Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Anggota DPRD Asal Demokrat Terancam Dicopot

songularaolehsongulara
2 September 2016
Waktu Membaca: 3 mins baca
songularaolehsongulara
2 September 2016
Dinilai Tidak Loyal Pada Partai

PARIGI MOUTONG – Kader Partai Demokrat, I Made Sudarsana, terancam dicopot dari posisinya sebagai anggota DPRD Parigi Moutong.

Ketua Pembinaan organisasi, keanggotaan dan kaderisasi DPP Partai Demokrat, Pramono Edhie Wibowo, membuka kegiatan Musyawarah Cabang DPC Demokrat se- Sulawei Tengah. foto : duan/sulteng aktual
Ketua Pembinaan organisasi, keanggotaan dan kaderisasi DPP Partai Demokrat, Pramono Edhie Wibowo, membuka kegiatan Musyawarah Cabang DPC Demokrat se- Sulawei Tengah. foto : duan/sulteng aktual

Ancaman pemecatan itu disebabkan I Made Sudarsana dianggap tidak loyal lagi kepada partainya.
Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang ( DPC ) Partai Demokrat Kabupaten Parigi Moutong, Suardi, mengungkapkan, selama ini I Made Sudarsana tidak pernah aktif menghadiri beberapa kegiatan penting yang dilaksanakan oleh Partai Demokrat.
Terakhir yang bersangkutan tidak menghadiri kegiatan Musyawarah Cabang (Muscab) serentak Partai Demokrat yang dilaksanakan di Kota Palu. Padahal kata Suardi kegiatan itu sangat penting dan wajib dihadiri oleh seluruh kader partai.
Apalagi katanya yang bersangkutan adalah anggota DPRD yang seharusnya menjadi panutan bagi kader lainnya. Lebih lanjut dia mengungkapkan, ketidakhadiran Sudarsana pada kegiatan-kegiatan penting partai bukanlah yang pertama kalinya.
Sebelumnya, Sudarsana juga tidak menghadiri kegiatan  September Ceria dalam rangka HUT Partai Demokrat ke-14 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2015, yang dilaksanakan di Kabupaten Morowali.
Kegiatan itu dinilai sangat penting karena dihadiri langsung Sekjen DPP Partai Demokrat, Hinca Panjaitan XIII, bersama para pengurus DPP lainnya. Selain itu pada kegiatan tersebut Ketua Umum DPP Partai Demokrat menyampaikan arahan melalui ponsel kepada kader Partai Demokrat untuk memberikan dukungan sepenuhnya calon Gubernur-Wakil Gubernur Sulteng yang didukung Partai Demokrat ketika itu, Longki Djanggola-Sudarto.
Bukan hanya itu, yang bersangkutan juga tidak menghadiri acara pelantikan pengurus DPD Partai Demokrat Sulawesi Tengah periode 2016-2021 yang dilantik oleh Sekjen DPP Partai Demokrat, serta tidak hadir pada kegiatan-kegiatan di tingkat DPC.
“Ketidak hadiran Sudarsana pada sejumlah kegiatan penting partai bukan hanya terjadi sekali, tetapi berkali-kali. Berulang kali diingatkan untuk hadir, namun yang bersangkutan selalu menyampaikan berbagai alasan. Seharusnya sebagai anggota dewan, dia harus menjadi panutan bagi kader lain, bukan malah memberi contoh yang tidak baik,” terangnya.
Sehingga kata Suardi, pihaknya menilai yang bersangkutan sudah tidak loyal terhadap partai dan sangat layak untuk dipecat sebagai anggota partai sekaligus dicopot sebagai anggota DPRD.
Selain itu, sudah ada surat edaran (SE) dari DPP Partai Demokrat yang ditandatangani oleh Sekjen ke seluruh fraksi Partai Demokrat DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.
Isinya berbunyi apabila ada anggota fraksi Partai Demokrat yang tidak menghadiri kegiatan-kegiatan partai tanpa ada alasan yang jelas maka anggota fraksi Demokrat yang bersangkutan bisa langsung dicopot dari anggota dewan melalui proses Pergantian Antar Waktu (PAW), karena dianggap tidak loyal terhadap Partai Demokrat.
Selain tidak aktif pada kegiatan-kegiatan partai, Sudarsana juga dinilai malas masuk kerja dan mengikuti rapat-rapat di DPRD Parigi Moutong seperti rapat paripurna, komisi maupun rapat pansus.
Suardi  menyatakan dalam waktu dekat  akan melayangkan surat resmi ke DPD Partai Demokrat Sulawesi Tengah dengan tembusan ke DPP Partai tentang usulan pemecatan sekaligus pencopotan I Made Sudarsana dari anggota DPRD Parigi Moutong untuk dapat segera diproses.
Sementara, I Made Sudarsana yang hendak dimintai komentarnya terhadap ancaman pencopotan karena dinilai tidak loyal terhadap partai membantah tudingan tersebut.  Dia menjelaskan, ketika berlangsung kegiatan September Ceria dalam rangka HUT Partai Demokrat tahun 2015, dirinya tidak sempat hadir karena ada kegiatan pentingnya di desanya yang harus dihadirinya.
Sedangkan ketika kegiatan pelantikan pengurus DPD Partai Demokrat Sulteng bulan lalu, Sudarsana juga mengakui tidak sempat menghadiri acara pelantikan tersebut karena sedang ditimpah musibah.
Ketika itu salah satu mobil truknya di Parigi Moutong menabrak seseorang hingga tewas, sehingga Sudarsana yang sebenarnya sudah tiba di Palu pada pagi harinya terpaksa langsung pulang ke Parigi.
Sedangkan pada kegiatan Muscab serentak kemarin yang juga tidak dihadirinya, Sudarsana beralasan pada saat bersamaan sedang mengurus proses pelamaran keluarganya.
Katanya, ia dipercayakan sebagai wakil keluarga untuk proses pelamaran tersebut.
“Untuk kegiatan pelantikan DPD maupun kegiatan Muscab saya sudah melapor pada Pak Ketua DPC, Haris Lasimpara. Saya tidak sempat ikut dua kegiatan karena disaat yang bersamaan saya ditimpah musibah bersamaan dengan acara pelantikan DPD dan saya mewakili keluarga pada acara pelamaran bersamaan dengan kegiatan Muscab,” katanya.
Lagi pula tambah dia, sebagai anggota dewan, dirinya juga bukan eksekutor pemegang hak suara. Namun jika saat itu Ketua DPC bilang ia harus hadir pada acara Muscab, maka pasti ia akan menghadirinya walaupun harus meninggalkan kegiatan penting keluarga.
Soal ketidakaktifan sebagai anggota dewan, Sudarsana juga membantahnya.
Dia mengaku selalu menghadiri kegiatan dewan seperti rapat paripurna maupun pansus walaupun diakuinya ada beberapa kegiatan paripurna yang tidak sempat dihadirinya.
Anggota dewan katanya bukan PNS, jadi kalau tidak ada kegiatan rapat paripurna, komisi atau pansus biasanya ia tidak datang ke kantor. Namun itu kata dia tidak mengindikasikan bahwa ia malas mengikuti kegiatan dewan.
Namun, bila tetap dirinya akan dicopot sebagai kader partai maupun anggota dewan, Sudarsana mengaku pasrah dan menyerahkan nasibnya kepada Tuhan. Menurutnya walaupun tidak lagi menjadi anggota dewan, dirinya masih bisa bekerja di tempat lain.
Ia juga mengaku sangat loyal kepada partai. Terjunnya kedunia politik dikarenakan dirinya  mengenal Partai Demokrat,  tidak pernah pindah ke partai lain. faiz

ShareTweetKirim
songulara

songulara

Sebelum

Kantor Baru Kelurahan Bantaya Akhirnya Dibangun

Sesudah

Gerakan Minggu Membaca, Diharap Hasilkan Karya Tulis

TerkaitPostingan

Kejari Parigi Moutong Targetkan Pendampingan Jaga Desa di 80 Desa pada 2026

Kejari Parigi Moutong Targetkan Pendampingan Jaga Desa di 80 Desa pada 2026

5 Maret 2026
PBB Jadi Andalan, Bapenda Parigi Moutong Tingkatkan Pendataan Objek Tanah

PBB Jadi Andalan, Bapenda Parigi Moutong Tingkatkan Pendataan Objek Tanah

3 Februari 2026
ASN Bapenda Aksi Bersih di Pasar Sentral Parigi

ASN Bapenda Aksi Bersih di Pasar Sentral Parigi

15 Desember 2025
30 Koperasi Terbentuk di Tiga Desa di Parigi Moutong

30 Koperasi Terbentuk di Tiga Desa di Parigi Moutong

10 April 2025

Mediasi Tak Temui Kata Sepakat, Kasus Dugaan Penganiayaan Lanjut ke Proses Hukum

7 November 2024

KPUD Tetapkan Amrullah-Ibrahim Paslon Pemilukada 2024

29 Oktober 2024

Pilihan Editor

Gempa Bumi Terkini 5.0 M Guncang 79 km BaratDaya KAB-SUKABUMI-JABAR

19 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 146 km BaratLaut TAHUNA-KEP.SANGIHE-SULUT

18 Juli 2026
Program Stunting DASHAT dan Minlok DP3AP2KB Masuk Temuan BPK, DPRD Minta Inspeksi Khusus

Program Stunting DASHAT dan Minlok DP3AP2KB Masuk Temuan BPK, DPRD Minta Inspeksi Khusus

17 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 6.2 M Guncang 198 km BaratLaut TAHUNA-KEP.SANGIHE-SULUT

16 Juli 2026

Artikel Terkini

Gempa Bumi Terkini 5.0 M Guncang 79 km BaratDaya KAB-SUKABUMI-JABAR

19 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 146 km BaratLaut TAHUNA-KEP.SANGIHE-SULUT

18 Juli 2026
Program Stunting DASHAT dan Minlok DP3AP2KB Masuk Temuan BPK, DPRD Minta Inspeksi Khusus

Program Stunting DASHAT dan Minlok DP3AP2KB Masuk Temuan BPK, DPRD Minta Inspeksi Khusus

17 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 6.2 M Guncang 198 km BaratLaut TAHUNA-KEP.SANGIHE-SULUT

16 Juli 2026
Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

14 Juli 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In