Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

47 Kasus Kusta Ditemukan di Parigi Moutong, Dinkes Perkuat Deteksi Dini

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
16 September 2026
Waktu Membaca: 3 mins baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
16 September 2026
47 Kasus Kusta Ditemukan di Parigi Moutong, Dinkes Perkuat Deteksi Dini

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong, Darlin, SKM., MAP

PARIGI MOUTONG – Sebanyak 47 kasus kusta ditemukan di Kabupaten Parigi Moutong sepanjang 2026. Temuan tersebut mendorong Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong memperkuat deteksi dini dan penemuan kasus secara aktif di tengah masyarakat.

Penguatan dilakukan melalui On The Job Training (OJT) pelaksanaan Active Case Finding (ACF) dan kemoprofilaksis kusta yang berlangsung pada 15–16 September 2026. Kegiatan tersebut diikuti petugas Puskesmas dan kader kesehatan.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong, Darlin, SKM., mengatakan peningkatan kapasitas petugas dan kader diperlukan agar penemuan, penanganan, dan pelaporan kasus kusta dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat.

“Melalui pelatihan ini, saya berharap seluruh peserta dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan dalam mendeteksi, mendiagnosis, menangani, serta melakukan pelaporan kasus kusta dan frambusia secara tepat dan terintegrasi,” ujarnya.

Baca Juga

Bupati Erwin Bentuk Tim Terpadu, Dugaan Permainan BBM Bersubsidi Diselidiki

Perumda Disiapkan, Pemkab Parigi Moutong Bidik Potensi SDA untuk Tambah PAD

Pemkab Parigi Moutong Integrasikan Data Tanah dan Pajak, Bidik Wajib Pajak Belum Terdata

Darlin mengatakan, dari 47 kasus yang ditemukan pada 2026, sebanyak 8 kasus merupakan tipe PB dan 39 kasus tipe MB.

Menurut dia, temuan tersebut menunjukkan pentingnya memperkuat penemuan kasus sejak dini, termasuk melalui pelacakan kontak erat dan edukasi kepada masyarakat.

“Data tersebut menjadi pengingat bagi kita semua bahwa upaya penemuan kasus secara dini, tata laksana yang tepat, pelacakan kontak erat, serta edukasi kepada masyarakat harus terus diperkuat,” jelasnya.

On The Job Training (OJT) pelaksanaan Active Case Finding (ACF) dan kemoprofilaksis kusta yang berlangsung pada 15-16 September 2026 dan diikuti petugas Puskesmas dan kader kesehatan. IST

Melalui pendekatan ACF, petugas kesehatan dan kader tidak hanya menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan. Mereka didorong melakukan penelusuran dan pemeriksaan terhadap kelompok sasaran untuk menemukan kasus kusta lebih awal.

Petugas dan kader juga dapat membantu mengidentifikasi kontak erat, memberikan edukasi kepada keluarga dan masyarakat, serta mengenali tanda-tanda kusta, seperti bercak pada kulit yang mengalami mati rasa. Masyarakat yang dicurigai mengalami kusta kemudian diarahkan untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut di Puskesmas.

Kusta disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae yang dapat menyerang kulit dan saraf tepi. Jika ditemukan dan ditangani terlambat, penyakit tersebut dapat menyebabkan kecacatan.

Selain penemuan kasus, kegiatan OJT memperkuat pemahaman petugas mengenai kemoprofilaksis sebagai salah satu upaya pencegahan penularan pada kontak yang memenuhi kriteria.

Peran kader menjadi penting karena mereka berada dekat dengan masyarakat. Kader diharapkan mampu menyampaikan informasi mengenai kusta dengan bahasa yang mudah dipahami, membantu mengurangi stigma, serta mendorong masyarakat untuk tidak takut melakukan pemeriksaan.

Darlin juga menekankan pentingnya pelayanan yang manusiawi dan tidak diskriminatif bagi penderita kusta maupun keluarganya. Edukasi kepada masyarakat perlu dilakukan secara berkelanjutan agar stigma terhadap kusta dapat dikurangi.

“Edukasi dan pendekatan yang baik kepada masyarakat merupakan bagian penting dalam keberhasilan program kesehatan,” katanya.

Melalui peningkatan kapasitas petugas Puskesmas dan kader, Dinas Kesehatan berharap penemuan kasus dapat dilakukan lebih cepat, pengobatan diberikan secara tepat dan tuntas, serta risiko kecacatan dan penularan dapat ditekan.

Upaya tersebut menjadi bagian dari penguatan program penanggulangan kusta untuk mendukung target eliminasi kusta di Kabupaten Parigi Moutong.*

Tag: Active Case FindingDarlinDinas Kesehatankemoprofilaksis kustaKustaPemkab Parigi Moutong
ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Bupati Erwin Bentuk Tim Terpadu, Dugaan Permainan BBM Bersubsidi Diselidiki

TerkaitPostingan

Bupati Erwin Bentuk Tim Terpadu, Dugaan Permainan BBM Bersubsidi Diselidiki

Bupati Erwin Bentuk Tim Terpadu, Dugaan Permainan BBM Bersubsidi Diselidiki

15 September 2026
Siswa SD Muhammadiyah Pelawa Juara 1 Lomba Bertutur Tingkat Sulteng

Siswa SD Muhammadiyah Pelawa Juara 1 Lomba Bertutur Tingkat Sulteng

15 September 2026
Tenaga Kerja Konstruksi Dituntut Kompeten, PUPRP Parigi Moutong Gelar Pelatihan dan Uji Sertifikasi

Tenaga Kerja Konstruksi Dituntut Kompeten, PUPRP Parigi Moutong Gelar Pelatihan dan Uji Sertifikasi

15 September 2026
Hestiwati Dorong Posyandu 6 SPM, 18 Kecamatan di Parigi Moutong Mulai Terapkan Pelayanan Dasar Terintegrasi

Hestiwati Nanga Ubah Peran Posyandu di Parigi Moutong, 18 Kecamatan Terapkan 6 SPM

13 September 2026
Kunjungi Perajin Ecoprint di Mepanga, Hestiwati Dorong Produk Lokal Naik Kelas

Kunjungi Perajin Ecoprint di Mepanga, Hestiwati Dorong Produk Lokal Naik Kelas

12 September 2026
Pemda Parigi Moutong Terus Berupaya Cari Solusi Penuhi Anggaran PSU Pilkada

Seleksi JPT Parigi Moutong Tinggal Tunggu Pertek BKN, Tiga Besar Segera Diumumkan

12 September 2026

Pilihan Editor

47 Kasus Kusta Ditemukan di Parigi Moutong, Dinkes Perkuat Deteksi Dini

47 Kasus Kusta Ditemukan di Parigi Moutong, Dinkes Perkuat Deteksi Dini

16 September 2026
Sekda Parigi Moutong Dorong Percepatan Sembilan Program Pertanahan dan Tata Ruang

Sekda Parigi Moutong Dorong Percepatan Sembilan Program Pertanahan dan Tata Ruang

12 September 2026
Bupati Erwin Bentuk Tim Terpadu, Dugaan Permainan BBM Bersubsidi Diselidiki

Bupati Erwin Bentuk Tim Terpadu, Dugaan Permainan BBM Bersubsidi Diselidiki

15 September 2026
Hestiwati Dorong Posyandu 6 SPM, 18 Kecamatan di Parigi Moutong Mulai Terapkan Pelayanan Dasar Terintegrasi

Hestiwati Nanga Ubah Peran Posyandu di Parigi Moutong, 18 Kecamatan Terapkan 6 SPM

13 September 2026
Pemda Parigi Moutong Terus Berupaya Cari Solusi Penuhi Anggaran PSU Pilkada

Seleksi JPT Parigi Moutong Tinggal Tunggu Pertek BKN, Tiga Besar Segera Diumumkan

12 September 2026

Artikel Terkini

47 Kasus Kusta Ditemukan di Parigi Moutong, Dinkes Perkuat Deteksi Dini

47 Kasus Kusta Ditemukan di Parigi Moutong, Dinkes Perkuat Deteksi Dini

16 September 2026
Bupati Erwin Bentuk Tim Terpadu, Dugaan Permainan BBM Bersubsidi Diselidiki

Bupati Erwin Bentuk Tim Terpadu, Dugaan Permainan BBM Bersubsidi Diselidiki

15 September 2026
Perumda Disiapkan, Pemkab Parigi Moutong Bidik Potensi SDA untuk Tambah PAD

Perumda Disiapkan, Pemkab Parigi Moutong Bidik Potensi SDA untuk Tambah PAD

15 September 2026
Pemkab Parigi Moutong Integrasikan Data Tanah dan Pajak, Bidik Wajib Pajak Belum Terdata

Pemkab Parigi Moutong Integrasikan Data Tanah dan Pajak, Bidik Wajib Pajak Belum Terdata

15 September 2026
Siswa SD Muhammadiyah Pelawa Juara 1 Lomba Bertutur Tingkat Sulteng

Siswa SD Muhammadiyah Pelawa Juara 1 Lomba Bertutur Tingkat Sulteng

15 September 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In