Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

IPAS-YMP Bahas Dampak Perubahan Iklim terhadap Gender di Parigi Moutong,

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
20 Januari 2025
Waktu Membaca: 2 mins baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
10 April 2025
IPAS-YMP Bahas Dampak Perubahan Iklim terhadap Gender di Parigi Moutong,

Lokakarya pendahuluan tentang integrasi isu Perubahan Iklim, HKSR dan KBGS di Parigi, Senin, 20 Januari 2025. (Foto: IST)

PARIGI MOUTONG – Yayasan Insiatif Perubahan Akses menuju Sehat (IPAS) dan Yayasan Merah Putih (YMP) menggelar lokakarya pendahuluan tentang integrasi isu Perubahan Iklim (PI), Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) dan Kekerasan Berbasis Gender dan Seksual (KBGS).

“Kita melihat keterkaitan antara perubahan iklim dengan aspek kekerasan terhadap Perempuan, termasuk persoalan akses kesehatan seksual hingga reproduksinya,” ungkap Deputi Yayasan Merah Putih, Zaiful di Parigi, Senin, 20 Januari 2025.

Ia mengatakan, lokakarya pendahuluan ini dilaksanakan di Kabupaten Parigi Moutong karena perubahan iklim terjadi akibat ulah perusahaan yang bergerak dalam bidang pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA).

“Meskipun memang pernah terjadi bencana alam pada 2018. Tetapi yang menjadi perhatian kita, terjadi perubahan iklim di Kabupaten Parigi Moutong, yakni kegiatan pertambangan,” ujarnya.

Baca Juga

BPJS Ketenagakerjaan: 14 Puskesmas di Parigi Moutong Sudah Daftarkan Pekerja Non-PNS, 10 Belum

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

Selain itu, memastikan hak masyarakat terhadap informasi hingga kesehatan, yang sering kali terabaikan. Seolah-olah tidak mendapatkan perhatian pemerintah, apalagi berkaitan dengan isu perubahan iklim.

Olehnya, Yayasan IPAS dan YMP mendorong komitmen dan koordinasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, sehingga melahirkan kebijakan terkait perubahan iklim tersebut.

“Hal mendasar terkait dengan perubahan iklim, yakni kebijakan, sumber daya, dan komitmen. Jika ketiganya tidak saling terkait, maka tidak akan berkelanjutan,” tukasnya.

Zaiful menekankan, seluruh pihak terkait harus berpikir bersama atas dampak perubahan iklim terhadap perempuan.

Sebab, jika hak-hak dasar hingga kekerasan terus terjadi terhadap perempuan akan sangat mempengaruhi generasi ke depan.

Untuk itu, Yayasan IPAS dan YMP akan terus mendorong dampak perubahan iklim terhadap perempuan mulai dari aspek kesehatan hingga pendidikan dan internalisasi, baik di level pemerintah desa maupun publik.

“Kamipun akan mendorong kebijakan terkait isu tersebut, di masing-masing level. Misalnya Peraturan Desa (Perdes) terkait pernikahan anak atau mendorong kelembagaan terhadap kekerasan seksual, begitu juga Peraturan Bupati (Perbup),” pungkasnya.

Lokakarya ini, melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) di jajaran Pemerintahan Kabupaten Parigi Moutong serta Lingkar Belajar (Libu) Perempuan Sulawesi Tengah sebagai pemateri.*

ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Pj Bupati Buka Muscab VI PWRI Parigi Moutong

Sesudah

Dukung Swasembada Pangan, Polres Parigi Moutong dan Pemda Tanam Jagung Serentak

TerkaitPostingan

BPJS Ketenagakerjaan: 14 Puskesmas di Parigi Moutong Sudah Daftarkan Pekerja Non-PNS, 10 Belum

BPJS Ketenagakerjaan: 14 Puskesmas di Parigi Moutong Sudah Daftarkan Pekerja Non-PNS, 10 Belum

3 Oktober 2026
Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

21 September 2026
Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

21 September 2026
95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

21 September 2026
Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

21 September 2026
Erwin Burase Minta PHBI dan BKMT Tak Sekadar Jalankan Kegiatan Seremonial

Erwin Burase Minta PHBI dan BKMT Tak Sekadar Jalankan Kegiatan Seremonial

19 September 2026

Artikel Terkini

BPJS Ketenagakerjaan: 14 Puskesmas di Parigi Moutong Sudah Daftarkan Pekerja Non-PNS, 10 Belum

BPJS Ketenagakerjaan: 14 Puskesmas di Parigi Moutong Sudah Daftarkan Pekerja Non-PNS, 10 Belum

3 Oktober 2026
Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

21 September 2026
Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

21 September 2026
95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

21 September 2026
Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

21 September 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In