Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

PT Modern Dinilai Lakukan Pembodohan Masyarakat

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
20 Maret 2018
A A

PARIGI MOUTONG-PT Modern yang melakukan aktifitas pertambangan di Kecamatan Lambunu, dinilai telah melakukan pembodohan terhadap masyarakat setempat. Ini dikemukakan sejumlah mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Hukum dan HAM (STIH-HAM) Parigi Moutong, saat menyampaikan aspirasinya di DPRD Parigi Moutong, Selasa (20/3).

Perwakilan mahasiswa STIH-HAM, Halik mengatakan, pertambangan di wilayah tersebut sudah dikuasai oleh kapitalis Cina, dan memanfaatkan aparat kepolisian sebagai tameng untuk melindungi aktifitas PT Moderen saat mengelolah tambang.

Belum lagi, penanggung jawab PT Modern telah melakukan pembodohan masyarakat dengan mengatakan bahwa pengaspalan jalan di wilayah itu bukan dilakukan menggunakan APBD Parigi Moutong, melainkan bantuan sukarela PT Moderen.

Baca Juga

Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK

“Itukan namannya pembodohan kepada masyarakat,” ujarnya.

Mereka juga menyesalkan penempatan bendera merah putih yang nota bene simbol NKRI namun dikibarkan dekat cerobong asap PT Moderen. Selain itu, terdapat mobil operasional TNI Angkatan Laut dilibatkan dalam kegiatan pertambangan.

Olehnya mereka meminta agar anggota DPRD dari Dapil V segera menindaklajuti permasahan ini.

Sementara, Anggota DPRD Parigi Moutong dari Dapil V, Imam Muslihun mengatakan, akan membahas tuntutan mahasiswa bersama komisi terkait. Pasalnya, semua tuntutan itu masuk dikewenangan Komisi III.

Bila tidak ditemukan solusinya, ia berjanji akan menindak lanjuti masalah ini ke Bupati Parigi Moutong dan menyampaikan aspirasi mahasiswa.

“Paling tidak saya bersama ibu Sartin perwakilan Dapil V akan turun ke lapangan untuk mengecek kebenaran berita-berita yang ada agar lebih jelas lagi,” ujar Imam Muslihun.

Hal senada dikemukakan Anggota DPRD Dapil V, Sartin Dauda. Sartin menyesalkan adanya pengibaran bendera disamping cerobong asap perusahaan. Hanya saja kata dia, mahasiswa tidak membawa bukti apapun, karena bukti itulah yang nantinya disertakan saat mereka turun lapangan.

“Ini butuh pendalaman dan tindak lanjut dari semua pihak, baik itu anggota DPRD dan Pemkab Parigi Moutong,” pungkasnya.AKSA

ShareTweet
Previous Post

Pendukung ANNAS Gelar Aksi Damai di Desa Ongka

Next Post

Disperindag Siap Fasilitasi IKM Miliki Izin PIRT

Artikel Lainnya

Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

11 Juli 2026
Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Perkuat Upaya Pencegahan

Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

9 Juli 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK

DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK

9 Juli 2026
Pansus Rekomendasikan Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar ke APH

Pansus DPRD Rekomendasikan Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar ke APH

9 Juli 2026
Dinsos Parigi Moutong Gelar Ujian Tertulis Calon Mahasiswa Baru Poltekesos Bandung Jalur Kerja Sama

Dinsos Parigi Moutong Gelar Ujian Tertulis Calon Mahasiswa Baru Poltekesos Bandung Jalur Kerja Sama

8 Juli 2026
Komandan Srikandi LMP Parigi Moutong Serahkan Bantuan Bibit Jagung ke Petani Lobu Mandiri

Komandan Srikandi LMP Parigi Moutong Serahkan Bantuan Bibit Jagung ke Petani Lobu Mandiri

8 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

11 Juli 2026
Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Perkuat Upaya Pencegahan

Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

9 Juli 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK

DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK

9 Juli 2026

Terpopuler

  • Pansus Rekomendasikan Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar ke APH

    Pansus DPRD Rekomendasikan Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar ke APH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dinsos Parigi Moutong Gelar Ujian Tertulis Calon Mahasiswa Baru Poltekesos Bandung Jalur Kerja Sama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komandan Srikandi LMP Parigi Moutong Serahkan Bantuan Bibit Jagung ke Petani Lobu Mandiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • NasDem Berangkatkan Umroh Lima Imam Masjid Asal Parigi Moutong

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In