Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Hanura Ngotot di Komisi III, Paripurna DPRD Terpaksa Diskorsing

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
22 Agustus 2017
A A

PARIGI MOUTONG – Rapat paripurna yang mengagendakan pengajuan perubahan alat kelengkapan DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Selasa (22/8) terpaksa harus diskorsing dan akan kembali dilanjutkan pasca reses.

Paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Parigi Moutong, Taufik Borman tersebut terpaksa diskorsing, karena sejumlah fraksi yang hadir belum menemukan kata sepakat terkait penempatan anggotanya di Komisi III yang juga disebut sebagai ‘tempat basah’.

Berdasarkan amatan selama jalannya sidang, perdebatan dipicu usulan Fraksi Hanura yang ngotot mengusulkan dua orang anggotanya di Komisi III. Disisi lain, Fraksi Hanura tidak menempatkan satu orang pun di Komisi I.

Baca Juga

Harga LPG 3 Kg Tembus Rp80 Ribu, Pemkab Parigi Moutong Bentuk Satgas Pengawasan

Bupati Erwin Burase Minta PT ATHI Paparkan Progres PSN di Siniu

Pansus LHP BPK DPRD Dorong OPD Percepat Pengembalian Temuan

Fraksi Hanura diketahui memiliki jatah 5 kursi di DPRD Parigi Moutong. Hanya saja, hingga saat ini kursi Hanura masih kosong 1 kursi karena menunggu pengisian PAW, setelah sebelumnya ditinggal almarhum Ladjim Enggo. Sehingga saat ini, jumlah anggota fraksi Hanura masih empat orang.

“Secara de facto dan de jure, seharusnya Fraksi Hanura mengusulkan salah seorang anggotanya mengisi Komisi I tersebut berdasarkan fakta yang ada, sehingga terjadi pemerataan dan perimbangan anggota fraksi dalam setiap komisi,” tutur anggota Fraksi PDIP, Alfres Tongiro.

Hal senada dikemukakan Wakil Ketua DPRD, Abdul Haris Lasimpara yang mengatakan, sesuai pasal 62 tata tertib (tatib) DPRD ayat 4 menyebutkan jumlah anggota setiap komisi diupayakan sama jumlahnya atau berjumlah antara 10-9-9 dan 9 setiap komisi.

“Artinya diharapakan fraksi ini bisa menempatkan anggotanya disetiap komisi tidak lebih dari 10. Dilihat dari pengusulan fraksi seperti di komisi III jumlahnya banyak. Harusnya diupayakan jangan lebih dari 10 orang, agar terjadi pemerataan dan perimbangan dari masing-masing komisi,” terangnya.

Anggota Fraksi Hanura, Ismail Panti sependapat agar pengisian komisi yang dilakukan harus sesuai tatib DPRD. Sebab berbicara masalah tatib, saat ini katanya pasti ada satu komisi yang diisi 8 anggota, karena saat ini Fraksi Hanura hanya memiliki 4 perwakilan dan masih menunggu proses PAW.

“Jika mau berimbang, tunggu aja PAW baru kita fight, namun kami dari Hanura menginginkan yang terbaik untuk lembaga ini,” katanya.

Tak ada titik temu, akhirnya sidang paripurna ini diskorsing untuk dilakukan lobi-lobi. Namun tetap saja tak ada titik temu, sehingga rapat paripurna perubahan alat kelengkapan dewan itu terpaksa diskorsing dan kembali digelar setelah reses. AKSA

ShareTweet
Previous Post

Berdayakan Masyarakat, Pemdes Pombalowo Adakan 38 Ekor Sapi

Next Post

Niat Menagih Hutang Malah Ditikam

Artikel Lainnya

Harga LPG 3 Kg Tembus Rp80 Ribu, Pemkab Parigi Moutong Bentuk Satgas Pengawasan

Harga LPG 3 Kg Tembus Rp80 Ribu, Pemkab Parigi Moutong Bentuk Satgas Pengawasan

25 Februari 2026
Bupati Erwin Burase Minta PT ATHI Paparkan Progres PSN di Siniu

Bupati Erwin Burase Minta PT ATHI Paparkan Progres PSN di Siniu

24 Februari 2026
Pansus LHP BPK DPRD Dorong OPD Percepat Pengembalian Temuan

Pansus LHP BPK DPRD Dorong OPD Percepat Pengembalian Temuan

24 Februari 2026
Bupati Erwin Burase Perintahkan TAPD Bayar Gaji ke-13 dan THR Guru Agama

Bupati Erwin Burase Perintahkan TAPD Bayar Gaji ke-13 dan THR Guru Agama

24 Februari 2026
Stok Pangan Parigi Moutong Aman, Mayoritas Harga Sesuai Ketentuan

Stok Pangan Parigi Moutong Aman, Mayoritas Harga Sesuai Ketentuan

24 Februari 2026
Sidak Gabungan Ungkap Minyakkita Dijual Rp20.000 per Liter di Parigi Moutong

Sidak Gabungan Ungkap Minyakita Dijual Rp20.000 per Liter di Parigi Moutong

24 Februari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Harga LPG 3 Kg Tembus Rp80 Ribu, Pemkab Parigi Moutong Bentuk Satgas Pengawasan

Harga LPG 3 Kg Tembus Rp80 Ribu, Pemkab Parigi Moutong Bentuk Satgas Pengawasan

25 Februari 2026
Bupati Erwin Burase Minta PT ATHI Paparkan Progres PSN di Siniu

Bupati Erwin Burase Minta PT ATHI Paparkan Progres PSN di Siniu

24 Februari 2026
Pansus LHP BPK DPRD Dorong OPD Percepat Pengembalian Temuan

Pansus LHP BPK DPRD Dorong OPD Percepat Pengembalian Temuan

24 Februari 2026

Terpopuler

  • Bupati Erwin Burase Perintahkan TAPD Bayar Gaji ke-13 dan THR Guru Agama

    Bupati Erwin Burase Perintahkan TAPD Bayar Gaji ke-13 dan THR Guru Agama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Parigi Moutong Ancam Cabut Izin Pangkalan Nakal Gas Elpiji 3 Kg

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Setubuhi Muridnya, Oknum Guru di Parigi Moutong Diamankan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Erwin Burase Perintahkan Pengawasan Intensif Harga Bahan Pokok dan Gas Subsidi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pangdam Nilai Tambang Ilegal di Parigi Moutong Ancam Ketertiban dan Keselamatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In