Songulara
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Anak Yatim Piatu Korban Covid-19 di Parigi Moutong akan Didata

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
14 Agustus 2021
in Daerah, Featured, Parigi Moutong, Pemerintahan, Peristiwa
0
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PARIGI MOUTONG – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, saat ini mulai melakukan pendataan terhadap anak yatim piatu korban pandemi COVID-19.

“Pendataan sudah dimulai dua hari belakangan ini. Jumlah anaknya nanti akan kita publis,” ujar Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di DP3AP2KB Parigi Moutong, Kartikowati, saat dihubungi via telepon seluler, Sabtu, 14 Agustus 2021.

Dia mengatakan, pendataan yang dilakukan pihaknya sesuai instruksi Kementerian Permberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

Mengingat, meningkatnya penularan kasus COVID-19 yang juga berdampak terhadap pengasuhan anak, karena kehilangan satu atau dua orang tuanya.

Olehnya, jika di Parigi Moutong melalui pendataan itu diketahui ada anak yang terdampak, maka pihaknya akan melakukan kunjungan. Memberikan pendampingan psikologis, memantau mental anak, dan memastikan pola pengasuhan pasca hilangnya orang tua.

“Jadi kami lebih ke perlindungan kepada anak itu. Berkaitan dengan bantuan, itu memang penting. Tetapi menjadi wewenang Dinas Sosial,” katanya.

Dia mengaku pihaknya telah berkoordinasi dengan tim Satgas Percepatan Penanganan COVID-19, Dinas Kesehatan dan seluruh Puskesmas di 23 kecamatan di Parigi Moutong untuk menjaring data anak tersebut.

“Kami sudah melaksanakan rapat dengan pihak terkait, mereka akan membantu terkait penjaringan data itu,” tuturnya.

Diketahui, Kemen PPPA melakukan berbagai upaya dalam menangani anak-anak yang orangtuanya meninggal akibat COVID-19.

Menteri PPPA, Bintang Puspayoga, menyebutkan hal ini penting agar dapat melindungi hak anak Indonesia, termasuk mereka yang ditinggalkan orang tuanya akibat pandemi COVID-19.

Kemen PPPA juga telah mengirimkan surat edaran kepada 34 Pemerintah Provinsi terkait penyusunan data terpilah, khusus anak terpisah karena orang tuanya melakukan isolasi mandiri dan/atau meninggal dunia.

Tujuannya, agar anak-anaknya bisa mendapatkan pendampingan dan dipastikan mendapatkan hak pengasuhannya. FAIZ

Tags: COVID-19Perlindungan AnakYatim Piatu
Previous Post

Empat Pasien Covid-19 Disebut Meninggal Akibat Tidak Tersedianya Oksigen

Next Post

Laboratorium PCR Mobile Kemenkes Mulai Beroperasi di Parigi Moutong

Next Post

Laboratorium PCR Mobile Kemenkes Mulai Beroperasi di Parigi Moutong

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum
  • Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru
  • Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik
  • Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional
  • Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Recent Comments

  1. Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum - Songulara mengenai Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik
  2. Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru - Songulara mengenai Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik
  3. Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik - Songulara mengenai Pansus DPRD Rekomendasikan Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar ke APH
  4. Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional - Songulara mengenai Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak
  5. DPRD Parigi Moutong Kebut Pembahasan Raperda - Songulara mengenai Mayoritas Indikator Pendidikan Parigi Moutong Lampaui Target, Disdikbud Klaim Tren Positif
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

No Result
View All Result
  • Akun Saya
  • Caleg Terpilih DPRD Parigi Moutong Periode 2019-2024
  • Disclaimer
  • Home
  • Indeks
  • Kode Etik
  • Member Login
    • Password Reset
    • Profile
    • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In