Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

DLH Parigi Moutong Soroti Dampak Tambang terhadap Lingkungan Pesisir

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
22 April 2026
Waktu Membaca: 2 mins baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
22 April 2026
DLH Parigi Moutong Soroti Dampak Tambang terhadap Lingkungan Pesisir

Sekretaris DLH Parigi Moutong, Tri Nugraha Adhyarta saat mengikuti diskusi lingkungan bersama sejumlah warga dan pegiat lingkungan sebagai bagian dari upaya pelestarian dan rehabilitasi ekosistem pantai. Foto : Goza

PARIGI MOUTONG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menyoroti dampak kerusakan lingkungan di kawasan pesisir yang diduga akibat aktivitas pertambangan, terutama terkait pencemaran air, udara, dan terganggunya ekosistem laut.

Persoalan tersebut mengemuka dalam peringatan Hari Bumi Sedunia yang dirangkaikan dengan diskusi lingkungan serta penanaman mangrove di pesisir Desa Mertasari, Kecamatan Parigi, Rabu (22/4/2026).

Sekretaris DLH Parigi Moutong, Tri Nugraha Adhyarta, mengatakan bahwa aktivitas pertambangan memberikan tekanan serius terhadap lingkungan. Limbah dari kegiatan tersebut berpotensi mengalir dari daratan hingga ke laut dan berdampak langsung pada biota yang menjadi sumber pangan masyarakat.

“Dampaknya tidak hanya pada lingkungan, tetapi juga bisa berpengaruh pada kesehatan masyarakat ke depan. Bisa jadi, ikan yang kita konsumsi sehari-hari telah terkontaminasi zat berbahaya akibat limbah pertambangan. Jika ini terjadi, bakal menimbulkan persoalan besar,” ujarnya.

Baca Juga

Bupati Parigi Moutong Tegaskan Kecamatan Kasimbar Bukan Wilayah Tambang

Tanam Mangrove di Hari Bumi, Upaya Jaga Pesisir Parigi Moutong dari Ancaman Abrasi

Pemda Parimo Diberikan Sosialisasi Penghargaan Kalpataru

Ia menjelaskan, persoalan lingkungan di daerah saat ini semakin kompleks. Di satu sisi, aktivitas pertambangan menjadi sumber penghidupan masyarakat, tetapi di sisi lain berpotensi melanggar aturan serta merusak lingkungan.

DLH, kata dia, tetap menjalankan fungsi pengawasan dan penegakan regulasi, sekaligus mendorong solusi bersama agar kebutuhan ekonomi masyarakat tetap terpenuhi tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.

Tri menegaskan bahwa penanganan persoalan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, melainkan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk pegiat lingkungan, komunitas, dan masyarakat.

Sebagai langkah nyata, penanaman mangrove terus dilakukan di kawasan pesisir Teluk Tomini, termasuk di Desa Mertasari, sebagai upaya rehabilitasi lingkungan dan mengurangi dampak pencemaran.

Menurut dia, mangrove tidak hanya berfungsi menahan abrasi, tetapi juga mampu menyaring sebagian limbah sebelum masuk ke laut. Namun, fungsi tersebut dinilai tidak akan optimal tanpa pengendalian pencemaran dari sumbernya.

DLH juga mendorong kegiatan pelestarian lingkungan yang diiringi dengan edukasi kepada masyarakat, terutama pelajar, guna meningkatkan kesadaran sejak dini.

Ia mengakui, peran komunitas seperti Kelompok Pecinta Alam di Parigi Moutong cukup signifikan dalam menjaga konsistensi gerakan pelestarian lingkungan, antara lain melalui program “1 Juta Mangrove untuk Teluk Tomini”.

“Mereka tetap aktif melakukan berbagai kegiatan secara mandiri, meskipun dengan keterbatasan dukungan,” ungkapnya.

Di sisi lain, Tri menyoroti tingginya volume limbah, termasuk sampah, yang bermuara ke laut sehingga memperberat beban ekosistem yang memiliki keterbatasan dalam menampung pencemaran.

“Kalau tidak ada upaya bersama untuk mengurangi dari sumbernya, maka kemampuan alam tidak akan cukup menanggung beban tersebut,” tegasnya.

Ke depan, DLH Parigi Moutong berkomitmen memperkuat upaya pelestarian lingkungan melalui dukungan terhadap program rehabilitasi, peningkatan edukasi, serta kolaborasi lintas pihak.

“Lingkungan ini adalah tanggung jawab bersama. Harus dijaga agar tetap lestari dan bisa dinikmati oleh generasi yang akan datang,” pungkasnya.*

Tag: DLH Parigi MoutongHari Bumi SeduniaTambang
ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

TMMD ke-128 Resmi Dibuka di Sausu Trans, Dorong Pemerataan Pembangunan Desa

Sesudah

Reses di Beraban, Ketua DPRD Parigi Moutong Desak Penanganan Penyakit Durian Montong

TerkaitPostingan

Muhammad Basuki Komitmen Kawal Aspirasi Warga Nambaru, Infrastruktur hingga Wisata Jadi Prioritas

Muhammad Basuki Komitmen Kawal Aspirasi Warga Nambaru, Infrastruktur hingga Wisata Jadi Prioritas

5 Agustus 2026
Diduga Manfaatkan IPR, Tambang Blok 6 Kayuboko Garap Lahan di Luar Titik Izin

Diduga Manfaatkan IPR, Tambang Blok 6 Kayuboko Garap Lahan di Luar Titik Izin

5 Agustus 2026
Pengendalian Inflasi dan Program 3 Juta Rumah Jadi Fokus Rakor Kemendagri

Pengendalian Inflasi dan Program 3 Juta Rumah Jadi Fokus Rakor Kemendagri

4 Agustus 2026
Warga Torue Usulkan Penguatan Sektor Pertanian dan Infrastruktur dalam Reses Alfres Tonggiroh

Warga Torue Usulkan Penguatan Sektor Pertanian dan Infrastruktur dalam Reses Alfres Tonggiroh

4 Agustus 2026
Warga Dapil V Minta Jalan Produksi Dibenahi, Leli Pariani Janji Kawal di APBD

Warga Dapil V Minta Jalan Produksi Dibenahi, Leli Pariani Janji Kawal di APBD

4 Agustus 2026
54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

31 Juli 2026

Pilihan Editor

Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi "Bangkalan"

Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi “Bangkalan”

31 Juli 2026
Krenova 2026 Tetap Digelar, Bappelitbangda Parigi Moutong Fokuskan Lomba untuk Masyarakat dan OPD

Krenova 2026 Tetap Digelar, Bappelitbangda Parigi Moutong Fokuskan Lomba untuk Masyarakat dan OPD

31 Juli 2026
Pemkab Parigi Moutong Segera Surati Gubernur, Minta Tambang Kayuboko Dihentikan Sementara

Pemkab Parigi Moutong Segera Surati Gubernur, Minta Tambang Kayuboko Dihentikan Sementara

30 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.6 M Guncang 114 km BaratLaut HALMAHERABARAT-MALUT

5 Agustus 2026
Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

31 Juli 2026

Artikel Terkini

Gempa Bumi Terkini 5.8 M Guncang 169 km BaratLaut TAHUNA-KEP.SANGIHE-SULUT

6 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.9 M Guncang 62 km BaratDaya PULAUDOI-MALUT

5 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.3 M Guncang 79 km BaratDaya KAB-PANGANDARAN-JABAR

5 Agustus 2026
Muhammad Basuki Komitmen Kawal Aspirasi Warga Nambaru, Infrastruktur hingga Wisata Jadi Prioritas

Muhammad Basuki Komitmen Kawal Aspirasi Warga Nambaru, Infrastruktur hingga Wisata Jadi Prioritas

5 Agustus 2026
Diduga Manfaatkan IPR, Tambang Blok 6 Kayuboko Garap Lahan di Luar Titik Izin

Diduga Manfaatkan IPR, Tambang Blok 6 Kayuboko Garap Lahan di Luar Titik Izin

5 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In