PARIGI MOUTONG – Ketua DPRD Parigi Moutong, Alfres Tonggiroh, meminta pemerintah daerah segera memproses penggunaan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk menangani bencana dan memenuhi kebutuhan warga terdampak di sejumlah titik.
Alfres mengatakan penanganan bencana harus menjadi prioritas dalam kebijakan efisiensi anggaran daerah. Menurut dia, anggaran yang tersedia perlu diarahkan pada kebutuhan paling mendesak bagi masyarakat.
“Dalam efisiensi ini, kita berharap anggaran yang ada semuanya harus diarahkan kepada kebutuhan yang menjadi prioritas. Apalagi situasi dan kondisi daerah kita saat ini sedang marak bencana. Itu juga harus kita persiapkan secara dini,” ujar Alfres di ruang kerjanya, Jumat, 28 Agustus 2026.
Ia menilai kesiapsiagaan bencana harus disesuaikan dengan kondisi dan potensi ancaman di Parigi Moutong. Pemerintah daerah, kata dia, tidak cukup hanya mengantisipasi satu jenis bencana berdasarkan kondisi nasional.
“Kita siap siaga menghadapi kemarau panjang dan kebakaran hutan, tetapi ternyata yang terjadi justru banjir bandang. Secara nasional, El Niño memang sangat mengkhawatirkan sehingga dilakukan berbagai langkah kesiapsiagaan. Namun, kondisi di daerah kita justru berbeda,” katanya.
Alfres berharap BTT segera digunakan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Saya berharap penggunaan BTT untuk bencana ini secepat mungkin dan betul-betul diprioritaskan untuk kebutuhan masyarakat, khususnya saudara-saudara kita yang berada di beberapa titik terdampak,” ujarnya.
Ia juga mendorong pemerintah daerah mempercepat koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat dalam penanganan bencana.
“Pemerintah daerah pasti akan berkoordinasi langsung dan cepat dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. Bencana ini harus kita gotong royong,” katanya.*










