Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

RSUD Anuntaloko Pastikan Layanan Ambulans Jenazah Gratis Tetap Berjalan, Miskomunikasi Petugas Jadi Evaluasi

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
25 Januari 2026
A A
RSUD Anuntaloko Pastikan Layanan Ambulans Jenazah Gratis Tetap Berjalan, Miskomunikasi Petugas Jadi Evaluasi

Ilustrasi ambulans jenazah gratis (gambar di olah dengan ai)

PARIGI MOUTONG – RSUD Anuntaloko Parigi memastikan layanan ambulans pengantaran jenazah gratis bagi masyarakat Kabupaten Parigi Moutong tetap berlaku dan terus berjalan hingga saat ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Anuntaloko Parigi, Irwan, SKM, MKes, mengatakan program tersebut merupakan salah satu program unggulan Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase dan Wakil Bupati H. Abdul Sahid yang telah dilaksanakan sejak 2025.

“Alhamdulillah, sejak diprogramkan pada 2025, layanan ambulans jenazah gratis sampai sekarang masih berjalan dan dimanfaatkan masyarakat,” ujar Irwan di Parigi.

Baca Juga

Ruang Rawat Inap Sering Penuh, RSUD Anuntaloko Tetap Layani Pasien Rujukan

RSUD Anuntaloko Minta BPJS Kesehatan Perkuat Sosialisasi Mobile JKN

RSUD Anuntaloko Parigi Tempatkan Duta Mobile JKN untuk Dorong Layanan Digital

Menurut dia, program tersebut sangat membantu masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang. Meski demikian, pihak rumah sakit mengakui masih terdapat kendala dalam pelaksanaannya, terutama terkait pemahaman prosedur pelayanan oleh petugas di lapangan.

Karena itu, RSUD Anuntaloko berkomitmen meningkatkan sosialisasi agar seluruh tenaga kesehatan maupun masyarakat memahami mekanisme pemanfaatan layanan ambulans pengantaran jenazah gratis.

Salah satu kasus yang menjadi perhatian adalah peristiwa yang sempat viral di media sosial terkait jenazah bayi milik Esna, warga Desa Bondoyong, Kecamatan Sidoan. Irwan menjelaskan, kejadian tersebut terjadi akibat miskomunikasi antara petugas kesehatan dan keluarga pasien.

Ia menerangkan, ibu bayi tersebut merupakan pasien rujukan dari RSUD Raja Tomolotutu dengan riwayat stroke dan hipertensi yang menjalani operasi sesar setelah bayinya dinyatakan meninggal dunia di dalam kandungan.

Menurut Irwan, petugas saat itu beranggapan jenazah bayi yang belum memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) tidak dapat menggunakan layanan ambulans gratis. Padahal, pelayanan tetap dapat diberikan dengan menggunakan identitas orang tua kandung yang berdomisili di Kabupaten Parigi Moutong.

“Jenazah bayi tetap bisa dilayani menggunakan KTP ibunya. Ini yang belum dipahami secara utuh oleh petugas saat itu,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, pihak rumah sakit telah memanggil petugas yang bersangkutan untuk diberikan teguran sekaligus penjelasan mengenai prosedur pelayanan ambulans jenazah gratis.

RSUD Anuntaloko juga akan memperkuat sosialisasi melalui pemasangan pamflet berisi tata cara pemanfaatan layanan di setiap ruang rawat inap agar informasi dapat diketahui secara luas oleh pasien dan keluarga.

Selain itu, rumah sakit berencana menjalin kerja sama dengan pengelola ambulans bantuan di Kecamatan Parigi dan wilayah sekitarnya untuk mengantisipasi keterbatasan armada operasional.

“Saat ini kami hanya memiliki lima unit ambulans. Jumlah tersebut masih sangat terbatas jika ada banyak pasien rujukan ke Palu atau terjadi kasus meninggal dunia secara bersamaan,” ujarnya.

Irwan yang juga menjabat sebagai Kepala Bappelitbangda Parigi Moutong mendorong seluruh rumah sakit daerah dan puskesmas untuk aktif menyosialisasikan program ambulans pengantaran jenazah gratis kepada masyarakat.

Ia menilai keberadaan papan informasi mengenai program pelayanan kesehatan daerah sangat penting agar masyarakat mengetahui hak-haknya dalam memperoleh layanan.

“Kalau petugas belum sepenuhnya memahami, setidaknya masyarakat bisa mengetahui hak mereka melalui papan informasi,” katanya.

Ia menegaskan, seluruh warga Parigi Moutong yang memiliki KTP berdomisili di daerah tersebut berhak memanfaatkan layanan ambulans pengantaran jenazah gratis. Sementara untuk jenazah bayi yang belum memiliki identitas, pelayanan dapat menggunakan KTP orang tua, khususnya ibu, sebagai dasar administrasi.

“Dalam kasus bayi yang belum memiliki identitas, KTP orang tua, khususnya ibu, dapat digunakan sebagai dasar pelayanan,” pungkasnya.*

Tags: Ambulans gratisAmbulans Jenazah GratisIrwanLayanan KesehatanRSUD Anuntaloko
ShareTweet
Previous Post

Kadin Parigi Moutong Dilantik, Fokus Gerakan Satu Rumah Satu Pengusaha

Next Post

RSUD Anuntaloko Benahi Sistem Pengadaan Obat untuk Tingkatkan Pelayanan Pasien

Artikel Lainnya

Lahan Sekolah Rakyat Parigi Moutong Dinilai Layak, Pemda Diminta Percepat Persyaratan

Lahan Sekolah Rakyat Parigi Moutong Dinilai Layak, Pemda Diminta Percepat Persyaratan

26 Juni 2026
Wahana Visi Indonesia Tutup Program, Bupati Erwin Burase Ajak Semua Pihak Perangi Kekerasan Anak

Wahana Visi Indonesia Tutup Program, Bupati Erwin Burase Ajak Semua Pihak Perangi Kekerasan Anak

26 Juni 2026
Bupati Erwin Burase Tindak Lanjuti Keluhan Warga Desa Air Panas, Tambang Dihentikan Sementara

Bupati Erwin Burase Tindak Lanjuti Keluhan Warga Desa Air Panas, Tambang Dihentikan Sementara

25 Juni 2026
Pemkab Parigi Moutong Siapkan 88,7 Ton Benih Padi untuk Sawah Terdampak Banjir di Parigi Selatan

Pemkab Parigi Moutong Siapkan 88,7 Ton Benih Padi untuk Sawah Terdampak Banjir di Parigi Selatan

24 Juni 2026
Ruang Rawat Inap Sering Penuh, RSUD Anuntaloko Tetap Layani Pasien Rujukan

Ruang Rawat Inap Sering Penuh, RSUD Anuntaloko Tetap Layani Pasien Rujukan

24 Juni 2026
RSUD Anuntaloko Minta BPJS Kesehatan Perkuat Sosialisasi Mobile JKN

RSUD Anuntaloko Minta BPJS Kesehatan Perkuat Sosialisasi Mobile JKN

23 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Lahan Sekolah Rakyat Parigi Moutong Dinilai Layak, Pemda Diminta Percepat Persyaratan

Lahan Sekolah Rakyat Parigi Moutong Dinilai Layak, Pemda Diminta Percepat Persyaratan

26 Juni 2026
Wahana Visi Indonesia Tutup Program, Bupati Erwin Burase Ajak Semua Pihak Perangi Kekerasan Anak

Wahana Visi Indonesia Tutup Program, Bupati Erwin Burase Ajak Semua Pihak Perangi Kekerasan Anak

26 Juni 2026
Bupati Erwin Burase Tindak Lanjuti Keluhan Warga Desa Air Panas, Tambang Dihentikan Sementara

Bupati Erwin Burase Tindak Lanjuti Keluhan Warga Desa Air Panas, Tambang Dihentikan Sementara

25 Juni 2026

Terpopuler

  • Gerak Cepat Bupati Erwin Burase Tangani Infrastruktur dan Akses Warga Pasca Banjir

    Gerak Cepat Bupati Erwin Burase Tangani Infrastruktur dan Akses Warga Pasca Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Erwin Burase Tindak Lanjuti Keluhan Warga Desa Air Panas, Tambang Dihentikan Sementara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Parigi Moutong Siapkan 88,7 Ton Benih Padi untuk Sawah Terdampak Banjir di Parigi Selatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Anuntaloko Parigi Tempatkan Duta Mobile JKN untuk Dorong Layanan Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lahan Sekolah Rakyat Parigi Moutong Dinilai Layak, Pemda Diminta Percepat Persyaratan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In