PARIGI MOUTONG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Parigi Moutong menggelar Musyawarah Kecamatan (Muscam) VI di Kecamatan Siniu, Sabtu (16/5). Kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi partai hingga tingkat akar rumput sekaligus pengesahan dan penetapan pimpinan kecamatan periode 2026.
Muscam VI itu menetapkan kepengurusan Partai Golkar untuk tiga wilayah, yakni Kecamatan Siniu, Kecamatan Ampibabo, dan Kecamatan Parigi Utara. Agenda tersebut juga dirangkaikan dengan evaluasi kepengurusan periode sebelumnya serta penyusunan program kerja lima tahun ke depan.
Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD Partai Golkar Parigi Moutong, Lukman, mengatakan pelaksanaan Muscam menjadi langkah awal penguatan struktur partai di tingkat kecamatan hingga desa.
“Alhamdulillah, kegiatan Musyawarah Kecamatan yang pertama kali dilaksanakan di Parigi Moutong, khususnya di Kecamatan Siniu, dapat berjalan dengan baik. Insya Allah ke depan kegiatan serupa akan dijadwalkan di beberapa kecamatan lainnya, kemudian dilanjutkan hingga ke tingkat desa,” ujar Lukman.
Ia berharap Muscam mampu memperkuat eksistensi Partai Golkar dalam semangat persatuan guna mendorong pembangunan Kabupaten Parigi Moutong yang mandiri, produktif, dan maju melalui penguatan potensi lokal serta ekonomi kerakyatan.
Dalam sidang Muscam, tata tertib pelaksanaan untuk Kecamatan Siniu, Ampibabo, dan Parigi Utara disahkan dan disetujui peserta. Tata tertib tersebut mengacu pada aturan Partai Golkar yang berlaku mulai dari tingkat pusat hingga kecamatan dan desa.
Sesuai ketentuan partai, Musyawarah Kecamatan dilaksanakan setiap lima tahun sekali dan dipimpin DPD Partai Golkar Kabupaten Parigi Moutong. Forum tersebut membahas evaluasi kepengurusan sebelumnya, pemilihan ketua dan pengurus baru, serta penyusunan program kerja partai.
Sekretaris Partai Golkar Parigi Moutong, Mustakim Kono, menilai kepengurusan Partai Golkar di Kecamatan Siniu, Ampibabo, dan Parigi Utara selama periode 2020-2025 menunjukkan capaian positif, terutama dalam peningkatan perolehan kursi partai di DPRD Parigi Moutong.
“Alhamdulillah, kinerja pengurus membuahkan hasil yang baik, khususnya pada perolehan kursi Partai Golkar di DPRD Kabupaten Parigi Moutong yang sebelumnya hanya tiga kursi, kini bertambah menjadi lima kursi. Dengan jumlah tersebut, Partai Golkar sudah dapat membentuk fraksi utuh tanpa harus bergabung dengan partai lain,” kata Mustakim.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus lama atas dedikasi dan kerja sama selama masa bakti 2020-2025. Dengan berakhirnya masa kepengurusan tersebut, pengurus Partai Golkar Kecamatan Siniu, Kecamatan Ampibabo, dan Kecamatan Parigi Utara resmi dinyatakan demisioner.
Menurut Mustakim, Muscam tidak hanya menjadi forum evaluasi internal partai, tetapi juga sarana pendidikan politik bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat mengetahui fungsi dan keberadaan partai politik di tengah masyarakat. Kami berharap masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya kepada pengurus Partai Golkar maupun anggota Fraksi Golkar di DPRD Kabupaten Parigi Moutong agar dapat diperjuangkan bersama,” ucapnya.
Ia menambahkan, salah satu aspirasi masyarakat yang berhasil diperjuangkan melalui Partai Golkar ialah program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Program tersebut diperjuangkan melalui aspirasi yang disampaikan kepada Muhidin selaku anggota DPR RI dari Partai Golkar dan Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI.
“Alhamdulillah, di Kecamatan Siniu sudah ada sekitar 500 unit rumah yang mendapatkan bantuan rehab berupa material bangunan dan upah tukang,” tutur Mustakim.*








