PARIGI MOUTONG – Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, resmi diresmikan, Jumat (21/8/2026), setelah pembangunannya dimulai melalui peletakan batu pertama pada April lalu.
Kehadiran jembatan tersebut membuka akses baru bagi masyarakat, terutama anak-anak menuju sekolah dan petani dalam membawa hasil pertanian. Infrastruktur ini juga diharapkan memperlancar mobilitas warga sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.
Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, menghadiri peresmian jembatan yang dibangun melalui program pemerintah pusat dan dikerjakan oleh TNI tersebut. Masyarakat tampak antusias menyaksikan jembatan yang berdiri di atas sungai dan kini dapat dimanfaatkan sebagai jalur penghubung.
Pembangunan Jembatan Garuda di Nambaru sebelumnya ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Pangdam XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, bersama Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, pada 2 April 2026.
Saat itu, pembangunan jembatan disebut sebagai tindak lanjut dari usulan masyarakat yang telah beberapa kali disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong. Kehadirannya diharapkan tidak hanya memperkuat konektivitas wilayah, tetapi juga membuka peluang pengembangan sektor pertanian, perdagangan, dan pariwisata.
Dalam proses awal pembangunan tersebut, Bupati Erwin juga menilai keberadaan infrastruktur memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan. Akses transportasi yang lebih baik diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat serta mengoptimalkan potensi ekonomi lokal.
Kini, setelah pembangunan rampung, manfaat tersebut mulai dirasakan masyarakat. Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, menyampaikan rasa syukur atas hadirnya pembangunan tersebut.
“Atas nama masyarakat Parigi Moutong, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas program Bapak Presiden terkait Jembatan Garuda Merah Putih,” ujar Bupati.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Panglima TNI, Pangdam XXXIII/PW, Kasat TNI AD, Danrem dan Dandim 1306/Kota Palu atas dukungan dalam mewujudkan pembangunan jembatan tersebut.
“Setelah ground breaking beberapa bulan lalu, hari ini kita sudah bersama-sama menyaksikan peresmiannya. Program ini sangat dibutuhkan masyarakat, terutama anak sekolah dan para petani,” katanya.
Bagi masyarakat Nambaru, jembatan tersebut bukan sekadar infrastruktur penghubung. Kehadirannya menjadi bagian penting dalam membuka akses aktivitas sehari-hari, khususnya pendidikan dan pertanian.
Anak-anak kini memiliki akses yang lebih mudah untuk menuju sekolah, sementara petani memperoleh jalur yang lebih mendukung mobilitas dalam membawa hasil pertanian. Kondisi tersebut sekaligus memperkuat konektivitas masyarakat dengan pusat aktivitas ekonomi dan pelayanan publik.
Sejak awal pembangunan, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong juga mendorong masyarakat untuk mendukung pelaksanaan pembangunan, menjaga keamanan dan ketertiban, serta merawat fasilitas yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Kehadiran Jembatan Garuda Merah Putih di Nambaru diharapkan menjadi penggerak aktivitas pendidikan, pertanian dan perekonomian, sekaligus memperkuat konektivitas wilayah dan membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat menuju kehidupan yang lebih maju dan sejahtera.*








