Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Bappelitbangda: Kurangnya Kunjungan ke Posyandu Jadi Faktor Penghambat Capaian Target Penurunan Stunting

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
7 Mei 2025
A A
Bappelitbangda: Kurangnya Kunjungan ke Posyandu Jadi Faktor Penghambat Capaian Target Penurunan Stunting

Kepala Bappelitbangda Parigi Moutong, Irwan. IST

PARIGI MOUTONG – Kurangnya kunjungan ke posyandu menjadi salah satu faktor penghambat capaian penurunan angka Stunting di Kabupaten Parigi Moutong.

“Pencapaian target angka Stunting sangat ditentukan oleh kunjungan ke posyandu. Selain itu, luas wilayah dan adanya kawasan pedesaan yang sulit dijangkau di Kabupaten Parigi Moutong,” ungkap Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Parigi Moutong, Irwan, di Parigi, Rabu, (7/5).

Menurutnya, kunjungan ke posyandu yang baru tercapai di Kabupaten Parigi Moutong saat ini, sekitar 74 persen.

Baca Juga

Bappelitbangda: Program Sehat Bersama Sudah Berjalan, Perlu Penguatan Sosialisasi

Andalkan Narasumber Lokal, Forkkom Bappeda Sulteng Dorong Kolaborasi Pembangunan

Kemiskinan Turun, Ekonomi Tumbuh, Capaian Pembangunan Parigi Moutong Menguat

Kendalanya, karena masyarakat di Kabupaten Parigi Moutong sudah terbiasa tidak lagi berkunjung ke posyandu, ketika proses imunisasi telah selesai.

“Kami sudah sangat berusaha. Namun, target itu tidak dapat tercapai,” ujarnya.

Olehnya, ia meminta dukungan seluruh pihak, termasuk wartawan agar menginformasikan pentingnya melakukan kunjungan ke posyandu.

Sebab, kata dia, idealnya melakukan kunjungan ke posyandu dilakukan hingga bayi dan balita berusia lima tahun.

“Bukan hanya pada saat proses imunisasi. Tetapi, idealnya itu, meskipun telah selesai imunisasi harus tetap berkunjung hingga umur balita lima tahun,” katanya.

Sedangkan penyebab kurangnya kunjungan posyandu di wilayah Kota Parigi, lanjutnya, karena dilaksanakan di hari-hari kerja.

Ia pun mengakui, tidak mudah mengajak masyarakat untuk datang ke posyandu. Bahkan, kondisi tersebut juga diakui sejumlah kepala Puskesmas di wilayah Kota Parigi.

“Mari kita ke posyandu. Posyandu adalah suatu hal yang sangat luar biasa dan baik untuk kita,” pungkasnya.

Diketahui, target penurunan angka Stunting di Kabupaten Parigi Moutong dari 9,8 persen pada 2024, menjadi 8,7 persen tahun ini.*

Tags: BappelitbangdaStunting
ShareTweet
Previous Post

Bappelitbangda Parigi Moutong Susun Dokumen RPJMD 2025-2030

Next Post

Bappelitbangda Gelar Rapat Bahas Persiapan Kick Off Meeting PPSP

Artikel Lainnya

Angka Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Masih Tinggi, DP3AP2KB Gelar Pelatihan Penanganan Kasus.

Angka Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Masih Tinggi, DP3AP2KB Gelar Pelatihan Penanganan Kasus.

10 Juni 2026
Parigi Moutong Siapkan Layanan Darurat 112, Warga Cukup Hubungi Satu Nomor

Parigi Moutong Siapkan Layanan Darurat 112, Warga Cukup Hubungi Satu Nomor

9 Juni 2026
Dekranasda Parigi Moutong Promosikan Motif Bomba Saga pada Pameran UMKM MTQ Sulawesi Tengah

Dekranasda Parigi Moutong Promosikan Motif Bomba Saga pada Pameran UMKM MTQ Sulawesi Tengah

7 Juni 2026
Dukung Hilirisasi Perkebunan, Bupati Erwin Burase Salurkan Bantuan Bibit Kelapa Dalam ke 16 Kelompok Tani

Dukung Hilirisasi Perkebunan, Bupati Erwin Burase Salurkan Bantuan Bibit Kelapa Dalam ke 16 Kelompok Tani

3 Juni 2026
12 Warga Binaan Positif Narkoba, Lapas Parigi Kecolongan?

12 Warga Binaan Positif Narkoba, Lapas Parigi Kecolongan?

24 Mei 2026
RDP DPRD Parigi Moutong Desak Pembentukan Satgas dan BNN

RDP DPRD Parigi Moutong Desak Pembentukan Satgas dan BNN

22 Mei 2026

Comments 1

  1. Ping-balik: Bapenda Parigi Moutong Lanjutkan Program Digitalisasi Retribusi - Songulara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Angka Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Masih Tinggi, DP3AP2KB Gelar Pelatihan Penanganan Kasus.

Angka Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Masih Tinggi, DP3AP2KB Gelar Pelatihan Penanganan Kasus.

10 Juni 2026
Parigi Moutong Siapkan Layanan Darurat 112, Warga Cukup Hubungi Satu Nomor

Parigi Moutong Siapkan Layanan Darurat 112, Warga Cukup Hubungi Satu Nomor

9 Juni 2026
Dekranasda Parigi Moutong Promosikan Motif Bomba Saga pada Pameran UMKM MTQ Sulawesi Tengah

Dekranasda Parigi Moutong Promosikan Motif Bomba Saga pada Pameran UMKM MTQ Sulawesi Tengah

7 Juni 2026

Terpopuler

  • Ganti Nama Penerima, Penyaluran Beras Bantuan Pangan oleh Dinsos di Keluhkan

    Ganti Nama Penerima, Penyaluran Beras Bantuan Pangan oleh Dinsos di Keluhkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disdikbud Parigi Moutong Luncurkan SPMB, Dorong Transparansi Penerimaan Murid Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Angka Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Masih Tinggi, DP3AP2KB Gelar Pelatihan Penanganan Kasus.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mayoritas Indikator Pendidikan Parigi Moutong Lampaui Target, Disdikbud Klaim Tren Positif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anggaran Pembebasan Lahan 2017 Menurun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In