PARIGI MOUTONG – Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Irawati, S.A.P., M.A.P., memastikan seluruh aspirasi masyarakat Desa Maranti, Kecamatan Mepanga, tidak akan berhenti pada forum reses semata. Berbagai usulan yang diterimanya akan dikawal hingga tahap pembahasan bersama pemerintah daerah, dengan persoalan jalan rusak dan akses layanan kesehatan darurat menjadi prioritas utama.
Komitmen tersebut disampaikan Irawati saat melaksanakan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025/2026 di Dusun IV, Lapangan Desa Maranti, Rabu (5/8/2026). Kegiatan itu dihadiri Kepala Desa Maranti beserta perangkat desa, bendahara desa, Imam Masjid Desa Maranti, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, dan ratusan warga.
Dalam dialog bersama masyarakat, keluhan yang paling banyak disampaikan berkaitan dengan buruknya kondisi jalan menuju desa. Warga menilai kerusakan jalan tidak hanya menghambat aktivitas sehari-hari dan distribusi hasil pertanian, tetapi juga berdampak pada pelayanan kesehatan dalam situasi darurat.
Masyarakat bahkan mengungkapkan pernah terjadi kasus pasien persalinan yang meninggal dunia akibat terlambat mendapatkan penanganan medis karena akses jalan yang rusak serta keterbatasan kendaraan darurat. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius dalam forum reses.
Menanggapi aspirasi itu, Irawati menegaskan akan menjadikan persoalan infrastruktur jalan dan akses pelayanan kesehatan darurat sebagai salah satu agenda yang terus diperjuangkan di DPRD.
Meski bidang infrastruktur bukan merupakan ruang lingkup Komisi II DPRD yang menjadi tempatnya bertugas, Irawati menyatakan tetap akan mengawal persoalan tersebut melalui fungsi pengawasan DPRD serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Ia juga mengaku secara konsisten menyampaikan kebutuhan pembangunan jalan dan jembatan menuju Desa Maranti setiap kali bertemu Bupati maupun Wakil Bupati Parigi Moutong. Menurutnya, perbaikan akses tersebut menjadi kebutuhan mendesak demi menjamin keselamatan warga sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Selain persoalan infrastruktur, warga turut mengusulkan berbagai program di sektor pertanian, perkebunan, dan pemberdayaan ekonomi.
Sebagai anggota Komisi II DPRD yang membidangi ekonomi, keuangan, pertanian, perkebunan, dan kelautan, Irawati menerima usulan bantuan bibit kakao dan bibit durian unggul untuk meningkatkan produktivitas petani.
Di bidang ekonomi kerakyatan, masyarakat juga mengusulkan bantuan peralatan perbengkelan bagi kelompok usaha, perlengkapan prasmanan, seragam PKK, hingga pelatihan keterampilan yang disertai bantuan peralatan usaha sebagai upaya meningkatkan pendapatan masyarakat.
Sementara pada sektor infrastruktur, warga meminta pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT), rehabilitasi jembatan, serta perbaikan jalan desa guna memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian.
Irawati memastikan seluruh aspirasi yang berkaitan dengan bidang kerja Komisi II akan diperjuangkan melalui pembahasan bersama OPD mitra kerja DPRD agar dapat diakomodasi dalam program pembangunan daerah sesuai mekanisme yang berlaku.
Di sela kegiatan, Irawati juga menyerahkan bantuan pribadi berupa material bangunan untuk mendukung pembangunan Masjid Desa Maranti sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. Ia turut mengajak generasi muda menjauhi penyalahgunaan narkoba dan praktik judi online yang dinilai dapat merusak masa depan.
Seluruh aspirasi masyarakat yang dihimpun dalam kegiatan reses telah didokumentasikan oleh Sekretariat DPRD Kabupaten Parigi Moutong. Aspirasi tersebut selanjutnya akan menjadi bahan pembahasan dalam proses perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah, sehingga usulan warga dapat diperjuangkan melalui mekanisme yang berlaku.









