Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Tiga Tahun Tanpa Penularan, Parigi Moutong Capai Eradikasi Frambusia

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
6 April 2026
Waktu Membaca: 1 min baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
9 April 2026
Tiga Tahun Tanpa Penularan, Parigi Moutong Capai Eradikasi Frambusia

Ilustrasi

PARIGI MOUTONG – Kabupaten Parigi Moutong resmi menyandang status eradikasi frambusia setelah tiga tahun berturut-turut tidak ditemukan kasus maupun penularan penyakit tersebut, berdasarkan penilaian Kementerian Kesehatan pada 2025.

“Kabupaten Parigi Moutong telah dinyatakan eradikasi frambusia dalam tiga tahun terakhir,” ungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Parigi Moutong, Yunita Tagunu, di Parigi, Senin (6/4/2026).

Status eradikasi tersebut menunjukkan bahwa penyakit frambusia telah hilang dan tidak lagi menular di wilayah Kabupaten Parigi Moutong dalam periode tersebut.

Yunita menjelaskan, sebelum mencapai tahap eradikasi, daerah ini terlebih dahulu berstatus eliminasi, yaitu kondisi ketika kasus frambusia masih ditemukan, tetapi dalam jumlah terbatas dan terkendali atau bersifat impor.

Frambusia merupakan penyakit kulit menular yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum pertenue dan penularannya terjadi melalui kontak langsung dengan ruam pada kulit penderita.

“Penyakit frambusia menular melalui kontak langsung dengan ruam pada kulit pengidapnya,” jelas Yunita.

Menurutnya, penyebaran penyakit ini erat kaitannya dengan rendahnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di masyarakat. Oleh karena itu, peningkatan kualitas PHBS menjadi faktor penting dalam upaya pengendalian hingga eliminasi penyakit tersebut.

Untuk mencapai status eradikasi, Dinas Kesehatan Parigi Moutong telah melakukan berbagai persiapan sejak 2024 guna memenuhi syarat penilaian dari Kementerian Kesehatan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah survei pemeriksaan darah terhadap anak-anak di sejumlah puskesmas.

“Hasilnya, tidak ditemukan pengidap penyakit frambusia,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan ini menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap perilaku hidup bersih dan sehat.

“Artinya dengan eradikasi ini, secara umum PHBS masyarakat Kabupaten Parigi Moutong sudah bagus, karena tidak ada lagi ditemukan penyakit frambusia ini,” pungkasnya.*

Tag: Dinkes Parigi MoutongFrambusiaPemkab Parigi MoutongPHBS
ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Dinkes Parigi Moutong Terapkan Layanan Kesehatan Simpatik, Dorong Pelayanan Lebih Humanis

Sesudah

DPRD Parigi Moutong Evaluasi Program Berani Sehat dan Sehat Bersama

TerkaitPostingan

DPRD Parigi Moutong Minta Pemda Utamakan Kompetensi Asosiasi Nelayan dalam Kerja Sama Investor

DPRD Parigi Moutong Minta Pemda Utamakan Kompetensi Asosiasi Nelayan dalam Kerja Sama Investors

21 Juli 2026
Fraksi Perindo Soroti Efektivitas Belanja dalam Pertanggungjawaban APBD 2025

Fraksi Perindo Soroti Efektivitas Belanja dalam Pertanggungjawaban APBD 2025

21 Juli 2026
Program Stunting DASHAT dan Minlok DP3AP2KB Masuk Temuan BPK, DPRD Minta Inspeksi Khusus

Program Stunting DASHAT dan Minlok DP3AP2KB Masuk Temuan BPK, DPRD Minta Inspeksi Khusus

17 Juli 2026
Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

14 Juli 2026
Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru

Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru

13 Juli 2026
Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik

Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik

13 Juli 2026

Pilihan Editor

Gempa Bumi Terkini 5.2 M Guncang 234 km BaratLaut PULAUKARATUNG-SULUT

22 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 6.2 M Guncang 198 km BaratLaut TAHUNA-KEP.SANGIHE-SULUT

16 Juli 2026
Program Stunting DASHAT dan Minlok DP3AP2KB Masuk Temuan BPK, DPRD Minta Inspeksi Khusus

Program Stunting DASHAT dan Minlok DP3AP2KB Masuk Temuan BPK, DPRD Minta Inspeksi Khusus

17 Juli 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Pemda Utamakan Kompetensi Asosiasi Nelayan dalam Kerja Sama Investor

DPRD Parigi Moutong Minta Pemda Utamakan Kompetensi Asosiasi Nelayan dalam Kerja Sama Investors

21 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.0 M Guncang 79 km BaratDaya KAB-SUKABUMI-JABAR

19 Juli 2026

Artikel Terkini

Gempa Bumi Terkini 5.2 M Guncang 234 km BaratLaut PULAUKARATUNG-SULUT

22 Juli 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Pemda Utamakan Kompetensi Asosiasi Nelayan dalam Kerja Sama Investor

DPRD Parigi Moutong Minta Pemda Utamakan Kompetensi Asosiasi Nelayan dalam Kerja Sama Investors

21 Juli 2026
Fraksi Perindo Soroti Efektivitas Belanja dalam Pertanggungjawaban APBD 2025

Fraksi Perindo Soroti Efektivitas Belanja dalam Pertanggungjawaban APBD 2025

21 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.0 M Guncang 79 km BaratDaya KAB-SUKABUMI-JABAR

19 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 146 km BaratLaut TAHUNA-KEP.SANGIHE-SULUT

18 Juli 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In