Songulara
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Featured

Satgas Covid-19 : Masih Banyak Puskesmas Di Parigi Moutong Belum Maksimal Lakukan Tracing

Redaksi SongularabyRedaksi Songulara
7 September 2021
Reading Time: 1 min read
Redaksi SongularabyRedaksi Songulara
7 September 2021

PARIGI MOUTONG – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Parigi Moutong mengatakan masih banyak Puskesmas yang belum maksimal melakukan tracing atau pelacakan.

Juru bicara Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Parigi Moutong, Irwan, mengatakan bahwa menurut laporan pihak Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas I Makassar Kementerian Kesehatan (Kemenkes), masih banyak Puskesmas yang tidak bekerja secara penuh akibat kurangnya pemeriksaan sampel.

“Makanya kami mendorong pihak Puskesmas untuk melakukan pengiriman fases dalam sehari harus melebih 100 sampel,” ujar Irwan, Dilansir dari laman www.jurnallentera.com, Senin (6/9).

Selain itu ia juga mengungkapkan bahwa Puskesmas yang ada di Parigi Moutong juga kebanyakan menganggur, karena kurangnya sampel yang dikirim.

Padahal, pihak BTKLPP Kelas I Makassar menginginkan pemeriksaan sampel dalam sehari bisa mencapai 400-500 sampel. Namun kenyataanya jumlah sampel yang diperiksa tidak mencapai seperti itu, sehingga ia menilai upaya tracing belum dilakukan dengan maksimal.

“Jumlahnya hanya rata-rata 100 sampel. Bahkan, ada yang kurang. Jadi maunya mereka dilakukan lagi tracing yang lebih ketat.” katanya.

Dia juga mengungkapan bahwa tidak menutup kemungkinan, jika nantinya upaya tracing covid-19 di Parigi Moutong tidak terlalu banyak maka laboratorium PCR mobile akan digeser ke daerah lain yang lebih membutuhkan.

Demi memaksimalkan hasil pemeriksaan sampel, pihaknya telah ditawarkan beberapa opsi dari BTKLPP Kelas I Makassar Kemenkes. Salah satunya yaitu bagi Puskesmas yang belum memiliki tenaga untuk pengambilan sampel maka akan diberikan pelatihan.

“Mereka siap memberikan pelatihan, tinggal dijadwalkan. Puskesmas mana yang lebih dulu diberikan pelatihan,” ucap Irwan.

Dia berharap, dengan adanya laboratorium PCR mobile, semakin banyak sampel yang akan diperiksa.

Hingga kini jumlah fases yang dikirim baru sekitar 850 sampel. Dari jumlah itu, tercatat 44 persen yang dinyatakan positif.

Tags: COVID-19Parigi MoutongPCR MobilePuskesmasSatgas Covid-19Tracing Covid
ShareTweet
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Previous Post

Badrun : Pemkab Tetap Prioritaskan Pelayanan Masyarakat

Next Post

Tiga Pekerjaan DI Terlambat

Related Posts

Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

14 Juli 2026
Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru

Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru

13 Juli 2026
Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik

Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik

13 Juli 2026
Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

11 Juli 2026
Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Perkuat Upaya Pencegahan

Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

9 Juli 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK

DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK

9 Juli 2026

Artikel Terkini

Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

14 Juli 2026
Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru

Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru

13 Juli 2026
Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik

Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik

13 Juli 2026
Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

11 Juli 2026
Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Perkuat Upaya Pencegahan

Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

9 Juli 2026
Next Post

Tiga Pekerjaan DI Terlambat

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

No Result
View All Result
  • Akun Saya
  • Caleg Terpilih DPRD Parigi Moutong Periode 2019-2024
  • Disclaimer
  • Home
  • Indeks
  • Kode Etik
  • Member Login
    • Password Reset
    • Profile
    • Profile
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In