitPostingan

Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

29 Agustus 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

29 Agustus 2026
14 KK Masih Mengungsi Pascabanjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

14 KK Masih Mengungsi Pasca Banjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

29 Agustus 2026
Peduli Pesantren, Erwin Burase Dukung Agenda FKPP Parigi Moutong

Peduli Pesantren, Erwin Burase Dukung Agenda FKPP Parigi Moutong

27 Agustus 2026
Cegah Diare dan Penyakit Kulit, Dinkes Parigi Moutong Siagakan Layanan 24 Jam di Avolua

Cegah Diare dan Penyakit Kulit, Dinkes Parigi Moutong Siagakan Layanan 24 Jam di Avolua

27 Agustus 2026
350 KK Kehilangan Air Bersih akibat Banjir, Erwin Burase Gerak Cepat Siapkan Penanganan Darurat

350 KK Kehilangan Air Bersih akibat Banjir, Erwin Burase Gerak Cepat Siapkan Penanganan Darurat

27 Agustus 2026

Pilihan Editor

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 83 km BaratDaya LABUHA-MALUT

29 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.4 M Guncang 77 km Tenggara CILACAP-JATENG

4 September 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 50 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

31 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 69 km TimurLaut KOBAGMA-PAPUAPGNGN

2 September 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 65 km Tenggara HALMAHERATENGAH-MALUT

1 September 2026

Artikel Terkini

Gempa Bumi Terkini 5.4 M Guncang 77 km Tenggara CILACAP-JATENG

4 September 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 69 km TimurLaut KOBAGMA-PAPUAPGNGN

2 September 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 65 km Tenggara HALMAHERATENGAH-MALUT

1 September 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 50 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

31 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 83 km BaratDaya LABUHA-MALUT

29 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In