Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Bangunan Hampir Roboh, Relawan Amura Galang Dana untuk Sekolah Pedalaman

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
29 November 2025
Waktu Membaca: 2 mins baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
29 November 2025
Bangunan Hampir Roboh, Relawan Amura Galang Dana untuk Sekolah Pedalaman

PARIGI MOUTONG – Askara Muda Nusantara Indonesia (Amura) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, membuka penggalangan dana untuk pembangunan ulang Sekolah Dasar (SD) Terpencil Sitti Masytha di wilayah pedalaman Kecamatan Toribulu. Tepatnya, di Dusun 5 Simbulangan (Sirombiu) Desa Toribulu.

Penggalangan dana tersebut digelar setelah melihat kondisi sekolah yang dinilai sangat memprihatinkan dan terancam roboh.

Relawan Amura Parigi Moutong, Bella Safira menjelaskan bahwa upaya itu dilakukan sebagai langkah mendesak untuk membangun sekolah yang layak dan aman bagi 19 siswa yang selama ini belajar di bangunan seadanya.

“Open donasi ini kami buka untuk mengajak orang yang ingin berkontribusi dalam pembangunan sekolah yang lebih layak bagi anak-anak di SD Terpencil Sitti Masytha,” ungkap Bella di Parigi, Jumat (28/11/2025).

Ia mengatakan penggalangan dana itu dapat dilakukan dengan mengunjungi akun instagram resmi @askaramuda.parimo atau mengklik tautan https://bit.ly/Opendonasisekolah, serta menghubungi kontak person 0858-2524-8887.

Kondisi bangunan SD Terpencil Sitti Masytha di wilayah pedalaman Kecamatan Toribulu yang sangat memprihatinkan dan terancam roboh. FOTO: ISTIMEWA

Bella menerangkan bahwa SD Terpencil Sitti Masytha berada di bawah Yayasan Sitti Masytha. Namun, saat ini yayasan tersebut dilaporkan sudah tidak aktif. Sehingga, kegiatan belajar-mengajar berlangsung tanpa dukungan lembaga yang semestinya menaungi.

Bella menilai, kondisi ini membuat perbaikan maupun pembangunan sekolah tidak dapat dilakukan secara struktural. Olehnya, masyarakat dan relawan menjadi pihak utama yang harus turun tangan untuk memastikan anak-anak tetap mendapatkan akses pendidikan.

Bella juga membeberkan bahwa kondisi sekolah jauh dari standar kelayakan. Dimana, gedung sekolah yang hanya berukuran kecil sekitar 4×5 meter itu berdiri tanpa fondasi. Bahkan, tiang bangunan sendiri hanya berupa kayu yang ditancapkan ke tanah dan dindingnya ditutupi dengan terpal.

Selain itu, atap sekolah yang hanya menggunakan seng bekas pun mulai berjatuhan diterpa angin kencang. Kemudian, lantai bangunan juga masih berupa tanah. Termasuk, perabot kelas yang minim, alat tulis tidak mencukupi, sert kursi dan meja yang tidak cukup untuk menampung 19 siswa.

Menurutnya, ruang kelas yang sempit dan terbatas membuat jumlah siswa yang mencapai 19 orang tidak dapat tertampung secara layak dalam ruang belajar.

“Dengan ruang kelas yang sempit, mengharuskan siswa kelas 5 dan 6 sering dipindahkan ke Musala untuk melaksanakan proses belajar-mengajar,” ujar Bela.

Untuk pembangunan gedung yang baru, kata Bella, pihaknya membutuhkan dana sebesar Rp87 juta. Hal tersebut sesuai perencanaan anggaran yang telah dibuat. Ia juga menyebut bahwa Amura menerima semua bentuk bantuan. Namun, fokus utama saat ini adalah pengumpulan dana guna mewujudkan proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.

Bella pun menyampaikan bahwa pihaknya telah menggelar beberapa kali musyawarah bersama masyarakat. Dalam forum tersebut, Amura mengajak warga untuk terlibat langsung dalam pembangunan, mulai dari tahap pengerjaan hingga pengawasan. Rencana tersebut disambut antusias oleh pemerintah desa Toribulu dan masyarakat Dusun Sirombiu.

Relawan Askara Muda Nusantara Indonesia (Amura) bersama siswa-siswi SD Terpencil Sitti Masytha. FOTO: ISTIMEWA

“Alhamdulillah mereka sangat mendukung. Begitu tahu kita mau bangun sekolah, mereka langsung menunjukkan lokasi atau tanah hibah yang siap dijadikan tempat pembangunan,” jelas Bela.

Dikesempatan yang sama, Leader Amura Parigi Moutong, Agus menyampaikan donasi tersebut dapat dijemput atau diantar langsung ke posko sementara Amura di Desa Bambalemo Kecamatan Parigi.

Agus pun mengajak masyarakat untuk turut menyebarkan informasi tentang open donasi agar lebih banyak pihak yang berkontribusi. Dengan demikian, jumlah dana yang ditargetkan bisa terkumpul hingga akhir Desember 2025, sehingga pembangunan sekolah dapat dimulai pada awal 2026.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua masyarakat yang sudah memberi sumbangan, baik berbentuk dana maupun lainnya.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para penyumbang. Semoga bantuan yang diberikan mendapat pahala di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Bagi yang ingin memberikan bantuan, silahkan mengunjungi link dan menghubungi kontak person yang tertera pada pamflet resmi Amura Parigi Moutong,” pungkasnya.

Tag: Askara Muda Nusantara Indonesia (Amura)Parigi MoutongpendidikanSD Terpencil Sitti MasythaSekolah Terpencil
ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Proyek Perpustakaan Pakai Perusahaan Pinjaman, Wabup Diduga Intervensi Setiap Pencairan

Sesudah

Merasa Dipersulit PPK, Kontraktor Proyek Perpustakaan Akui Minta Bantuan Wabup

TerkaitPostingan

Kemensos Nyatakan Usulan Sekolah Rakyat Parigi Moutong Lengkap, Tahap Lelang Segera Dimulai

Kemensos Nyatakan Usulan Sekolah Rakyat Parigi Moutong Lengkap, Tahap Lelang Segera Dimulai

22 Juli 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Pemda Utamakan Kompetensi Asosiasi Nelayan dalam Kerja Sama Investor

DPRD Parigi Moutong Minta Pemda Utamakan Kompetensi Asosiasi Nelayan dalam Kerja Sama Investors

21 Juli 2026
Fraksi Perindo Soroti Efektivitas Belanja dalam Pertanggungjawaban APBD 2025

Fraksi Perindo Soroti Efektivitas Belanja dalam Pertanggungjawaban APBD 2025

21 Juli 2026
Program Stunting DASHAT dan Minlok DP3AP2KB Masuk Temuan BPK, DPRD Minta Inspeksi Khusus

Program Stunting DASHAT dan Minlok DP3AP2KB Masuk Temuan BPK, DPRD Minta Inspeksi Khusus

17 Juli 2026
Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

14 Juli 2026
Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru

Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru

13 Juli 2026

Pilihan Editor

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 19 km BaratDaya KAB-KUPANG-NTT

26 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 65 km Tenggara SARMI-PAPUA

24 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 61 km Tenggara SARMI-PAPUA

24 Juli 2026
Kemensos Nyatakan Usulan Sekolah Rakyat Parigi Moutong Lengkap, Tahap Lelang Segera Dimulai

Kemensos Nyatakan Usulan Sekolah Rakyat Parigi Moutong Lengkap, Tahap Lelang Segera Dimulai

22 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.2 M Guncang 234 km BaratLaut PULAUKARATUNG-SULUT

22 Juli 2026

Artikel Terkini

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 19 km BaratDaya KAB-KUPANG-NTT

26 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 61 km Tenggara SARMI-PAPUA

24 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.8 M Guncang 117 km BaratDaya TERNATE-MALUT

24 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.4 M Guncang 185 km BaratDaya ENGGANO-BENGKULU

24 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 65 km Tenggara SARMI-PAPUA

24 Juli 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In