PARIGI MOUTONG – Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, menyusul masih adanya kendala di lapangan dalam pelaksanaan program Berani Sehat dan Sehat Bersama.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Parigi Moutong, Darlin, menyampaikan bahwa seluruh puskesmas di daerah tersebut telah mengimplementasikan program prioritas pemerintah daerah dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Ia menjelaskan, sebanyak 16 puskesmas rawat inap dan 8 puskesmas rawat jalan telah menerapkan layanan kesehatan gratis, termasuk pengobatan gratis, rujukan pasien gratis, hingga pemulangan jenazah gratis.
Meski demikian, Darlin mengakui bahwa pelaksanaan di lapangan belum sepenuhnya optimal. Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan hingga ke tingkat fasilitas pelayanan kesehatan paling bawah.
Jika masih terdapat kendala di lapangan atau dinilai belum optimal, Darlin mengatakan jajarannya akan berupaya lebih maksimal dalam memberikan pelayanan, sehingga program prioritas Bupati Erwin Burase dan Wakil Bupati Abd. Sahid benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Hal tersebut disampaikan dalam rapat bersama Komisi IV DPRD Parigi Moutong yang digelar di ruang rapat paripurna DPRD, Senin (6/4/2026), yang turut dihadiri Bappelitbangda, rumah sakit, BPJS, serta 24 puskesmas.
Dalam forum tersebut, DPRD menyoroti sejumlah persoalan pelayanan kesehatan, seperti lambannya proses rujukan pasien dan belum optimalnya pelaksanaan program kesehatan gratis di lapangan.
Menanggapi hal itu, Dinas Kesehatan menegaskan akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh fasilitas layanan kesehatan, termasuk puskesmas dan rumah sakit, guna memastikan pelayanan berjalan lebih cepat, tepat, dan merata.
Selain itu, evaluasi terhadap sistem rujukan, termasuk pemanfaatan Sistem Rujukan Terintegrasi (SISRUTE), juga menjadi perhatian untuk meningkatkan efektivitas layanan bagi masyarakat.
Dalam rapat tersebut, sejumlah kepala puskesmas juga diminta menyampaikan kendala yang dihadapi selama pelaksanaan program. Dinas Kesehatan memastikan setiap masukan akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan layanan ke depan.
Melalui langkah tersebut, Dinas Kesehatan Parigi Moutong menargetkan pelayanan kesehatan yang lebih optimal dan responsif, sejalan dengan program prioritas daerah di sektor kesehatan.*








