Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

SLB Masih Kekurangan Tenaga Pengajar

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
17 Oktober 2017
Waktu Membaca: 1 min baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
17 Oktober 2017

PARIGI MOUTONG- Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Parigi masih sangat kekurangan tenaga pengajar, baik yang memiliki kualifikasi Pendidikan Luar Biasa (PLB) maupun guru umum.

Kepala Sekolah (Kepsek) SLBN, I Ketut Dina Arta kepada Songulara mengatakan, guru yang memiliki kualifikasi pendidikan PLB saat ini hanya ada dua orang, itupun hanya Diploma II (DII).

“Lalu pernah ada guru berkualifikasi PLB sebanyak lima orang mengajar disini, tapi masih berstatus kontrak satu tahun. Saat kontrak selesai dan mereka kembali, memang sangat terasa perbedaanya, karena mereka tahu penanganan siswa berkebutuhan khusus,” terang Ketut, Selasa (17/10).

Meskipun hanya sebentar, namun sempat terjadi proses transformasi ilmu dari guru kontrak PLB dengan cara memaksimalkan kerja kelompok guru. Sehingga tenaga pengajar yang ada di SLB saat ini sempat mencerap ilmu mereka.

Baca Juga

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 42 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 44 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

Sempat ada niat katanya menambah jumlah guru disekolah yang ia pimpin, karena memang masih terbatas. Hanya saja, anggaran yang dimiliki juga sangat minim, karena masih mengandalkan dana bantuan opersional sekolah (BOS). Itupun, dana BOS yang seharusnya diterima sekrang belum juga tercairkan.

“BOS SLB kurang lebih Rp19 juta, sementara guru honor kami disini jumlahnya 11 orang,” katanya.

Namun dengan segala keterbatasan yang ada, pihaknya akan terus berupaya menjalankan tanggung jawab mereka sebagai pengajar di sekolah bagi para siswa berkebutuhan khusus tersebut.

Esensi pendidikan yang dilakukan di SLB tetap berorientasi mengembangkan potensi setiap anak walaupun dalam kondisi berkebutuhan khusus. Paling tidak katanya ada suatu bakat yang menonjol yang bisa terus dikembangkan.

“Kami akan terus memfasilitasi proses belajar siswa dimanapun tempat yang ia senangi diseputaran sekolah ini, selama tempat itu tidak membahayakan mereka. Karena mau kami paksakan untuk bejalar dikelas, mereka terkadang lebih memilih belajar ditempat yang disenangi, dan ditempat itu pula guru selalu mendampingi,” katanya.

Ia berharap kedepan, instansi terkait dapat membantu pemenuhan tenaga pengajar berkualifikasi PLB, agar tingkat pendidikan di SLB bisa terus berkembang. ARDAT

ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Pemkab Belum Bisa Realisasikan Upah Layak Guru Honda

Sesudah

Pelaku Usaha Mikro Harus Mendapat Sentuhan Langsung

TerkaitPostingan

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

31 Juli 2026
Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi "Bangkalan"

Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi “Bangkalan”

31 Juli 2026
Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

31 Juli 2026
Bappelitbangda Parigi Moutong Ajukan HAKI Durian Montong ke Kemenkum

Bappelitbangda Parigi Moutong Ajukan HAKI Durian Montong ke Kemenkum

31 Juli 2026
Pemkab Parigi Moutong Segera Surati Gubernur, Minta Tambang Kayuboko Dihentikan Sementara

Pemkab Parigi Moutong Segera Surati Gubernur, Minta Tambang Kayuboko Dihentikan Sementara

30 Juli 2026
Krenova 2026 Tetap Digelar, Bappelitbangda Parigi Moutong Fokuskan Lomba untuk Masyarakat dan OPD

Krenova 2026 Tetap Digelar, Bappelitbangda Parigi Moutong Fokuskan Lomba untuk Masyarakat dan OPD

31 Juli 2026

Pilihan Editor

Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi "Bangkalan"

Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi “Bangkalan”

31 Juli 2026
Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

31 Juli 2026
Rahmawati M. Nur Dorong Pembenahan Drainase Kota Parigi Masuk Prioritas Pembangunan

Rahmawati M. Nur Dorong Pembenahan Drainase Kota Parigi Masuk Prioritas Pembangunan

29 Juli 2026
BRMP Sulteng Targetkan PM-AAS di 2.380 Hektare Sawah Parigi Moutong

BRMP Sulteng Targetkan PM-AAS di 2.380 Hektare Sawah Parigi Moutong

28 Juli 2026
Krenova 2026 Tetap Digelar, Bappelitbangda Parigi Moutong Fokuskan Lomba untuk Masyarakat dan OPD

Krenova 2026 Tetap Digelar, Bappelitbangda Parigi Moutong Fokuskan Lomba untuk Masyarakat dan OPD

31 Juli 2026

Artikel Terkini

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 42 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

1 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 44 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

1 Agustus 2026
54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

31 Juli 2026
Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi "Bangkalan"

Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi “Bangkalan”

31 Juli 2026
Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

31 Juli 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In