Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Tiga Hari Pencarian, Nelayan Kasimbar Belum Ditemukan

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
30 Maret 2018
A A

PARIGI MOUTONG-Memasuki hari ketiga pencarian terhadap nelayan hilang di perairan Teluk Tomini, tepatnya di Desa Kasimbar Utara, Kecamatan Kasimbar, belum juga ditemukan.

Menurut informasi, nelayan asal Dusun Bagis Desa Kasimbar Utara, Basran, awalnya turun melaut sejak hari Selasa tanggal 27 Maret, sekitar pukul 16:00 Wita. Diperkirakan akan kembali lagi pada esok harinya sekitar pukul 07.00 hingga 10.00 Wita, sebab itu merupakan kebiasaan korban.

Hingga waktu yang diperkirakan korban belum juga kembali, pihak keluarga pun mulai resah dan mulai melakukan pencarian pada hari Rabu (28/3). Mendengar kejadian tersebut, Kepala Desa Kasimbar Utara, Badrun Kaleo, langsung melaporkan kejadian ke pihak Basarnas yang berada di pos Parigi. Setelah melakukan koordinasi, Basarnas kemudian menuju lapangan dan langsung melakukan pencarian.

Baca Juga

Dinkes Parigi Moutong Siapkan Dukungan Anggaran untuk Perkuat Layanan Puskesmas

Cekcok Soal Pintu Air di Balinggi Berujung Maut, Satu Petani Tewas

Muhammad Basuki Desak Pemda Tuntaskan Banjir di Kota Parigi

Berbagai upaya telah dilakukan tim Search and Rescue (SAR) gabungan yang terdiri dari Basarnas, Pol Airud, Polsek Kasimbar, masyarakat, termasuk melakukan penyisiran ke arah perairan Tojo Una-una dan ke arah Gorontalo menggunakan satu unit perahu karet Basarnas dan lima unit perahu katinting masyarakat setempat.

Komandan Pos Basarnas Parigi, Ricky kepada Songulara, Jumat (30/3) mengatakan, dari pihak Pol Airud telah menyampaikan informasi tersebut kepada pihak Pol Airud Tojo Una- una apabila melihat nelayan dengan ciri ciri yang sudah dijelaskan segera memberikan informasi.

“Pencarian sudah memasuki hari ketiga, namun belum ada tanda-tanda keberadaan korban. Bersama masyarakat dan pihak keluarga kami juga terus berdoa semoga korban masih dalam keadaan sehat dan selamat,” jelas Ricky.

Selama pencarian, Ia mengaku sedikit terkendala dengan kondisi cuaca, sebab angin  bertiup cukup kencang dari arah barat, ditambah lagi dengan ombak yang cukup besar dan hujan. Pencarian akan dilakukan selama tujuh hari, apabila selama itu belum juga ditemukan, maka pencarian dari tim Basarnas akan ditutup tetapi bisa ditambah kembali selama tujuh hari, apabila ada tanda-tanda korban akan ditemukan. IWAN TJ

 

 

ShareTweet
Previous Post

WIA Parigi Moutong Galakkan Zikir Akbar

Next Post

Truk Terjun Bebas di Jurang Dalam 70 Meter

Artikel Lainnya

Dinkes Parigi Moutong Siapkan Dukungan Anggaran untuk Perkuat Layanan Puskesmas

Dinkes Parigi Moutong Siapkan Dukungan Anggaran untuk Perkuat Layanan Puskesmas

17 April 2026
Cekcok Soal Pintu Air di Balinggi Berujung Maut, Satu Petani Tewas

Cekcok Soal Pintu Air di Balinggi Berujung Maut, Satu Petani Tewas

16 April 2026
Muhammad Basuki Soroti Pelayanan RSUD Anuntaloko akibat Kekosongan Obat Dasar

Muhammad Basuki Desak Pemda Tuntaskan Banjir di Kota Parigi

16 April 2026
Parigi Moutong Targetkan Naik Status Kabupaten Layak Anak ke Peringkat Madya

Parigi Moutong Targetkan Naik Status Kabupaten Layak Anak ke Peringkat Madya

16 April 2026
Lapas Parigi Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba dan Pungli

Lapas Parigi Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba dan Pungli

16 April 2026
Dinkes Parigi Moutong Matangkan Regulasi untuk Optimalkan BLUD Puskesmas

Dinkes Parigi Moutong Matangkan Regulasi untuk Optimalkan BLUD Puskesmas

16 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Dinkes Parigi Moutong Siapkan Dukungan Anggaran untuk Perkuat Layanan Puskesmas

Dinkes Parigi Moutong Siapkan Dukungan Anggaran untuk Perkuat Layanan Puskesmas

17 April 2026
Cekcok Soal Pintu Air di Balinggi Berujung Maut, Satu Petani Tewas

Cekcok Soal Pintu Air di Balinggi Berujung Maut, Satu Petani Tewas

16 April 2026
Muhammad Basuki Soroti Pelayanan RSUD Anuntaloko akibat Kekosongan Obat Dasar

Muhammad Basuki Desak Pemda Tuntaskan Banjir di Kota Parigi

16 April 2026

Terpopuler

  • Cekcok Soal Pintu Air di Balinggi Berujung Maut, Satu Petani Tewas

    Cekcok Soal Pintu Air di Balinggi Berujung Maut, Satu Petani Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korban Pohon Tumbang Meninggal Usai Operasi di Palu, Bupati Sampaikan Duka Mendalam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Erwin Burase Respon Harapan Keluarga Korban Pohon Tumbang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parigi Moutong Terima Bantuan Hilirisasi Kelapa 500 Hektare Dari Kementan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Muhammad Basuki Desak Pemda Tuntaskan Banjir di Kota Parigi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In