Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Janggal, Anggota DPRD Sarankan Gunakan Ekskavator Tambang Ilegal untuk Normalisasi Sungai

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
28 Oktober 2025
A A
Tambang Emas Ilegal Moutong Ancam Kesehatan dan Lingkungan

Alat berat di lokasi tambang emas ilegal di Kecamatan Moutong. (Foto: Dok. Istimewa)

PARIGI MOUTONG – Anggota DPRD Parigi Moutong, Arifin Dg Palalo, mengusulkan agar alat berat milik penambang emas ilegal di Kecamatan Moutong digunakan untuk mengeruk sungai yang meluap dan menyebabkan banjir di dua desa wilayah tersebut. Usulan itu disampaikan dalam rapat paripurna DPRD bersama pemerintah daerah, Senin, 17 Oktober 2025.

Pernyataan Arifin memicu tanda tanya di kalangan publik karena dinilai janggal dan berpotensi menimbulkan kesan kompromi terhadap praktik tambang tanpa izin yang selama ini menjadi penyebab kerusakan lingkungan di wilayah itu.

Dalam rapat tersebut, Arifin menyampaikan bahwa usulannya merupakan aspirasi masyarakat dari dua desa terdampak banjir di Kecamatan Moutong. Ia mengaku baru kembali dari lokasi dan menyaksikan langsung kondisi warga yang telah lebih dari sepuluh hari hidup dalam genangan air.

Baca Juga

RDP DPRD Parigi Moutong Desak Pembentukan Satgas dan BNN

DPRD Parigi Moutong Tantang Pemda Gelar Tes Urin untuk Pejabat

Pemda Parigi Moutong Minta PETI Stop Sementara, Tunggu IPR Rampung

“Pak Bupati, saya membawa amanah masyarakat di wilayah paling utara. Mereka merasa dianaktirikan. Sudah sepuluh hari rumah mereka tergenang air, tidur bersama air, bahkan memasak pun di tengah genangan,” ujar Arifin di hadapan peserta rapat.

Menurutnya, masyarakat hanya meminta agar sungai segera dikeruk untuk memperlancar aliran air. Arifin menyebut terdapat sedikitnya 73 unit ekskavator milik para penambang emas ilegal yang beroperasi di sekitar lokasi banjir dan bisa dikerahkan untuk membantu pengerukan sungai.

Anggota DPRD Parigi Moutong, Arifin Dg Palalo. (Foto: FB/IST)

Informasi mengenai jumlah alat berat tersebut, kata Arifin, ia peroleh langsung dari pesan WhatsApp mantan anggota DPRD Parigi Moutong tiga periode, Sartin Dauda. Dalam pesan itu, Sartin juga meminta agar informasi tersebut disampaikan kepada Bupati Parigi Moutong sebagai bentuk aspirasi masyarakat terdampak.

“Ibu Sartin barusan mengirim pesan WhatsApp ke saya. Beliau menyampaikan bahwa ada 73 unit ekskavator di lokasi tambang yang bisa digunakan untuk membantu pengerukan sungai. Pesan itu saya bawa langsung untuk saya sampaikan ke Pak Bupati,” ujar Arifin.

Ia menambahkan, masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret mengingat banjir yang terjadi sudah terlalu lama dan membuat aktivitas warga lumpuh.

“Kalau 73 ekskavator itu bekerja 100 jam saja, saya yakin bisa meringankan derita rakyat. Ini bukan keinginan pribadi, tapi hasil rapat internal masyarakat terdampak. Bahkan Ibu Sartin yang juga mantan anggota DPRD menyampaikan hal yang sama,” kata Arifin.

Arifin juga menyoroti keterbatasan peralatan dari instansi teknis. Berdasarkan data yang diketahuinya, hanya tiga unit alat berat yang dikerahkan untuk pengerukan sungai di tiga desa terdampak banjir.

“Kalau hanya tiga unit, saya pastikan tidak akan cukup untuk sungai sepanjang itu. Solusi yang mereka harapkan adalah pengerahan alat berat secara masif,” ujarnya menegaskan.

Politisi Partai Gerindra itu juga meminta Bupati Parigi Moutong turun langsung memimpin penanganan banjir di Kecamatan Moutong. Ia menilai, hanya bupati yang memiliki kewenangan untuk menggerakkan kebijakan lintas sektor dalam upaya penanganan darurat bencana.

“Kalau cuma kami yang bersuara, tidak akan berdampak. Tapi kalau bupati yang bicara, saya yakin bisa segera dilaksanakan,” pungkasnya.*

Tags: Arifin Dg PalaloDPRDDPRD Parigi MoutongParigi MoutongPertambangan Emas Tanpa Izin (PETI)
ShareTweet
Previous Post

Antisipasi Musim Hujan, BPBD Parigi Moutong Keruk Sungai di Tiga Wilayah

Next Post

DPRD Parigi Moutong Minta PLN Beri Toleransi Denda Rp700 Juta untuk Perusahaan Packing House Olaya

Artikel Lainnya

Gerak Cepat Bupati Erwin Burase Tangani Infrastruktur dan Akses Warga Pasca Banjir

Gerak Cepat Bupati Erwin Burase Tangani Infrastruktur dan Akses Warga Pasca Banjir

23 Juni 2026
Bupati Erwin Burase Antar Parigi Moutong Bangkit dari WDP Jadi WTP

Bupati Erwin Burase Antar Parigi Moutong Bangkit dari WDP Jadi WTP

18 Juni 2026
Angka Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Masih Tinggi, DP3AP2KB Gelar Pelatihan Penanganan Kasus.

Angka Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Masih Tinggi, DP3AP2KB Gelar Pelatihan Penanganan Kasus.

10 Juni 2026
Parigi Moutong Siapkan Layanan Darurat 112, Warga Cukup Hubungi Satu Nomor

Parigi Moutong Siapkan Layanan Darurat 112, Warga Cukup Hubungi Satu Nomor

9 Juni 2026
Dekranasda Parigi Moutong Promosikan Motif Bomba Saga pada Pameran UMKM MTQ Sulawesi Tengah

Dekranasda Parigi Moutong Promosikan Motif Bomba Saga pada Pameran UMKM MTQ Sulawesi Tengah

7 Juni 2026
Dukung Hilirisasi Perkebunan, Bupati Erwin Burase Salurkan Bantuan Bibit Kelapa Dalam ke 16 Kelompok Tani

Dukung Hilirisasi Perkebunan, Bupati Erwin Burase Salurkan Bantuan Bibit Kelapa Dalam ke 16 Kelompok Tani

3 Juni 2026

Comments 1

  1. Ping-balik: DPRD Parigi Moutong Minta PLN Beri Toleransi Denda Rp700 Juta untuk Perusahaan Packing House Olaya - Songulara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Gerak Cepat Bupati Erwin Burase Tangani Infrastruktur dan Akses Warga Pasca Banjir

Gerak Cepat Bupati Erwin Burase Tangani Infrastruktur dan Akses Warga Pasca Banjir

23 Juni 2026
Bupati Erwin Burase Antar Parigi Moutong Bangkit dari WDP Jadi WTP

Bupati Erwin Burase Antar Parigi Moutong Bangkit dari WDP Jadi WTP

18 Juni 2026
Angka Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Masih Tinggi, DP3AP2KB Gelar Pelatihan Penanganan Kasus.

Angka Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Masih Tinggi, DP3AP2KB Gelar Pelatihan Penanganan Kasus.

10 Juni 2026

Terpopuler

  • Gerak Cepat Bupati Erwin Burase Tangani Infrastruktur dan Akses Warga Pasca Banjir

    Gerak Cepat Bupati Erwin Burase Tangani Infrastruktur dan Akses Warga Pasca Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ganti Nama Penerima, Penyaluran Beras Bantuan Pangan oleh Dinsos di Keluhkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Erwin Burase Antar Parigi Moutong Bangkit dari WDP Jadi WTP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Osis SMKN 1 Parigi Kembali Gelar Porseni 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bina Marga Minta Rekanan Jaga Kualitas Pekerjaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In