PARIGI MOUTONG – Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Arman Lawaha, melaksanakan agenda reses masa persidangan tahun 2026 di Dusun 4, Desa Sienjo, Kecamatan Toribulu, Rabu (22/4/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat di daerah pemilihan (Dapil) II untuk menyampaikan berbagai kebutuhan mendesak, mulai dari sektor kesehatan, pertanian, hingga fasilitas umum.
Dalam pertemuan itu, Arman menyampaikan informasi terkait pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya operasional mobil ambulans yang kini sepenuhnya ditanggung pemerintah melalui program “Sehat Bersama”.
“Masyarakat tidak perlu lagi memikirkan biaya bensin untuk ambulans. Semuanya gratis karena ini merupakan bagian dari program pemerintah ‘Sehat Bersama’,” ujar Arman di hadapan warga.
Selain pelayanan kesehatan, sektor pertanian menjadi salah satu isu utama yang disampaikan warga. Perwakilan masyarakat Desa Sienjo dan Desa Poli, Kecamatan Tinombo Selatan, mengusulkan bantuan bibit padi unggul dan pestisida sebanyak 500 liter guna mendukung produktivitas pertanian.
Khusus warga Desa Sienjo, mereka juga mengusulkan bantuan alat dan mesin pertanian berupa traktor sawah untuk menunjang pengolahan lahan yang selama ini masih dilakukan secara terbatas.
Di sektor keagamaan dan fasilitas umum, warga Dusun 4 Desa Sienjo meminta dukungan untuk melanjutkan renovasi masjid desa yang hingga kini belum rampung. Selain itu, masyarakat juga mengusulkan bantuan modal usaha bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pengadaan kursi untuk kebutuhan fasilitas desa.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Arman menegaskan komitmennya untuk mengawal seluruh usulan masyarakat agar dapat diperjuangkan dalam program kerja pemerintah daerah dan dibahas dalam forum legislatif.
“Semua aspirasi, mulai dari infrastruktur rumah ibadah hingga sarana pertanian, telah kami catat untuk diperjuangkan dalam rapat paripurna mendatang,” pungkasnya.
Kegiatan reses itu turut dihadiri Camat Toribulu, Sekretaris Kecamatan Toribulu, Kepala Desa Sienjo, serta Kepala Desa Pinotu yang mendampingi jalannya dialog bersama masyarakat.*







