PARIGI MOUTONG – Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase memastikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tidak akan dirumahkan meskipun di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan halal bihalal di Masjid Darussalam, Kelurahan Loji, Kecamatan Parigi, Sabtu (28/3).
“Kurang lebih 6.000 PPPK di Parigi Moutong bisa kehilangan pekerjaan. Apalagi banyak di antara mereka yang telah mengambil kredit di bank, ini tentu berpotensi menimbulkan persoalan baru. Selain itu, kami juga memiliki komitmen kontrak kerja selama lima tahun,” jelasnya.
Ia menilai kebijakan merumahkan PPPK akan berdampak luas secara sosial, terutama terhadap keberlangsungan ekonomi ribuan keluarga. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memilih tetap mempertahankan tenaga PPPK meskipun berdampak pada beban belanja daerah.
Menurutnya, jumlah PPPK di Kabupaten Parigi Moutong termasuk yang terbesar di Sulawesi Tengah sehingga membutuhkan komitmen anggaran yang besar dari pemerintah daerah.
Selain menegaskan kebijakan terkait PPPK, Bupati Erwin Burase juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus Masjid Darusallam Loji yang telah menginisiasi kegiatan halal bihalal sebagai wadah mempererat silaturahmi masyarakat.
“Alhamdulillah, setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa, menahan haus dan dahaga serta amarah, hari ini kita dapat kembali berkumpul dalam suasana penuh persaudaraan dan silaturahmi yang tetap terjaga,” ujar Erwin Burase dalam sambutannya.
Ia juga mengenang kehadirannya pada kegiatan serupa tahun sebelumnya yang bertepatan dengan momentum Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Kepala Daerah Parigi Moutong.
“Waktu itu saya datang terlambat, namun tetap bisa berkumpul bersama masyarakat Kelurahan Loji. Alhamdulillah, kali ini saya hadir sebagai kepala daerah bersama Pak Sahid,” katanya.
Bupati menilai Kelurahan Loji memiliki arti tersendiri karena dukungan masyarakat pada saat PSU Pemilihan Kepala Daerah 2024 turut mengantarkan pasangan Erwin–Sahid meraih suara terbanyak di wilayah tersebut.
Olehnya, ia berharap dukungan masyarakat terus berlanjut dalam upaya membangun Kabupaten Parigi Moutong ke arah yang lebih maju.
“Saya harapkan dukungan seluruh masyarakat, khususnya Kelurahan Loji, tetap diberikan kepada kami. Di tengah efisiensi anggaran saat ini, kami akan berupaya semaksimal mungkin membangun daerah agar lebih maju ke depan,” ujarnya.
Kegiatan halal bihalal tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Rahmawati M. Nur, S.Ag, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah dari Partai Kebangkitan Bangsa.*








