PARIGI MOUTONG – Sebanyak 95 kepala keluarga (KK) terdampak banjir di Kecamatan Kasimbar menerima bantuan pangan dari Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dan Polres Parigi Moutong, Minggu, 20 September 2026.
Bantuan tersebut disalurkan kepada 73 KK di Desa Labuan Donggulu dan 22 KK di Desa Paningka. Selain meringankan kebutuhan warga terdampak, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong juga menyiapkan langkah penanganan agar banjir di wilayah tersebut tidak terus berulang.
Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase meminta Dinas Pekerjaan Umum berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk menyiapkan usulan penanganan kepada kementerian terkait.
“Nanti PU koordinasi dengan Badan Bencana untuk segera menyiapkan membantu pemerintah desa untuk menyiapkan surat kita ke kementerian,” ujarnya.
Erwin mengatakan, langkah tersebut diperlukan karena Kasimbar merupakan salah satu wilayah yang kerap mengalami banjir ketika hujan dengan intensitas tinggi. Pemerintah daerah, kata dia, masih perlu mendapatkan laporan mengenai penyebab banjir sebagai dasar menentukan langkah penanganan.
“Ini harus kita antisipasi agar masyarakat insyaallah tidak lagi terkena musibah banjir,” katanya.
Sementara itu, bantuan pangan yang disalurkan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terdiri atas 95 liter minyak goreng, 95 rak telur, dan 190 kilogram gula. Polres Parigi Moutong turut menyalurkan 950 kilogram beras.
Erwin mengatakan, penyaluran bantuan merupakan bentuk kepedulian pemerintah sekaligus wujud kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi musibah.
“Ini merupakan bentuk kepedulian kita dan kebersamaan kita antara masyarakat dan pemerintah untuk saling membantu dan terlibat bersama-sama dalam penanganan seluruh musibah yang menimpa kita di wilayah Kabupaten Parigi Moutong,” kata Erwin.
Menurut Erwin, dampak banjir di Desa Labuan Donggulu dan Desa Paningka sejauh ini belum dilaporkan menyebabkan kerusakan rumah warga. Namun, akses jalan sempat terdampak sehingga dilakukan pemasangan jembatan Bailey untuk mengatasi gangguan akses dan kemacetan.
Kondisi tersebut, kata dia, menjadi perhatian pemerintah daerah dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana di Parigi Moutong.
Kepala Desa Labuan Donggulu, Ulfan A. Masiangi, mengapresiasi Pemkab Parigi Moutong, Polres Parigi Moutong, dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyaluran bantuan.
Ulfan mengatakan, sebanyak 73 KK di Desa Labuan Donggulu terdampak banjir pada Agustus lalu. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang terdampak.
Ia berharap perhatian pemerintah tidak berhenti pada bantuan pangan, tetapi berlanjut pada penanganan banjir secara menyeluruh karena wilayah tersebut kerap dilanda banjir ketika hujan dengan intensitas tinggi.
Ulfan juga meluruskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan bantuan bagi korban banjir Agustus, bukan bantuan untuk warga yang terdampak terjangan ombak.*








