Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Wahana Visi Indonesia Tutup Program, Bupati Erwin Burase Ajak Semua Pihak Perangi Kekerasan Anak

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
26 Juni 2026
Waktu Membaca: 3 mins baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
26 Juni 2026
Wahana Visi Indonesia Tutup Program, Bupati Erwin Burase Ajak Semua Pihak Perangi Kekerasan Anak

Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, menyerahkan plakat penghargaan kepada perwakilan Wahana Visi Indonesia pada acara penutupan program kerja sama Wahana Visi Indonesia dengan Dinas P3AP2KB Kabupaten Parigi Moutong, Kamis (25/6/2026). Foto : Aldi

PARIGI MOUTONG – Penutupan program pendampingan Wahana Visi Indonesia (WVI) di Kabupaten Parigi Moutong menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong untuk memperkuat komitmen dalam perlindungan anak. Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, mengajak seluruh pemangku kepentingan bersatu memerangi kekerasan terhadap anak, menyusul masih tingginya kasus yang terjadi di daerah tersebut.

Ajakan itu disampaikan Erwin saat menghadiri penutupan program kerja sama antara Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Parigi Moutong dengan Wahana Visi Indonesia, Kamis (25/6/2026).

Menurut Erwin, meningkatnya kasus kekerasan seksual terhadap anak sebagaimana dipaparkan dalam kegiatan tersebut harus menjadi perhatian serius seluruh pihak. Ia menegaskan, perlindungan anak tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat hingga aparat desa.

“Kasus kekerasan seksual terhadap anak menjadi perhatian serius. Banyak terjadi di wilayah pelosok dengan berbagai faktor, seperti kondisi ekonomi dan pendidikan. Karena itu diperlukan sosialisasi yang melibatkan aparat desa hingga ke wilayah terpencil agar Kabupaten Parigi Moutong terbebas dari kekerasan seksual terhadap anak,” tegasnya.

Baca Juga

Pengendalian Inflasi dan Program 3 Juta Rumah Jadi Fokus Rakor Kemendagri

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

Ia juga menyoroti sejumlah kasus yang melibatkan anggota keluarga sebagai pelaku. Kondisi itu, menurutnya, menunjukkan pentingnya memperkuat pengawasan, edukasi, dan kepedulian masyarakat dalam mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak.

Meski program pendampingan Wahana Visi Indonesia telah berakhir di sejumlah wilayah, Erwin menegaskan penutupan program bukan berarti berakhirnya komitmen bersama dalam melindungi anak dan memberdayakan masyarakat.

“Momentum ini, harus menjadi titik penguatan bagi seluruh pemangku kepentingan untuk melanjutkan praktik-praktik baik yang telah dibangun bersama,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Wahana Visi Indonesia yang selama kurang lebih 15 tahun telah mendampingi masyarakat Kabupaten Parigi Moutong melalui berbagai program pemberdayaan, perlindungan anak, peningkatan kualitas keluarga, serta pembangunan berbasis hak anak dan perempuan.

“Atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Parigi Moutong, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan menyukseskan berbagai program pemberdayaan masyarakat, perlindungan anak, peningkatan kualitas keluarga, pengendalian penduduk, serta pembangunan berbasis hak-hak anak dan perempuan,” ujar Erwin.

Menurutnya, Wahana Visi Indonesia telah menunjukkan komitmen nyata sebagai lembaga kemanusiaan dan pembangunan melalui pendekatan berbasis masyarakat yang mengedepankan partisipasi aktif, penguatan kapasitas, serta kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan.

Erwin mengungkapkan, hubungan kerja samanya dengan Wahana Visi Indonesia telah terjalin sejak dirinya masih menjadi anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah periode 2004–2009. Saat itu, Wahana Visi Indonesia turut berkontribusi dalam penyusunan Peraturan Daerah tentang Perlindungan Anak di tingkat provinsi yang kemudian ditetapkan pada 2010.

“Saya sudah mengenal Wahana Visi sejak lama. Kami pernah bersama-sama menyusun Perda Perlindungan Anak. Komunikasi dan kerja sama di bidang sosial terus berjalan hingga sekarang,” katanya.

Ia menilai kemitraan antara Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui DP3AP2KB dan Wahana Visi Indonesia telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari penguatan perlindungan sosial, pendidikan, kesehatan, peningkatan kapasitas keluarga, hingga mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

Erwin berharap seluruh pengalaman, inovasi, dan hasil pembelajaran selama pelaksanaan program dapat terus diterapkan oleh pemerintah desa, kelompok masyarakat, lembaga pendidikan, kader pembangunan, dan seluruh elemen masyarakat sehingga manfaatnya tetap berkelanjutan.

Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh pihak memperkuat kolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, ramah anak, serta mendukung kesetaraan gender.

“Kepada Wahana Visi Indonesia kami menyampaikan terima kasih atas dedikasi, kontribusi, dan pendampingan yang telah diberikan kepada masyarakat Kabupaten Parigi Moutong. Semoga kerja sama yang telah terbangun menjadi fondasi yang kuat untuk berbagai bentuk kolaborasi di masa mendatang,” pungkasnya.

Menurut saya, dengan judul tersebut, alur berita sudah lebih selaras karena sejak paragraf pertama pembaca langsung diarahkan pada dua pokok utama, yakni penutupan program WVI dan ajakan Bupati memerangi kekerasan anak. Apresiasi terhadap WVI kemudian ditempatkan sebagai informasi pendukung, sehingga struktur piramida terbalik menjadi lebih kuat dan fokus berita sesuai dengan judul.*

Tag: Bupati Erwin BuraseKekerasan AnakPemkab Parigi MoutongWahana Visi Indonesia
ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Bupati Erwin Burase Tindak Lanjuti Keluhan Warga Desa Air Panas, Tambang Dihentikan Sementara

Sesudah

Lahan Sekolah Rakyat Parigi Moutong Dinilai Layak, Pemda Diminta Percepat Persyaratan

TerkaitPostingan

Muhammad Basuki Komitmen Kawal Aspirasi Warga Nambaru, Infrastruktur hingga Wisata Jadi Prioritas

Muhammad Basuki Komitmen Kawal Aspirasi Warga Nambaru, Infrastruktur hingga Wisata Jadi Prioritas

5 Agustus 2026
Diduga Manfaatkan IPR, Tambang Blok 6 Kayuboko Garap Lahan di Luar Titik Izin

Diduga Manfaatkan IPR, Tambang Blok 6 Kayuboko Garap Lahan di Luar Titik Izin

5 Agustus 2026
Pengendalian Inflasi dan Program 3 Juta Rumah Jadi Fokus Rakor Kemendagri

Pengendalian Inflasi dan Program 3 Juta Rumah Jadi Fokus Rakor Kemendagri

4 Agustus 2026
Warga Torue Usulkan Penguatan Sektor Pertanian dan Infrastruktur dalam Reses Alfres Tonggiroh

Warga Torue Usulkan Penguatan Sektor Pertanian dan Infrastruktur dalam Reses Alfres Tonggiroh

4 Agustus 2026
Warga Dapil V Minta Jalan Produksi Dibenahi, Leli Pariani Janji Kawal di APBD

Warga Dapil V Minta Jalan Produksi Dibenahi, Leli Pariani Janji Kawal di APBD

4 Agustus 2026
54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

31 Juli 2026

Pilihan Editor

Warga Torue Usulkan Penguatan Sektor Pertanian dan Infrastruktur dalam Reses Alfres Tonggiroh

Warga Torue Usulkan Penguatan Sektor Pertanian dan Infrastruktur dalam Reses Alfres Tonggiroh

4 Agustus 2026
54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

31 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.3 M Guncang 79 km BaratDaya KAB-PANGANDARAN-JABAR

5 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 42 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

1 Agustus 2026
Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

31 Juli 2026

Artikel Terkini

Gempa Bumi Terkini 5.8 M Guncang 169 km BaratLaut TAHUNA-KEP.SANGIHE-SULUT

6 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.9 M Guncang 62 km BaratDaya PULAUDOI-MALUT

5 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.3 M Guncang 79 km BaratDaya KAB-PANGANDARAN-JABAR

5 Agustus 2026
Muhammad Basuki Komitmen Kawal Aspirasi Warga Nambaru, Infrastruktur hingga Wisata Jadi Prioritas

Muhammad Basuki Komitmen Kawal Aspirasi Warga Nambaru, Infrastruktur hingga Wisata Jadi Prioritas

5 Agustus 2026
Diduga Manfaatkan IPR, Tambang Blok 6 Kayuboko Garap Lahan di Luar Titik Izin

Diduga Manfaatkan IPR, Tambang Blok 6 Kayuboko Garap Lahan di Luar Titik Izin

5 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In