Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Suprapedi: Kelor Bisa Jadi Tanaman Unggulan Parigi Moutong

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
26 September 2017
A A

PARIGI MOUTONG – Tanaman kelor yang baru-baru ini “dijual” saat Kabupaten Parigi Moutong menjadi peserta Festival Indonesia Jilid 2 di Hermitage Garden Kota Moscow Rusia Agustus lalu bisa menjadi produk unggulan Parigi Moutong.

Direktur Pendayagunaan Sumber Daya Alam dan Teknologi Tepat Guna (SDA TTG) Kementrian Desa Percepatan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Suprapedi mengatakan, jika melihat belakangan ini di Kabupaten Parigi Moutong akan ada investasi di bidang investable (sesuatu yang bisa diinvesatasikan) terkait dengan tanaman kelor.

“Olehnya, jika pak gubernur dan pak bupati membuat suatu program besar terkait dengan tanaman kelor ini, mohon ibu bapak dukung. Supaya kelor nantinya bisa menjadi produk unggulan daerah khusunya Kabupaten Parigi Moutong,” kata Suprapedi, usai membuka pameran Gelaran TTG, Senin (25/9).

Baca Juga

Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru

Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik

Kelor kata Suprapedi memiliki banyak market  baik di Indonesia maupun di dunia, meskipun sekilas tanaman tersebut seperti tidak memiliki manfaat. Namun yang perlu dikatahui bahwa tanaman ini mengandung zat aktif dan kalium sebanyak tiga kali lipat dari pisang.

“Seperti inilah (budidaya kelor) contoh bagaimana memanfaatkan SDA dengan baik sehingga bisa menjadi faktor pendorong dalam peningkatkan ekonomi masyarakat  terutama di desa-desa,” tuturnya

Melimpahnya SDA di Propinsi Sulteng seharusnya terus diarahkan pada upaya kreatif dan inovatif untuk dieksplor. Demikin pula dengan masalah jaringan pemasaran yang selama ini menjadi kendalanya juga harus diantisipasi.

Dirinya berpesan, pengembangan SDA kedepan dapat disinergikan dengan Dana Desa (DD) dan Kementrian DPDTT terkait penetapan produk unggulan kawasan desa. Bila nantinya tanaman kelor akan dijadikan produk unggulan, maka pihaknya siap mendorong hal itu.AKSA

ShareTweet
Previous Post

275 Personil Polres Amankan Gelaran TTG

Next Post

Menteri PPPA Launching Parigi Moutong KLA

Artikel Lainnya

Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

13 Juli 2026
Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru

Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru

13 Juli 2026
Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik

Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik

13 Juli 2026
Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

11 Juli 2026
Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Perkuat Upaya Pencegahan

Sepanjang 2025 Tercatat 67 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

9 Juli 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK

DPRD Parigi Moutong Minta Perpanjangan Waktu Bahas Tindak Lanjut LHP BPK

9 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

13 Juli 2026
Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru

Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru

13 Juli 2026
Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik

Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik

13 Juli 2026

Terpopuler

  • Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik

    Sengketa Denda Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar, Dua Addendum Berbeda Picu Polemik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pansus DPRD Rekomendasikan Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar ke APH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dinsos Parigi Moutong Gelar Ujian Tertulis Calon Mahasiswa Baru Poltekesos Bandung Jalur Kerja Sama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dekranasda Parigi Moutong Bawa Motif Bomba Saga ke Panggung Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In