Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

SLB Masih Kekurangan Tenaga Pengajar

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
17 Oktober 2017
A A

PARIGI MOUTONG- Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Parigi masih sangat kekurangan tenaga pengajar, baik yang memiliki kualifikasi Pendidikan Luar Biasa (PLB) maupun guru umum.

Kepala Sekolah (Kepsek) SLBN, I Ketut Dina Arta kepada Songulara mengatakan, guru yang memiliki kualifikasi pendidikan PLB saat ini hanya ada dua orang, itupun hanya Diploma II (DII).

“Lalu pernah ada guru berkualifikasi PLB sebanyak lima orang mengajar disini, tapi masih berstatus kontrak satu tahun. Saat kontrak selesai dan mereka kembali, memang sangat terasa perbedaanya, karena mereka tahu penanganan siswa berkebutuhan khusus,” terang Ketut, Selasa (17/10).

Baca Juga

Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK

Meskipun hanya sebentar, namun sempat terjadi proses transformasi ilmu dari guru kontrak PLB dengan cara memaksimalkan kerja kelompok guru. Sehingga tenaga pengajar yang ada di SLB saat ini sempat mencerap ilmu mereka.

Sempat ada niat katanya menambah jumlah guru disekolah yang ia pimpin, karena memang masih terbatas. Hanya saja, anggaran yang dimiliki juga sangat minim, karena masih mengandalkan dana bantuan opersional sekolah (BOS). Itupun, dana BOS yang seharusnya diterima sekrang belum juga tercairkan.

“BOS SLB kurang lebih Rp19 juta, sementara guru honor kami disini jumlahnya 11 orang,” katanya.

Namun dengan segala keterbatasan yang ada, pihaknya akan terus berupaya menjalankan tanggung jawab mereka sebagai pengajar di sekolah bagi para siswa berkebutuhan khusus tersebut.

Esensi pendidikan yang dilakukan di SLB tetap berorientasi mengembangkan potensi setiap anak walaupun dalam kondisi berkebutuhan khusus. Paling tidak katanya ada suatu bakat yang menonjol yang bisa terus dikembangkan.

“Kami akan terus memfasilitasi proses belajar siswa dimanapun tempat yang ia senangi diseputaran sekolah ini, selama tempat itu tidak membahayakan mereka. Karena mau kami paksakan untuk bejalar dikelas, mereka terkadang lebih memilih belajar ditempat yang disenangi, dan ditempat itu pula guru selalu mendampingi,” katanya.

Ia berharap kedepan, instansi terkait dapat membantu pemenuhan tenaga pengajar berkualifikasi PLB, agar tingkat pendidikan di SLB bisa terus berkembang. ARDAT

ShareTweet
Previous Post

Pemkab Belum Bisa Realisasikan Upah Layak Guru Honda

Next Post

Pelaku Usaha Mikro Harus Mendapat Sentuhan Langsung

Artikel Lainnya

Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

11 Juli 2026
Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Perkuat Upaya Pencegahan

Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

9 Juli 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK

DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK

9 Juli 2026
Pansus Rekomendasikan Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar ke APH

Pansus DPRD Rekomendasikan Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar ke APH

9 Juli 2026
Dinsos Parigi Moutong Gelar Ujian Tertulis Calon Mahasiswa Baru Poltekesos Bandung Jalur Kerja Sama

Dinsos Parigi Moutong Gelar Ujian Tertulis Calon Mahasiswa Baru Poltekesos Bandung Jalur Kerja Sama

8 Juli 2026
Komandan Srikandi LMP Parigi Moutong Serahkan Bantuan Bibit Jagung ke Petani Lobu Mandiri

Komandan Srikandi LMP Parigi Moutong Serahkan Bantuan Bibit Jagung ke Petani Lobu Mandiri

8 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

11 Juli 2026
Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Perkuat Upaya Pencegahan

Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

9 Juli 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK

DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK

9 Juli 2026

Terpopuler

  • Pansus Rekomendasikan Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar ke APH

    Pansus DPRD Rekomendasikan Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar ke APH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dinsos Parigi Moutong Gelar Ujian Tertulis Calon Mahasiswa Baru Poltekesos Bandung Jalur Kerja Sama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komandan Srikandi LMP Parigi Moutong Serahkan Bantuan Bibit Jagung ke Petani Lobu Mandiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Baik, Pemda Parigi Moutong akan Terima Kurang Salur DBH Rp60 M

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In