Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Pangdam XXIII/Palaka Wira Letakkan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Garuda di Parigi Moutong

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
2 April 2026
Waktu Membaca: 2 mins baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
2 April 2026
Pangdam XXIII/Palaka Wira Letakkan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Garuda di Parigi Moutong

Peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Garuda oleh Pangdam XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, didampingi Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase serta Danrem 132/Tadulako, Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi Hidayanta. Foto: DISKOMINFO Parigi Moutong

PARIGI MOUTONG – Pangdam XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, meletakkan batu pertama pembangunan Jembatan Garuda di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Kamis, 2 April 2026.

Peletakan batu pertama ini menandai dimulainya pembangunan infrastruktur jembatan yang ditujukan untuk meningkatkan konektivitas wilayah, khususnya di daerah yang selama ini masih terkendala akses.

“Hari ini, sesuai dengan agenda yang sudah disampaikan, kita melaksanakan kegiatan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pekerjaan pembangunan Jembatan Garuda di Desa Nambaru,” kata Mayjen TNI Jonathan Binsar dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang sejalan dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong keterhubungan wilayah terpencil di Indonesia.

Baca Juga

Dari Usulan Warga hingga Diresmikan, Jembatan Garuda Buka Akses Baru di Nambaru

TNI Bangun Jembatan Garuda di Nambaru, Bupati Erwin Soroti Dampak Ekonomi

“Kita sudah sering melihat di media sosial dan elektronik, bagaimana anak-anak ke sekolah harus basah-basah, menunggu rakit, bahkan harus menggulung pakaian dan berenang,” ujarnya.

Menurut dia, kondisi tersebut menjadi ironi di tengah pesatnya perkembangan teknologi saat ini.

“Sementara di negara lain sudah berbicara teknologi tinggi, kita masih menghadapi persoalan dasar seperti anak-anak menyeberangi sungai tanpa jembatan. Ini sangat ironis,” kata dia.

Ia menambahkan, program Jembatan Garuda diinisiasi untuk menjawab persoalan akses dasar masyarakat, terutama bagi anak-anak sekolah di daerah terpencil.

“Memang terlihat sederhana, tetapi itu kondisi nyata di lapangan. Ada anak-anak yang harus menyeberang sungai untuk sekolah, bahkan kadang tidak bisa pulang karena kondisi air. Ini sangat memprihatinkan,” tambahnya.

Saat ini, Kodam XXIII/Palaka Wira bersama pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten telah melakukan pendataan kebutuhan infrastruktur. Berdasarkan laporan, terdapat 168 titik yang akan dikerjakan pada tahun ini.

Khusus di Kabupaten Parigi Moutong, pihaknya tengah mengerjakan dua unit jembatan dan membuka peluang penambahan usulan dari pemerintah daerah.

“Danrem setiap bulan harus mengerjakan 10 infrastruktur. Tahun depan bertambah menjadi 15 di seluruh Provinsi Sulawesi Tengah. Kalau ada lagi, silakan dilaporkan untuk percepatan,” ujarnya.

Ia mencontohkan, pembangunan tiga Jembatan Garuda di Kabupaten Tolitoli dapat segera direalisasikan setelah diusulkan oleh pemerintah daerah setempat.

Menurutnya, program Jembatan Garuda merupakan program pemerintah pusat yang pelaksanaannya dipercayakan kepada TNI Angkatan Darat.

“Kita pejuang, apapun yang diperintahkan akan kita kerjakan untuk memajukan masyarakat,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan rencana pembangunan Batalyon 918 di Kabupaten Parigi Moutong. Ia mengaku semula mengira lokasi pembangunan berada dekat dengan ibu kota kabupaten, namun ternyata memiliki jarak tempuh hingga 7–8 jam.

Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan geografis tersendiri bagi pemerintah daerah dalam pemerataan pembangunan.

Ia pun mengapresiasi Bupati Parigi Moutong yang dinilai memiliki komitmen tinggi dalam menjangkau seluruh wilayah hingga ke daerah terpencil.

“Semoga kebersamaan Pak Bupati dengan Forkopimda dan pemerintah daerah bisa menyentuh masyarakat hingga ke wilayah paling ujung. Hari ini adalah bukti nyata kepedulian terhadap persoalan masyarakat,” pungkasnya.

Peletakan batu pertama ini turut dihadiri Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, Danrem 132/Tadulako, Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi Hidayanta, Wakapolres Parigi Moutong, Kompol Hendry Burhanudin serta Pemerintah Kecamatan dan Desa.*

Tag: Jembatan GarudaMayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan SianiparPangdam XXIII/Palaka Wira
ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

TNI Bangun Jembatan Garuda di Nambaru, Bupati Erwin Soroti Dampak Ekonomi

Sesudah

Dinkes Parigi Moutong Tambah Fasilitas Rumah Rujukan Gratis di Makassar

TerkaitPostingan

Kampung Nelayan Pelawa Baru Mulai Dibangun, Pabrik Es dan SPBN Disiapkan

Kampung Nelayan Pelawa Baru Mulai Dibangun, Pabrik Es dan SPBN Disiapkan

26 Agustus 2026
Banjir Bandang Avolua, Erwin Burase Fokuskan Penanganan pada Warga dan Ancaman Banjir Susulan

Banjir Bandang Avolua, Erwin Burase Fokuskan Penanganan pada Warga dan Ancaman Banjir Susulan

26 Agustus 2026
Banjir Avulua, PKS Parigi Moutong Salurkan Bantuan dan Data Kebutuhan Warga

Banjir Avulua, PKS Parigi Moutong Salurkan Bantuan dan Data Kebutuhan Warga

26 Agustus 2026
Bupati Erwin: Kesiapsiagaan Bencana Harus Dibangun Sebelum Bencana

Bupati Erwin: Kesiapsiagaan Bencana Harus Dibangun Sebelum Bencana

22 Agustus 2026
Lepas Kontingen POPDA, Erwin Burase Tekankan Sportivitas dan Karakter Atlet

Lepas Kontingen POPDA, Erwin Burase Tekankan Sportivitas dan Karakter Atlet

22 Agustus 2026
40 WNA Terdeteksi di Parigi Moutong, Imigrasi Telusuri Dugaan Aktivitas Pertambangan

40 WNA Terdeteksi di Parigi Moutong, Imigrasi Telusuri Dugaan Aktivitas Pertambangan

21 Agustus 2026

Pilihan Editor

Kampung Nelayan Pelawa Baru Mulai Dibangun, Pabrik Es dan SPBN Disiapkan

Kampung Nelayan Pelawa Baru Mulai Dibangun, Pabrik Es dan SPBN Disiapkan

26 Agustus 2026
Lepas Kontingen POPDA, Erwin Burase Tekankan Sportivitas dan Karakter Atlet

Lepas Kontingen POPDA, Erwin Burase Tekankan Sportivitas dan Karakter Atlet

22 Agustus 2026
Bupati Erwin: Kesiapsiagaan Bencana Harus Dibangun Sebelum Bencana

Bupati Erwin: Kesiapsiagaan Bencana Harus Dibangun Sebelum Bencana

22 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.7 M Guncang 39 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

20 Agustus 2026
Banjir Bandang Avolua, Erwin Burase Fokuskan Penanganan pada Warga dan Ancaman Banjir Susulan

Banjir Bandang Avolua, Erwin Burase Fokuskan Penanganan pada Warga dan Ancaman Banjir Susulan

26 Agustus 2026

Artikel Terkini

Gempa Bumi Terkini 5.0 M Guncang 41 km TimurLaut MBAY-NAGEKEO-NTT

26 Agustus 2026
Kampung Nelayan Pelawa Baru Mulai Dibangun, Pabrik Es dan SPBN Disiapkan

Kampung Nelayan Pelawa Baru Mulai Dibangun, Pabrik Es dan SPBN Disiapkan

26 Agustus 2026
Banjir Bandang Avolua, Erwin Burase Fokuskan Penanganan pada Warga dan Ancaman Banjir Susulan

Banjir Bandang Avolua, Erwin Burase Fokuskan Penanganan pada Warga dan Ancaman Banjir Susulan

26 Agustus 2026
Banjir Avulua, PKS Parigi Moutong Salurkan Bantuan dan Data Kebutuhan Warga

Banjir Avulua, PKS Parigi Moutong Salurkan Bantuan dan Data Kebutuhan Warga

26 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 108 km BaratDaya TAHUNA-KEP.SANGIHE-SULUT

25 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In