Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Buku Perjuangan Tombolotutu Melawan Belanda Dibedah

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
15 Februari 2018
A A

PALU – Buku bara perlawanan di Teluk Tomini, Perjuangan Tombolotutu melawan Belanda yang ditulis Dekan FKIP Universitas Tadulako Dr Lukman Nadjamuddin dan tim dibedah, Rabu (14/2).

Bedah buku yang berlangsung di aula eks Rektorat Universitas Tadulako ini menghadirkan dua pembedah, yaitu Dr Sri Margana MPhil, Akademisi dari Universitas Gadjamada Yogyakarta dan Dr Suriadi Mappangara MHum, Akademisi dari Universitas Hassanudin Makassar.

Dr Sri Margana secara garis besar memberikan beberapa catatan dari buku setebal 256 halaman itu. Diantaranya, buku itu perlu mencantumkan biografi Tombolotutu.

Baca Juga

Perjuangan Tombolotutu Akan Masuk Kurikulum di Sekolah

Gubernur Beri Kado Terindah Penetapan Tombolotutu Pahlawan Nasional

Mengenal Tombolotutu

Ia juga berharap kepada tim Penulis bisa mendapatkan sketsa foto dari Tombolotutu. Apalagi katanya Tombolotutu akan diusulkan sebagai Pahwalan Nasional, maka foto pahlawan tersebut menjadi prasyarat utama.

“Saya mengapresiasi kinerja tim dalam melahirkan buku ini. Hanya saja saya memberikan beberapa catatan dan masukan agar buku ini bisa disempurnakan lagi dengan mencantumkan biografi dan sketsa foto Tombolotutu,”harapnya

Dr Sri Margana menambahkan, karya Lukman Nadjamuddin dan kawan kawan ini sangat penting dilihat dari tiga aspek utama, yaitu historiografis, teoritis dan politik. Dari aspek historiografis buku ini menghadirkan banyak fakta fakta baru menarik yang selama ini belum terungkap.

“Sejarah di kawasan teluk tomini katanya memiliki lagacy atau warisan penting yang dapat menjadi modal pembangunan berbasis kawasan, yaitu terbentuknya masyarakat yang plural dengan semangat pluralismenya yang kuat,”paparnya.

Dibagian lain, Dr Suriadi Mappangara mengoreksi cover buku ini yang menurutnya kurang menarik.

“Cover yang menarik akan menarik minat orang untuk membacanya, apalagi isiinya. Saya harus katakan, bahwa cover buku ini kurang menarik,”katanya.

Dosen sejarah di Universitas Hasanuddin itu juga memberikan catatan mengenai istilah yang digunakan dalam penulisan buku ini.

“Saya tidak menemukan ada daftar istilah dalam buku ini, padahal itu penting dalam pengungkapan sejarah. Koreksi saya juga, buku ini tidak konsisten dalam penerapan catatan kaki. Termasuk penggunaan istilah perompak,”ujarnya.

Yang menarik dari penelusuran sejarah yang dituangkan dalam buku ini adalah, Tombolotutu sangat populer dikalangan masyarakat kecil dan selalu menjalin kerjasama dengan para  Olongian dan Magau untuk memobilisasi penduduk guna menentang Pemerintah Hindia Belanda.

Jenifer W. Nourse dalam artikelnya tentang orang Lauje di Tinombo mengungkapkan hal yang berlawanan dengan opini banyak orang mengenai perlawanan Tombolotutu.

Belanda tidak menginginkan Tombolotutu menjadi raja karena tidak mau bekerjasama dengan Belanda.

Sang penulis, Dr Lukman Nadjamuddin menyadari bahwa meskipun buku ini digarap dengan penuh keseriusan, namun sudah pasti terdapat kekeliruan yang sulit dihindari.

“Tentunya kritik dan saran konstruktif untuk penyempurnaan buku ini sangat dibutuhkan,”harapnya.

Rencananya, FKIP bekerjasama dengan Bappelitbangda Kabupaten Parigi Moutong akan membedah kembali buku ini bulan Juli mendatang di Kabupaten Parigi Moutong. HUMAS PEMKAB

 

Tags: Bedah BukuBiografitombolotutu
ShareTweet
Previous Post

Kamenag Imbau Pengawas Kembangkan Diri

Next Post

Toko Milik Warga Bambalemo Bangunan Dibobol Maling

Artikel Lainnya

Temui Wamentan, Bupati Erwin Burase Bawa Pulang Sinyal Positif untuk Petani Parigi Moutong

Temui Wamentan, Bupati Erwin Burase Bawa Pulang Sinyal Positif untuk Petani Parigi Moutong

2 Juli 2026
DPRD Parigi Moutong Tetapkan Tujuh Ranperda Prioritas dalam Propemperda 2026

DPRD Parigi Moutong Tetapkan Tujuh Ranperda Prioritas dalam Propemperda 2026

2 Juli 2026
Bupati Erwin Burase Jemput Program KKP, Anak Nelayan Parigi Moutong Berpeluang Kuliah Gratis

Bupati Erwin Burase Jemput Program KKP, Anak Nelayan Parigi Moutong Berpeluang Kuliah Gratis

1 Juli 2026
Tanggapi Persoalan WPR, Wakil Ketua DPRD: Harus Disesuaikan Dengan Perda

DPRD Parigi Moutong Minta OPD Kooperatif dalam Pembahasan Temuan BPK

1 Juli 2026
RSUD Anuntaloko Relokasi Ruang Pemulasaraan Jenazah, Tindak Lanjuti Aspirasi Warga

RSUD Anuntaloko Relokasi Ruang Pemulasaraan Jenazah, Tindak Lanjuti Aspirasi Warga

27 Juni 2026
Lahan Sekolah Rakyat Parigi Moutong Dinilai Layak, Pemda Diminta Percepat Persyaratan

Lahan Sekolah Rakyat Parigi Moutong Dinilai Layak, Pemda Diminta Percepat Persyaratan

26 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Temui Wamentan, Bupati Erwin Burase Bawa Pulang Sinyal Positif untuk Petani Parigi Moutong

Temui Wamentan, Bupati Erwin Burase Bawa Pulang Sinyal Positif untuk Petani Parigi Moutong

2 Juli 2026
DPRD Parigi Moutong Tetapkan Tujuh Ranperda Prioritas dalam Propemperda 2026

DPRD Parigi Moutong Tetapkan Tujuh Ranperda Prioritas dalam Propemperda 2026

2 Juli 2026
Bupati Erwin Burase Jemput Program KKP, Anak Nelayan Parigi Moutong Berpeluang Kuliah Gratis

Bupati Erwin Burase Jemput Program KKP, Anak Nelayan Parigi Moutong Berpeluang Kuliah Gratis

1 Juli 2026

Terpopuler

  • Temui Wamentan, Bupati Erwin Burase Bawa Pulang Sinyal Positif untuk Petani Parigi Moutong

    Temui Wamentan, Bupati Erwin Burase Bawa Pulang Sinyal Positif untuk Petani Parigi Moutong

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Erwin Burase Jemput Program KKP, Anak Nelayan Parigi Moutong Berpeluang Kuliah Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejari Parigi Moutong Tetapkan Kades Auma Tersangka Korupsi Dana Desa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dinas TPHP Parigi Moutong Susun Standar Baku Pengurusan Barcode BBM Subsidi bagi Petani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 599 Siswa TK dan PAUD Ikut Simulasi Manasik Haji

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In