Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Dugaan Penganiayaan Oknum Polisi, Subsektor Tinombo Selatan Dirusak Warga

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
11 Desember 2018
Waktu Membaca: 2 mins baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
11 Desember 2018

PARIGI MOUTONG – Dugaan penganiayaan yang dilakukan oknum anggota polisi terhadap salah satu pelaku yang ditahan akibat terjerat dugaan kasus narkoba, Kantor Sub Sektor Tinombo Selatan, Parigi Moutong, Sabtu (8/12) dini hari dirusak warga.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, pelaku yang tewas beberapa jam usai penangkapan diketahui bernama Rahmat (22) merupakan warga Desa Sigenti Kecamatan Tinombo Selatan.

Kapolres Parigi Moutong, AKBP Zulham Efendi Lubis dimintai keterangan membenarkan terjadinya pengrusakan Kantor Subsektor Tinombo Selatan. Kapolres mengaku, pengrusakan Kantor tersebut salah satunya sebagai bentuk kekesalan Warga yang menduga kematian Rahmat disebabkan karena penganiayaan okum anggota Polisi dijajaran Polres Parigi Moutong.

Menurut dia, pihaknya hingga kini belum dapat memastikan penyebab kematian Rahmat, dan belum memastikan kematian yang bersangkutan apakah akibat penganiayaan atau bukan. Sebab, seluruh tim yang telah dibentuk saat ini sedang melakukan pendalaman terkait persoalan itu.

Baca Juga

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 50 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 83 km BaratDaya LABUHA-MALUT

Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

“Saya baru saja pulang dari kantor sub sektor Tinombo Selatan, di sana saya menemui semua warga dan menyampaikan akan menindak lanjuti persoalan ini, agar tidak lagi ada amarah warga,” ungkap Zulham, kepada sejumlah media Minggu (9/12).

Kapolres mengatakan, guna mengetahui penyebab pasti kematian Rahmat, pihaknya telah meminta persetujuan pihak keluarga untuk melakukan autopsi terhadap jenazah Rahmat. Sebab, apa yang terlihat ditubuh anggota tubuh Rahmat ketika meninggal dunia, belum bisa dipastikan menjadi penyebab kematiannya. Melainkan penyebab kematian dapat dipastikan oleh dokter ahli forensic melalui outopsi tersebut.

“Memang sempat ada yang bertanya, apakah tidak cukup apa yang terlihat dibadan? Saya katakan, di badan tidak bisa dikatakan penyebab meninggal dunia. Hal itu dapat diketahui pasti oleh dokter, bukan yang dilihat,” jelasnya.

Sehingga, jenazah korban yang sempat dilarikan ke RSUD Anuntaloko Parigi langsung dibawa ke RS Bayangkara Palu untuk dilakukan outopsi, yang didampingi beberapa orang perwakilan keluarganya.

Sebelumnya, pihak Polres Parigi Moutong berencana melakukan outopsi di RSUD Anuntaloko Parigi dengan meminta tim forensik datang ke Kota Parigi untuk mengefektifkan waktu. Hanya saja terkendala persoalan sarana prasarana yang belum tersedia.

“Jadi outopsi sudah mendapatkan persetujuan dari pihak keluarga, sesuai dengan harapan kami supaya clear persoalan ini. Jadi biar hasil outopsi yang berbicara,” tuturnya.

Kapolres juga menyebutkan, bahwa Rahmat merupakan terduga kasus Narkoba yang baru ditangkap sekitar pukul 02:00 Wita, Sabtu (8/12) dini hari oleh anggotanya. Kemudian, yang bersangkutan ditemukan mengeluarkan busa dari mulutnya dan petugas piket membawanya ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, karena keterbatasan akhirnya yang besangkutan dirujuk ke RSUD Anuntaloko Parigi mendapatkan pertolongan. Setelah mendapatkan penanganan beberapa jam usai dirujuk, yang bersangkutan meninggal dunia sekitar pukul 21:00 Wita.

“Tim masih bekerja. Pesan saya tolong kepada masyarakat memberikan kepercayakan penangannya kepada Polri. Tidak perlu membuat isu-isu, gerakan-gerakan yang nantinya akan merugikan juga,” pungkasnya.

ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Bappelitbangda Rakor Strategi Penanggulangan Kemiskinan Pasca Gempa

Sesudah

PPID Parigi Moutong Latih OPD Kelola DIP

TerkaitPostingan

Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

29 Agustus 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

29 Agustus 2026
14 KK Masih Mengungsi Pascabanjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

14 KK Masih Mengungsi Pasca Banjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

29 Agustus 2026
Peduli Pesantren, Erwin Burase Dukung Agenda FKPP Parigi Moutong

Peduli Pesantren, Erwin Burase Dukung Agenda FKPP Parigi Moutong

27 Agustus 2026
Cegah Diare dan Penyakit Kulit, Dinkes Parigi Moutong Siagakan Layanan 24 Jam di Avolua

Cegah Diare dan Penyakit Kulit, Dinkes Parigi Moutong Siagakan Layanan 24 Jam di Avolua

27 Agustus 2026
350 KK Kehilangan Air Bersih akibat Banjir, Erwin Burase Gerak Cepat Siapkan Penanganan Darurat

350 KK Kehilangan Air Bersih akibat Banjir, Erwin Burase Gerak Cepat Siapkan Penanganan Darurat

27 Agustus 2026

Pilihan Editor

Banjir Avulua, PKS Parigi Moutong Salurkan Bantuan dan Data Kebutuhan Warga

Banjir Avulua, PKS Parigi Moutong Salurkan Bantuan dan Data Kebutuhan Warga

29 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 50 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

31 Agustus 2026
Cegah Diare dan Penyakit Kulit, Dinkes Parigi Moutong Siagakan Layanan 24 Jam di Avolua

Cegah Diare dan Penyakit Kulit, Dinkes Parigi Moutong Siagakan Layanan 24 Jam di Avolua

27 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.0 M Guncang 41 km TimurLaut MBAY-NAGEKEO-NTT

26 Agustus 2026
14 KK Masih Mengungsi Pascabanjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

14 KK Masih Mengungsi Pasca Banjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

29 Agustus 2026

Artikel Terkini

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 50 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

31 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 83 km BaratDaya LABUHA-MALUT

29 Agustus 2026
Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

29 Agustus 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

29 Agustus 2026
14 KK Masih Mengungsi Pascabanjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

14 KK Masih Mengungsi Pasca Banjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

29 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In