PARIGI MOUTONG – Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, menyoroti kerusakan fasilitas sanitasi di Puskesmas Sausu, Desa Sausu Trans, Kecamatan Sausu, setelah menemukan lima unit toilet tidak dapat difungsikan saat meninjau fasilitas kesehatan tersebut, Kamis (8/5/2026) malam.
Kerusakan fasilitas itu berdampak langsung pada pelayanan pasien rawat inap. Pasien yang dirawat di lantai bawah terpaksa naik ke lantai dua untuk menggunakan toilet karena fasilitas di lantai bawah tidak dapat digunakan.
“Ini harus segera diprioritaskan, karena pasien rawat inap di lantai bawah harus naik ke lantai dua hanya untuk menggunakan WC,” kata Erwin Burase saat meninjau lokasi.
Kunjungan itu dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan warga yang disampaikan dalam rapat kerja di Balai Desa Sausu Torono terkait kerusakan fasilitas sanitasi di puskesmas tersebut.
Dalam peninjauan itu, Erwin didampingi Ketua DPRD Parigi Moutong, Alfres Tonggiroh, Sekretaris Daerah Zulfinasran A. Tiangso, Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPRP Muhammad Aflianto Hamzah, serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Darlin.
Dari hasil peninjauan, ditemukan dugaan persoalan pada sistem saluran pembuangan limbah. Lima unit toilet diketahui terhubung pada satu titik pembuangan yang sama, sehingga penampungan limbah diduga cepat penuh dan menyebabkan toilet tidak dapat difungsikan secara normal.
Pihak Puskesmas Sausu menyampaikan, persoalan tersebut telah terjadi sejak gedung baru selesai dibangun dan mulai digunakan untuk pelayanan kesehatan masyarakat.
Menanggapi kondisi itu, Erwin meminta Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPRP segera menyusun perencanaan perbaikan agar dapat diprioritaskan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan.
“Tolong Pak Plt Kepala Dinas PUPRP segera buat perencanaan perbaikan WC agar bisa diprioritaskan dalam APBD Perubahan, karena ini sangat mendesak,” ujar Erwin.
Menurut Erwin, fasilitas pelayanan kesehatan harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena berkaitan langsung dengan kenyamanan dan keselamatan masyarakat selama menjalani perawatan.
“Pelayanan kesehatan yang baik bukan hanya soal tenaga medis, tetapi juga didukung fasilitas yang layak dan dapat digunakan dengan baik oleh masyarakat,” tambahnya.
Gedung baru Puskesmas Sausu diketahui dibangun pada 2024 oleh CV Bolle Cipta Sejahtera dengan nilai kontrak sebesar Rp9.325.364.368 yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Saat proses pembangunan berlangsung, proyek tersebut sempat menjadi sorotan karena mengalami keterlambatan penyelesaian pekerjaan.
Usai meninjau Puskesmas Sausu, Erwin melanjutkan kunjungan ke Koperasi Merah Putih di Desa Sausu Trans untuk melihat perkembangan pembangunan gerai koperasi.*








