Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Diduga Bunuh Diri, Remaja di Siniu Parigi Moutong Ditemukan Tergantung di Kamar

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
14 Februari 2026
Waktu Membaca: 2 mins baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
14 Februari 2026
Diduga Bunuh Diri, Remaja di Siniu Parigi Moutong Ditemukan Tergantung di Kamar

PARIGI MOUTONG – Seorang remaja perempuan berinisial KA (17) ditemukan meninggal dunia di kamar rumah orang tuanya di Desa Siniu, Kecamatan Siniu, Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu (14/2/2026) pagi. Korban ditemukan dalam kondisi tergantung menggunakan tali nilon berwarna hitam.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 Wita dan dilaporkan warga kepada aparat. Personel Polsek Ampibabo bersama Kanit Reskrim segera menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 07.00 Wita ibu korban, YD (42), meminta anaknya menanak nasi sebelum berangkat menjual ikan di lapak yang berjarak sekitar 300 meter dari rumah. Sekitar pukul 07.45 Wita, nenek korban yang melintas mencium bau hangus dari dalam rumah dan mendapati kompor masih menyala di dapur.

Setelah kompor dimatikan, nenek korban memberi tahu ibu korban bahwa nasi hangus dan korban tidak terlihat di rumah. Ibu korban segera pulang dan memeriksa kamar anaknya, lalu mendapati korban sudah tergantung pada balok rangka rumah dengan tali nilon melilit di leher.

Baca Juga

BRMP Sulteng Targetkan PM-AAS di 2.380 Hektare Sawah Parigi Moutong

LPAP El Capitan Indonesia Wacanakan Agenda Besar Pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Tanam Mangrove di Hari Bumi, Upaya Jaga Pesisir Parigi Moutong dari Ancaman Abrasi

Teriakan ibu korban mengundang perhatian tetangga, termasuk seorang nelayan berinisial PL (55) yang kemudian membantu memotong tali menggunakan pisau. Warga sempat membawa korban ke Puskesmas Kecamatan Siniu untuk mendapat pertolongan medis, namun nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Sekitar pukul 08.05 Wita, polisi tiba di lokasi, melakukan olah TKP, serta mengamankan barang bukti berupa tali nilon yang digunakan korban. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan guna kepentingan penyelidikan.

Kapolsek Ampibabo IPTU Safrin H. Abdullah mengatakan pihaknya telah mengambil langkah sesuai prosedur.

“Begitu menerima laporan dari masyarakat, anggota langsung menuju TKP untuk melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara. Kami juga telah meminta keterangan dari saksi-saksi serta mengamankan barang bukti yang ditemukan di lokasi,” tegas IPTU Safrin.

Ia menambahkan, polisi sempat menyarankan agar dilakukan visum maupun otopsi untuk memastikan penyebab kematian. Namun, keluarga korban menolak secara tertulis dan telah menandatangani berita acara penolakan otopsi.

“Kami menghormati keputusan keluarga yang menolak dilakukan otopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi. Meski demikian, penyelidikan tetap kami lakukan secara profesional untuk memastikan tidak ada unsur pidana lain dalam peristiwa ini,” lanjutnya.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum tentu benar.

“Kami mengimbau warga tetap tenang dan tidak terprovokasi isu-isu yang belum tentu benar. Apabila ada informasi tambahan, segera sampaikan kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti secara hukum,” ujarnya.

Polisi berencana mengintensifkan peran Bhabinkamtibmas untuk melakukan pendekatan persuasif kepada keluarga korban serta masyarakat sekitar guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap kondisi psikologis remaja dan komunikasi dalam keluarga agar tragedi serupa tidak terulang kembali.*

Tag: Bunuh DiriParigi Moutong
ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Longsor di Ampibabo Tewaskan Penambang, Aktivitas Pertambangan Ilegal Diduga Dibiayai Pemodal Luar Daerah

Sesudah

Bupati Erwin Burase Tekankan Peran Strategis Perempuan di HUT ke-38 WHDI Parigi Moutong

TerkaitPostingan

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

31 Juli 2026
Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi "Bangkalan"

Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi “Bangkalan”

31 Juli 2026
Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

31 Juli 2026
Bappelitbangda Parigi Moutong Ajukan HAKI Durian Montong ke Kemenkum

Bappelitbangda Parigi Moutong Ajukan HAKI Durian Montong ke Kemenkum

31 Juli 2026
Pemkab Parigi Moutong Segera Surati Gubernur, Minta Tambang Kayuboko Dihentikan Sementara

Pemkab Parigi Moutong Segera Surati Gubernur, Minta Tambang Kayuboko Dihentikan Sementara

30 Juli 2026
Krenova 2026 Tetap Digelar, Bappelitbangda Parigi Moutong Fokuskan Lomba untuk Masyarakat dan OPD

Krenova 2026 Tetap Digelar, Bappelitbangda Parigi Moutong Fokuskan Lomba untuk Masyarakat dan OPD

31 Juli 2026

Pilihan Editor

Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi "Bangkalan"

Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi “Bangkalan”

31 Juli 2026
Disdikbud Parigi Moutong Percepat Penyaluran Seragam Sekolah Gratis untuk 14.125 Siswa Baru

Disdikbud Parigi Moutong Percepat Penyaluran Seragam Sekolah Gratis untuk 14.125 Siswa Baru

29 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 42 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

1 Agustus 2026
DPRD Parigi Moutong Pertanyakan Waktu Penyaluran DBH, Pemprov Sebut SK Rp24 Miliar Sudah Terbit

DPRD Parigi Moutong Pertanyakan Waktu Penyaluran DBH, Pemprov Sebut SK Rp24 Miliar Sudah Terbit

28 Juli 2026
Bupati Erwin Burase: PM-AAS Langkah Nyata Menuju Swasembada Pangan

Bupati Erwin Burase: PM-AAS Langkah Nyata Menuju Swasembada Pangan

28 Juli 2026

Artikel Terkini

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 42 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

1 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 44 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

1 Agustus 2026
54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

31 Juli 2026
Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi "Bangkalan"

Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi “Bangkalan”

31 Juli 2026
Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

31 Juli 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In