Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Aplikasi Silokdes Perlu Dievaluasi

songularaolehsongulara
21 Juli 2016
Waktu Membaca: 2 mins baca
songularaolehsongulara
21 Juli 2016

PARIGI MOUTONG –  Penggunaan aplikasi Sistem Pengelolaan Keuangan Desa (Silokdes) yang merupakan sistem pelaporan keuangan di desa, perlu dievaluasi. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah aparat desa di Parigi Moutong masih terkendala dalam pengunaanya.

Ketua Komisi I DPRD Parigi Moutong, Husen Mardjengi, pihaknya berencana akan melakukan evaluasi Silokdes karena sudah pernah dikeluhkan dan disampaikan oleh sejumlah kades yang kesulitan dalam penggunaannya.

Menurut Husen, jangan sampai BPMPD Parigi Moutong hanya menjadikan aplikasi silokdes sebagai ladang bisnis. Karena seperti yang diketahui bahwa jumlah desa di Kabupaten Parigi Moutong cukup banyak yakni mencapai dua ratus desa lebih.

“Kalau yang saya dengar dari mereka, biaya silokdes ini sekitar dua jutaan.

Termasuk ini juga yang akan kita evaluasi,” tegasnya.

Husen menegaskan, seharusnya sebelum memberikan aplikasi tersebut BPMPD terlebih dahulu perlu melatih aparat desa atau operator di desa yang akan menggunakannya. Menurutnya, Pemkab harus jeli dalam hal ini, sehingga penggunaannya di desa bisa lebih efektif. Jangan hanya memberikan aplikasinya ke desa, kemudian dibiarkan begitu saja. Akibatnya, pihak desa juga sering kesulitan dalam membuat pelaporan pengelolaan keuangan desa lewat Silokdes.

Keterlambatan pelaporan keuangan tentunya juga akan mempengaruhi proses pencairan keuangan desa.

Pasalnya desa harus selesaikan dulu laporan pertanggungjawabannya baru bisa dicairkan anggarannya.

“Karena rata-rata, salah satu penyebab lambannya pencairan keuangan di desa disebabkan laporan pertanggungjawaban yang belum selesai,” katanya.

Bahkan terkait dengan Silokdes ini kata dia, tidak menutup kemungkinan ada dari mereka yang sama sekali tidak mengetahui menggunakannya. Padahal sudah ada uang yang dikeluarkan untuk membayar aplikasi tersebut. Karena tidak diberikan pelatihan, akhirnya silokdes tidak berfungsi sesuai dengan harapan.

“Kendalanya yang saat ini, banyak dari mereka yang belum tau memfungsikannya. Akibatnya mereka harus ke Parigi lagi akibat salah menginput data,” ujarnya.

Dikonfirmasi terkait dengan Silokdes, Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan Desa, BPMPD Kabupaten Parigi Moutong, Ervian Aksa Yosa, beralasan bahwa BPMPD tidak melakukan pemaksaan kepada desa untuk mengambil aplikasi tersebut. Bagi desa yang mau menggunakannya akan diberikan. DENIAS

ShareTweetKirim
songulara

songulara

Sebelum

Tiga Desa Terancam Tidak Terima ADD

Sesudah

Jembatan Maesa Diusulkan Bangun Baru

TerkaitPostingan

Kejari Parigi Moutong Targetkan Pendampingan Jaga Desa di 80 Desa pada 2026

Kejari Parigi Moutong Targetkan Pendampingan Jaga Desa di 80 Desa pada 2026

5 Maret 2026
PBB Jadi Andalan, Bapenda Parigi Moutong Tingkatkan Pendataan Objek Tanah

PBB Jadi Andalan, Bapenda Parigi Moutong Tingkatkan Pendataan Objek Tanah

3 Februari 2026
ASN Bapenda Aksi Bersih di Pasar Sentral Parigi

ASN Bapenda Aksi Bersih di Pasar Sentral Parigi

15 Desember 2025
30 Koperasi Terbentuk di Tiga Desa di Parigi Moutong

30 Koperasi Terbentuk di Tiga Desa di Parigi Moutong

10 April 2025

Mediasi Tak Temui Kata Sepakat, Kasus Dugaan Penganiayaan Lanjut ke Proses Hukum

7 November 2024

KPUD Tetapkan Amrullah-Ibrahim Paslon Pemilukada 2024

29 Oktober 2024

Pilihan Editor

Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru

Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru

13 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 146 km BaratLaut TAHUNA-KEP.SANGIHE-SULUT

18 Juli 2026
Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

14 Juli 2026
Program Stunting DASHAT dan Minlok DP3AP2KB Masuk Temuan BPK, DPRD Minta Inspeksi Khusus

Program Stunting DASHAT dan Minlok DP3AP2KB Masuk Temuan BPK, DPRD Minta Inspeksi Khusus

17 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 6.2 M Guncang 198 km BaratLaut TAHUNA-KEP.SANGIHE-SULUT

16 Juli 2026

Artikel Terkini

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 146 km BaratLaut TAHUNA-KEP.SANGIHE-SULUT

18 Juli 2026
Program Stunting DASHAT dan Minlok DP3AP2KB Masuk Temuan BPK, DPRD Minta Inspeksi Khusus

Program Stunting DASHAT dan Minlok DP3AP2KB Masuk Temuan BPK, DPRD Minta Inspeksi Khusus

17 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 6.2 M Guncang 198 km BaratLaut TAHUNA-KEP.SANGIHE-SULUT

16 Juli 2026
Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

Dua Addendum Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Jadi Sorotan, Pansus Minta Dokumen Addendum

14 Juli 2026
Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru

Pansus DPRD Dalami Temuan BPK, Dinkes Sebut Selisih Harga Obat Dipicu Aturan Baru

13 Juli 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In