Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

TPP Dokter Spesialis Kandungan di RSUD Anuntaloko Parigi Belum Dibayarkan

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
11 April 2024
Waktu Membaca: 2 mins baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
11 April 2024

PARIGI MOUTONG – Dua Dokter Spesialis Kandungan di RSUD Anuntaloko Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, keluhkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang belum dibayarkan.

Dampaknya, kedua Dokter Spesialis Kandungan tersebut, memilih menghentikan layanan pasien bersalin di RSUD Anuntoko Parigi, yang terjadi sejak empat hari terakhir.

“Bukannya saya tidak mau. Kalau dibayar, ya langsung pelayanan. Dari Januari sampai Maret ditahan sama manajemen rumah sakit. Padahal ditunggu lama,” ungkap dr Spesialis Kandungan RSUD Anuntaloko Parigi, I Gusti Ngurah Anom, di Parigi, Rabu, 10 April 2024.

Menurut dia, bila masalah Activity of Daily Living (ADL) menjadi penyebab TPP belum dibayarkan, sebenarnya bisa dibicarakan dengan baik-baik.

Baca Juga

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 50 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 83 km BaratDaya LABUHA-MALUT

Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

Namun, pihak manajemen RSUD Anuntaloko Parigi tidak membuka komunikasi. Sehingga dia bersama rekannya memilih menghentikan pelayanan hingga TPP dibayarkan.

“Menurut saya, kalau manajemen mau ada pelayanan dan dianggap mendesak, mestinya jangan terlalu kaku. Dibayar dulu, baru dibicarakan ADL,” tukasnya.

Ia pun menyinggung soal sanksi pemotongan TPP bagi dokter yang datang terlambat dari waktu yang telah ditetapkan.

Sementara, pelayanan pasien bersalin yang dilakukannya serta rekan Dokter Spesialisis Kandungan lainnya pada waktu malam hingga subuh tidak masuk dalam perhitungan kinerja.

Namun, ia  mengaku, sepanjang bertugas di RSUD Anuntaloko Parigi, belum pernah dikenai sanksi, karena diwajibkan membuat ADL sesuai waktu 08.00-14.00 WITA.

“Saya bukannya orang baik, tetapi berusaha menjadi baik. Kalau saya membuat ADL sesuai 08.00-14.00, supaya tidak dipotong itu, berarti saya bohong,” ungkapnya.

Permasalah ADL, lanjut dr Anom, memang kerap menjadi perdebatan diantara Dokter Spesialis RSUD Anuntaloko Parigi, dalam kurun waktu empat tahun terakhir.

“Tetapi, terus saja belum ada titik terang. Memuncaknya, setelah insentif dihentikan, ya kami stop juga pelayanan,” tukasnya.

Senada, Dokter Spesiaslis Kandungan, dr Made Sutanaya mengatakan, menghentikan pelayanan terhadap pasien bersalin dan hamil di RSUD Anuntaloko Parigi dilakukannya dengan sangat berat hati.

Tetapi, tidak adanya kejelasan dari pihak manajemen RSUD Anuntaloko Parigi, membuat pihaknya mengambil langkah tersebut. Apalagi, Laporan Pertanggungjawaban (LPj) telah ditandatanganinya.

“Di sini ada diskriminasi, kenapa yang lain diberikan, kami tidak. Sementara, semuanya sama. Bahkan, ada Dokter Spesialis yang dibuatkan ADL-nya, kenapa kami tidak?,” tandasnya.

Menanggapi itu, Direktur RSUD Anntaloko Parigi, dr Revy Tilaar mengatakan, kedua Dokter Spesialis Kandungan yang berstatus ASN tersebut belum membuat ADL sesuai Peraturan Bupati (Perbup).

“Uangnya (TPP) ada, sudah masuk ke rekening penampungan. Karena kalau tidak dibuat, maka mereka harus mengembalikan dari Oktober 2023 sampai April 2024. Mudah-mudahan mereka sudah buat ADL, hari Selasa bisa kami bayar,” terangnya.

Soal pelayanan pasien bersalin dan ibu hamil, kata dia, sebenarnya menjadi tanggung jawab kedua Dokter tersebut, sesuai Perbup.

“Kami sebagai Direksi punya tanggung jawab sesuai dengan Tupoksi. Kami akan membuat surat teguran, dan persoalan ini sudah dilaporkan ke Pak Pj Bupati dan Sekda,” pungkasnya. *theopini

ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

215 Wabin Lapas Parigi Dapat Remisi Idul fitri

Sesudah

Satgas Madago Raya Ajak Warga Jaga Kamtimbas dan Cegah Paham Radikal

TerkaitPostingan

Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

29 Agustus 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

29 Agustus 2026
14 KK Masih Mengungsi Pascabanjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

14 KK Masih Mengungsi Pasca Banjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

29 Agustus 2026
Peduli Pesantren, Erwin Burase Dukung Agenda FKPP Parigi Moutong

Peduli Pesantren, Erwin Burase Dukung Agenda FKPP Parigi Moutong

27 Agustus 2026
Cegah Diare dan Penyakit Kulit, Dinkes Parigi Moutong Siagakan Layanan 24 Jam di Avolua

Cegah Diare dan Penyakit Kulit, Dinkes Parigi Moutong Siagakan Layanan 24 Jam di Avolua

27 Agustus 2026
350 KK Kehilangan Air Bersih akibat Banjir, Erwin Burase Gerak Cepat Siapkan Penanganan Darurat

350 KK Kehilangan Air Bersih akibat Banjir, Erwin Burase Gerak Cepat Siapkan Penanganan Darurat

27 Agustus 2026

Pilihan Editor

350 KK Kehilangan Air Bersih akibat Banjir, Erwin Burase Gerak Cepat Siapkan Penanganan Darurat

350 KK Kehilangan Air Bersih akibat Banjir, Erwin Burase Gerak Cepat Siapkan Penanganan Darurat

27 Agustus 2026
14 KK Masih Mengungsi Pascabanjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

14 KK Masih Mengungsi Pasca Banjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

29 Agustus 2026
Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

29 Agustus 2026
Peduli Pesantren, Erwin Burase Dukung Agenda FKPP Parigi Moutong

Peduli Pesantren, Erwin Burase Dukung Agenda FKPP Parigi Moutong

27 Agustus 2026
17 IPR Segera Diserahkan, Erwin Tegaskan Izin Bisa Dicabut Jika Kewajiban Diabaikan

17 IPR Segera Diserahkan, Erwin Tegaskan Izin Bisa Dicabut Jika Kewajiban Diabaikan

27 Agustus 2026

Artikel Terkini

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 50 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

31 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 83 km BaratDaya LABUHA-MALUT

29 Agustus 2026
Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

29 Agustus 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

29 Agustus 2026
14 KK Masih Mengungsi Pascabanjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

14 KK Masih Mengungsi Pasca Banjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

29 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In