Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
20 September 2026
Waktu Membaca: 3 mins baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
21 September 2026
Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

PARIGI MOUTONG – Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase meminta seluruh unsur penanggulangan bencana memperkuat pencegahan dan deteksi dini dalam menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta kekeringan.

Pesan itu disampaikan Erwin saat memimpin apel siaga darurat bencana alam dan kebakaran hutan dan lahan sekaligus gelar pasukan dan peralatan menghadapi Karhutla dan kekeringan di Markas Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 918/Matufu Maliuntinufu, Desa Labuan, Kecamatan Moutong, Sabtu, 19 September 2026.

Apel tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemadam kebakaran, perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa, relawan, tenaga kesehatan, Linmas, Satpol PP, Tagana, PMI, serta unsur terkait lainnya.

“Apel siaga pada hari ini merupakan bagian momentum penting dari komitmen pemerintah daerah Kabupaten Parigi Moutong dalam meningkatkan kesiapsiagaan daerah menghadapi musim bencana, khususnya bencana hutan dan lahan,” kata Erwin.

Baca Juga

Bupati Erwin Burase Minta DPRD Sulteng Kawal DBH Rp22,6 Miliar dan Perbaikan Infrastruktur

Erwin Burase Amankan Tambahan Kuota Peremajaan Kakao, Total Alokasi Parigi Moutong Capai 9,05 Juta Bibit

Erwin Burase Tekankan Toleransi dan Pengamalan Al-Qur’an di MTQ Sausu

Menurut Erwin, kondisi cuaca dan musim kemarau dapat meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan. Pada saat yang sama, kekeringan berpotensi menyebabkan kekurangan air bagi masyarakat, terutama untuk kebutuhan pertanian, peternakan, serta berbagai aktivitas sosial dan ekonomi.

Karena itu, ia menilai ancaman bencana tidak cukup dihadapi dengan tindakan reaktif. Kesiapsiagaan harus dibangun secara terencana, sistematis, terpadu, dan berkelanjutan.

“Kesiapan dan pelaksanaan apel siaga yang kita laksanakan dan kita saksikan bersama hari ini harus dimaknai sebagai bentuk kesiapan nyata seluruh unsur dalam menghadapi setiap kemungkinan yang terjadi,” ujarnya.

Erwin menekankan, pencegahan dan deteksi dini harus menjadi perhatian utama dalam menghadapi ancaman Karhutla. Sinergi antara TNI, Polri, BPBD, pemadam kebakaran, perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa, dunia usaha, relawan, hingga masyarakat perlu terus diperkuat.

Ia juga meminta kesiapan peralatan penanggulangan bencana diperiksa secara menyeluruh, mulai dari kendaraan operasional, mesin pemadam dan pompa air, selang, alat komunikasi, perlengkapan keselamatan, hingga peralatan pendukung lainnya.

Menurutnya, kesiapan peralatan harus dibarengi dengan pelatihan dan penerapan prosedur keselamatan. Personel tidak boleh hanya berfokus memadamkan api ketika kebakaran terjadi, tetapi juga memahami langkah pencegahan untuk menekan risiko.

“Jangan terlalu semangat kita untuk mematikan api apabila terjadi kebakaran, tapi kita lupa untuk mempersiapkan, mencegah. Sehingga jangan sampai kita sendiri yang menjadi korban,” tegas Erwin.

Ia menambahkan, keberanian dalam menjalankan tugas harus diimbangi dengan kesabaran, perhitungan, dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan.

“Keberanian dalam menjalankan tugas tentu harus senantiasa diimbangi dengan kesabaran, perhitungan, dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Erwin juga mengapresiasi respons cepat jajaran Yonif TP 918 dalam menangani sejumlah kejadian kebakaran sehingga api tidak meluas.

“Begitu ada kejadian, masyarakat langsung melaporkan dan ditangani dengan cepat. Alhamdulillah, kita terselamatkan dengan bencana kebakaran yang lebih luas,” katanya.

Ia meminta komunikasi antara masyarakat, pemerintah desa, kecamatan, pemerintah kabupaten, dan jajaran batalyon terus dilakukan agar setiap kejadian dapat segera ditangani.

Terkait kondisi cuaca, Erwin menjelaskan wilayah Parigi hingga Kasimbar masih relatif sering diguyur hujan. Namun, kewaspadaan terhadap Karhutla tetap diperlukan di wilayah lainnya.

Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi fenomena belokan arah angin di wilayah Parigi Moutong yang menyebabkan perlambatan angin, sehingga meningkatkan kelembapan dan pembentukan awan di sejumlah wilayah.

Erwin berharap seluruh unsur yang terlibat dalam penanggulangan Karhutla dan kekeringan menjalankan tugas dengan mengedepankan kesiapsiagaan, pencegahan, dan keselamatan.

“Selamat bertugas, semoga sukses, dan kembali dengan selamat,” pungkasnya.*

Tag: Apel SiagaBPBD Parigi MoutongErwin BuraseKarhutlaPemkab Parigi MoutongTNIYonif TP 918
ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Erwin Burase Minta PHBI dan BKMT Tak Sekadar Jalankan Kegiatan Seremonial

Sesudah

95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

TerkaitPostingan

Bupati Erwin Burase Minta DPRD Sulteng Kawal DBH Rp22,6 Miliar dan Perbaikan Infrastruktur

Bupati Erwin Burase Minta DPRD Sulteng Kawal DBH Rp22,6 Miliar dan Perbaikan Infrastruktur

30 Oktober 2026
Disperkim Parigi Moutong Tuntaskan Persiapan Lahan untuk 20 Hunian Korban Banjir Sibalago

Disperkim Parigi Moutong Tuntaskan Persiapan Lahan untuk 20 Hunian Korban Banjir Sibalago

28 Oktober 2026
Erwin Burase Amankan Tambahan Kuota Peremajaan Kakao, Total Alokasi Parigi Moutong Capai 9,05 Juta Bibit

Erwin Burase Amankan Tambahan Kuota Peremajaan Kakao, Total Alokasi Parigi Moutong Capai 9,05 Juta Bibit

27 Oktober 2026
Studi Tiru di Badung, Dekranasda Parigi Moutong Siapkan Pendataan Pengrajin dan Perluasan Pasar

Studi Tiru di Badung, Dekranasda Parigi Moutong Siapkan Pendataan Pengrajin dan Perluasan Pasar

23 Oktober 2026
Erwin Burase Tekankan Toleransi dan Pengamalan Al-Qur’an di MTQ Sausu

Erwin Burase Tekankan Toleransi dan Pengamalan Al-Qur’an di MTQ Sausu

23 Oktober 2026
Dekranasda Parigi Moutong Perkuat Tata Kelola dan Sinergi Pengembangan Kerajinan

Dekranasda Parigi Moutong Perkuat Tata Kelola dan Sinergi Pengembangan Kerajinan

23 Oktober 2026

Artikel Terkini

Bupati Erwin Burase Minta DPRD Sulteng Kawal DBH Rp22,6 Miliar dan Perbaikan Infrastruktur

Bupati Erwin Burase Minta DPRD Sulteng Kawal DBH Rp22,6 Miliar dan Perbaikan Infrastruktur

30 Oktober 2026
Disperkim Parigi Moutong Tuntaskan Persiapan Lahan untuk 20 Hunian Korban Banjir Sibalago

Disperkim Parigi Moutong Tuntaskan Persiapan Lahan untuk 20 Hunian Korban Banjir Sibalago

28 Oktober 2026
Erwin Burase Amankan Tambahan Kuota Peremajaan Kakao, Total Alokasi Parigi Moutong Capai 9,05 Juta Bibit

Erwin Burase Amankan Tambahan Kuota Peremajaan Kakao, Total Alokasi Parigi Moutong Capai 9,05 Juta Bibit

27 Oktober 2026
Studi Tiru di Badung, Dekranasda Parigi Moutong Siapkan Pendataan Pengrajin dan Perluasan Pasar

Studi Tiru di Badung, Dekranasda Parigi Moutong Siapkan Pendataan Pengrajin dan Perluasan Pasar

23 Oktober 2026
Erwin Burase Tekankan Toleransi dan Pengamalan Al-Qur’an di MTQ Sausu

Erwin Burase Tekankan Toleransi dan Pengamalan Al-Qur’an di MTQ Sausu

23 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In