Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Reses di Beraban, Ketua DPRD Parigi Moutong Desak Penanganan Penyakit Durian Montong

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
23 April 2026
A A
Reses di Beraban, Ketua DPRD Parigi Moutong Desak Penanganan Penyakit Durian Montong

Ketua DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Alfres Masboy Tonggiroh, saat menggelar reses di Desa Beraban, Kecamatan Balinggi, Rabu malam (22/4/2026). Foto: Humas Sekretariat DPRD Parigi Moutong

PARIGI MOUTONG – Ketua DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Alfres Masboy Tonggiroh, menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan hak petani saat menggelar reses di Desa Beraban, Kecamatan Balinggi, Rabu (22/4/2026).

Dalam agenda serap aspirasi itu, ia menyoroti anjloknya produksi durian montong akibat serangan penyakit yang belum teridentifikasi secara pasti dan mendesak instansi terkait segera mengambil langkah penanganan.

Dalam pertemuan tersebut, para petani menyampaikan keluhan terkait serangan penyakit yang oleh warga setempat dikenal sebagai penyakit “Bangkalan”. Penyakit itu menyebabkan produktivitas durian montong menurun drastis, dari rata-rata 10 ton menjadi hanya 1 ton per musim panen atau turun hingga 90 persen.

Baca Juga

DPRD Parigi Moutong Konsultasi ke BNPB RI Bahas Percepatan Penanganan Bencana

RDP DPRD Parigi Moutong Desak Pembentukan Satgas dan BNN

DPRD Parigi Moutong Tantang Pemda Gelar Tes Urin untuk Pejabat

Menanggapi kondisi itu, Alfres melontarkan kritik kepada dinas terkait agar lebih responsif terhadap persoalan yang dihadapi petani, mengingat durian montong merupakan salah satu komoditas unggulan dan penopang ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.

“Petani durian kita ini pahlawan ekonomi daerah, bahkan produknya sudah ekspor. Tapi kenapa saat pohon mereka sakit, pemerintah seolah tidak hadir? Saya tegaskan ke Dinas Pertanian, jangan biarkan petani berjuang sendiri. Segera turunkan tim ahli untuk meneliti, jangan biarkan petani hanya bergantung pada obat-obat komersial,” tegas Alfres di hadapan konstituennya.

Selain persoalan pertanian, dalam reses itu warga juga mengusulkan perbaikan Jaringan Irigasi Desa (JIDES) di Dusun 2 Desa Beraban. Infrastruktur irigasi yang rusak selama ini disebut kerap memicu banjir hingga merendam permukiman warga dan area pura.

Alfres mengatakan, di tengah keterbatasan anggaran daerah akibat efisiensi sekitar Rp200 miliar yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong karena tekanan ekonomi global dan beban belanja pegawai P3K, usulan yang bersifat mendesak tetap menjadi prioritas.

“Kita harus jujur soal anggaran yang terbatas. Namun, untuk urusan mendesak seperti irigasi dan penanganan banjir di Beraban, tidak ada tawar-menawar. Ini prioritas!” imbuhnya.

Ia meminta pemerintah desa segera menyerahkan proposal teknis yang dilengkapi titik koordinat agar usulan perpanjangan saluran irigasi sepanjang 550 meter dapat segera dimasukkan ke dalam sistem perencanaan pembangunan daerah.

Selain itu, Alfres juga menyatakan kesiapannya membantu permohonan material pembangunan Pura Puncaksari melalui dana Pokok Pikiran (Pokir), dengan syarat seluruh dokumen administrasi dipenuhi sesuai ketentuan hukum.

“Bantuan rumah ibadah bisa kita bantu, tapi syaratnya harus ketat. Harus ada sertifikat atau surat keterangan tanah dari desa dan titik koordinat yang presisi. Ini demi keamanan bersama agar tidak ada korupsi administratif di kemudian hari,” jelasnya.

Pada akhir pertemuan, Alfres kembali menegaskan sikap politiknya untuk menjaga wilayah Balinggi dan Torue dari aktivitas pertambangan. Menurutnya, kawasan tersebut harus tetap difokuskan sebagai wilayah pertanian untuk menjaga ketahanan pangan daerah.

“Balinggi adalah lumbung pangan kita. Saya secara pribadi dan lembaga menolak keras segala bentuk izin tambang di sini. Lebih baik kita fokus pada perbaikan infrastruktur pertanian dan pembukaan akses ekonomi baru seperti jalan penghubung Sigi-Sausu yang sedang kita upayakan,” pungkasnya.

Tags: DPRD Parigi MoutongReses
ShareTweet
Previous Post

DLH Parigi Moutong Soroti Dampak Tambang terhadap Lingkungan Pesisir

Next Post

Reses di Sienjo, Arman Lawaha Serap Aspirasi Pertanian hingga Renovasi Masjid

Artikel Lainnya

Bupati Erwin Burase Tindak Lanjuti Keluhan Warga Desa Air Panas, Tambang Dihentikan Sementara

Bupati Erwin Burase Tindak Lanjuti Keluhan Warga Desa Air Panas, Tambang Dihentikan Sementara

25 Juni 2026
Pemkab Parigi Moutong Siapkan 88,7 Ton Benih Padi untuk Sawah Terdampak Banjir di Parigi Selatan

Pemkab Parigi Moutong Siapkan 88,7 Ton Benih Padi untuk Sawah Terdampak Banjir di Parigi Selatan

24 Juni 2026
Ruang Rawat Inap Sering Penuh, RSUD Anuntaloko Tetap Layani Pasien Rujukan

Ruang Rawat Inap Sering Penuh, RSUD Anuntaloko Tetap Layani Pasien Rujukan

24 Juni 2026
RSUD Anuntaloko Minta BPJS Kesehatan Perkuat Sosialisasi Mobile JKN

RSUD Anuntaloko Minta BPJS Kesehatan Perkuat Sosialisasi Mobile JKN

23 Juni 2026
DPRD Parigi Moutong Konsultasi ke BNPB RI Bahas Percepatan Penanganan Bencana

DPRD Parigi Moutong Konsultasi ke BNPB RI Bahas Percepatan Penanganan Bencana

23 Juni 2026
Gerak Cepat Bupati Erwin Burase Tangani Infrastruktur dan Akses Warga Pasca Banjir

Gerak Cepat Bupati Erwin Burase Tangani Infrastruktur dan Akses Warga Pasca Banjir

23 Juni 2026

Comments 2

  1. Ping-balik: Reses di Sienjo, Arman Lawaha Serap Aspirasi Pertanian hingga Renovasi Masjid - Songulara
  2. Ping-balik: Arnol Aholai Tampung Aspirasi Warga, APAR hingga Beronjong Jadi Prioritas - Songulara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Bupati Erwin Burase Tindak Lanjuti Keluhan Warga Desa Air Panas, Tambang Dihentikan Sementara

Bupati Erwin Burase Tindak Lanjuti Keluhan Warga Desa Air Panas, Tambang Dihentikan Sementara

25 Juni 2026
Pemkab Parigi Moutong Siapkan 88,7 Ton Benih Padi untuk Sawah Terdampak Banjir di Parigi Selatan

Pemkab Parigi Moutong Siapkan 88,7 Ton Benih Padi untuk Sawah Terdampak Banjir di Parigi Selatan

24 Juni 2026
Ruang Rawat Inap Sering Penuh, RSUD Anuntaloko Tetap Layani Pasien Rujukan

Ruang Rawat Inap Sering Penuh, RSUD Anuntaloko Tetap Layani Pasien Rujukan

24 Juni 2026

Terpopuler

  • Gerak Cepat Bupati Erwin Burase Tangani Infrastruktur dan Akses Warga Pasca Banjir

    Gerak Cepat Bupati Erwin Burase Tangani Infrastruktur dan Akses Warga Pasca Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Erwin Burase Tindak Lanjuti Keluhan Warga Desa Air Panas, Tambang Dihentikan Sementara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Parigi Moutong Siapkan 88,7 Ton Benih Padi untuk Sawah Terdampak Banjir di Parigi Selatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Anuntaloko Parigi Tempatkan Duta Mobile JKN untuk Dorong Layanan Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ganti Nama Penerima, Penyaluran Beras Bantuan Pangan oleh Dinsos di Keluhkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In