Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Devi : Parigi Moutong Darurat HIV/AIDS

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
1 Agustus 2019
A A

PARIGI MOUTONG- Meskipun masih di bawah Kota Palu, namun angka Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA), di Kabupaten Parigi, sudah sangat mengkhawatirkan. Olehnya, penanggulangan HIV dan AIDS perlu kerja keras lagi. Demikian kekhawatiran salah satu anggota Pokja Komisi Penanggulan AIDS (KPA) Kabupaten Parigi Moutong, Devi Arrini Uga SKM.

Kata Devi, Penanggulagan HIV/AIDS tidak hanya menjadi tanggung jawab dinas kesehatan saja, akan tetapi menjadi tanggung jawab semua OPD dan stake holder lainnya. Devi sapaaan akrabnya membeberkan, tiga tahun terakhir data kasus yang dihimpun Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong, bahwa yang tertinggi di Kabupaten Parigi Moutong adalah kasus AIDS, dibanding mereka yang positif HIV.

“Sudah tiga tahun terakhir data kasus yang kita himpun masih lebih banyak penderita AIDS ketimbang mereka yang positif HIV,”ungkap Devi, Rabu (31/7).

Baca Juga

Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK

Lebih lanjut kata Devi, berdasarkan rilis data Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong, pada kurun waktu tiga tahun terakhir, yakni pada tahun 2016, penderita HIV berjumlah 11 orang, sedangkan mereka yang mengidap AIDS, berjumlah delapan orang. Sedangkan pada tahun 2017, pengidap AIDS naik menjadi 13 orang , sedangkan positif HIV sebesar tujuh orang. Pada tahun 2018, angka pengidap AIDS naik menjadi 15, sedangkan penderita HIV, justru turun sisa empat orang.

Devi yang juga menjabat sebagai Kasi Kefarmasian Dinkes Parigi Moutong itu, mengeluhkan sikap tertutup mereka yang tertular virus HIV dan mereka hang telah menderita AIDS.
” Ada kesan para ODHA, hanya ‘terima bola’ bukan ‘jemput bola’, setelah masuk rumah sakit, baru mereka bisa didentifikasi,” keluh Devi.

Parahknya lagi kata Devi, pemeriksaan HIV/AIDS, tidak bisa ‘dipaksakan’ seperti tes narkoba. Melainkan berdasarkan inisiatif sendiri atau sukarela.
” Melalui pemeriksaan darah yang disebut Voluntary Counselling and Testing atu VCT . Seseorang dapat diketahui postif HIV atau mengidap penyakit mematikan AIDS,” tandas Devi.

ShareTweet
Previous Post

Pedagang Pasar Bayangan Bantaya, Siap Direlokasi ke Pasar Sentral

Next Post

Vocal Group KAT Suku Lauje Pukau Penonton di Acara Hari Anak Nasional

Artikel Lainnya

Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

11 Juli 2026
Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Perkuat Upaya Pencegahan

Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

9 Juli 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK

DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK

9 Juli 2026
Pansus Rekomendasikan Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar ke APH

Pansus DPRD Rekomendasikan Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar ke APH

9 Juli 2026
Dinsos Parigi Moutong Gelar Ujian Tertulis Calon Mahasiswa Baru Poltekesos Bandung Jalur Kerja Sama

Dinsos Parigi Moutong Gelar Ujian Tertulis Calon Mahasiswa Baru Poltekesos Bandung Jalur Kerja Sama

8 Juli 2026
Komandan Srikandi LMP Parigi Moutong Serahkan Bantuan Bibit Jagung ke Petani Lobu Mandiri

Komandan Srikandi LMP Parigi Moutong Serahkan Bantuan Bibit Jagung ke Petani Lobu Mandiri

8 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

11 Juli 2026
Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Perkuat Upaya Pencegahan

Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

9 Juli 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK

DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK

9 Juli 2026

Terpopuler

  • Pansus Rekomendasikan Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar ke APH

    Pansus DPRD Rekomendasikan Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar ke APH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dinsos Parigi Moutong Gelar Ujian Tertulis Calon Mahasiswa Baru Poltekesos Bandung Jalur Kerja Sama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komandan Srikandi LMP Parigi Moutong Serahkan Bantuan Bibit Jagung ke Petani Lobu Mandiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasat Reskrim Polres Parigi Moutong Ditempati Pejabat Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In