Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Tambang Ilegal Jadi Sumber Ledakan Kasus Malaria di Moutong

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
11 September 2025
Waktu Membaca: 2 mins baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
11 September 2025
Tambang Ilegal Jadi Sumber Ledakan Kasus Malaria di Moutong

Kolase foto kubangan dan aktivitas PETI di Moutong. (Foto: IST)

PARIGI MOUTONG – Aktivitas tambang emas ilegal di Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, diduga kuat menjadi pemicu lonjakan kasus malaria yang kini berstatus kejadian luar biasa (KLB).

Kubangan bekas galian yang terisi air hujan berubah menjadi tempat berkembang biak nyamuk malaria. Dampaknya, sejak Juli 2025 tercatat 183 kasus baru malaria di Kabupaten Parigi Moutong, dengan 105 kasus berasal dari sekitar tambang ilegal di Moutong.

Data terbaru Dinas Kesehatan (Dinkes) per 11 September 2025 menyebut kasus malaria di Kecamatan Moutong saja mencapai 128. Lonjakan ini memperkuat dugaan adanya keterkaitan langsung antara tambang emas ilegal dengan penyebaran penyakit.

Bupati Parigi Moutong H Erwin Burase dalam surat edaran tertanggal 26 Agustus 2025 menegaskan larangan aktivitas tambang, perikanan, dan penebangan ilegal. Ia juga menetapkan status siaga darurat KLB malaria melalui SK Nomor 300.2.2/809/BPBD yang berlaku di lima kecamatan terdampak: Sausu, Moutong, Bolano Lambunu, Taopa, dan Kasimbar.

Baca Juga

Cegah Diare dan Penyakit Kulit, Dinkes Parigi Moutong Siagakan Layanan 24 Jam di Avolua

Diduga Manfaatkan IPR, Tambang Blok 6 Kayuboko Garap Lahan di Luar Titik Izin

Pemkab Parigi Moutong Segera Surati Gubernur, Minta Tambang Kayuboko Dihentikan Sementara

Sumber menyebutkan, aktivitas tambang ilegal di Desa Lobu dan sekitarnya diduga melibatkan sejumlah pemodal lokal maupun luar daerah, dengan inisial NWR, RL alias Om JL, H ED, dan MT. Lokasi tambang tersebar di Bengka, Tagena, Nasalane, hingga Lemo.

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Moutong, AKP Felix Alvon Sodale, mengatakan pihaknya belum menerima informasi detail mengenai nama-nama pemodal.

“Nama-nama tadi akan menjadi catatan kami untuk dikoordinasikan lebih lanjut. Saya baru sebulan bertugas di sini, jadi masih tahap membangun komunikasi dengan tokoh masyarakat, agama, dan pemuda. Namun kami tidak menutup kemungkinan turun langsung ke lokasi,” ujarnya melalui sambungan telepon, Kamis, (11/9).

Felix menegaskan, kepolisian berkomitmen menindaklanjuti surat edaran Bupati Parigi Moutong. Dalam pertemuan dengan camat dan kepala desa, ia meminta agar larangan tersebut diteruskan hingga tingkat desa.

“Jadi kami menunggu langkah kepala desa menyampaikan isi surat edaran Bupati kepada para penambang di wilayahnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, Polsek Moutong akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, desa, dan instansi terkait agar aktivitas tambang ilegal benar-benar dihentikan.

“Semua langkah ini demi memulihkan lingkungan sekaligus melindungi kesehatan warga,” tegasnya.

Tambang ilegal di Moutong bukan hanya merusak hutan dan mencemari sungai, tetapi juga memicu penyebaran penyakit. Bahkan pada Februari 2023, longsor di Desa Lobu akibat aktivitas tambang menewaskan enam orang.

Kini, dengan lonjakan malaria yang mencapai ratusan kasus, tambang emas ilegal di Moutong semakin nyata menjadi ancaman serius bagi masyarakat.*

Tag: Dinkes Parigi MoutongKLB MalariaMalariaMoutongPertambangan Emas Tanpa Izin (PETI)Tambang EmasTambang Ilegal
ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Polres Parigi Moutong Peringati Maulid Nabi, Kapolres Ajak Teladani Akhlak Rasulullah

Sesudah

Bupati Parigi Moutong Serahkan Akta Notaris Koperasi Merah Putih di Palasa

TerkaitPostingan

Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

29 Agustus 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

29 Agustus 2026
14 KK Masih Mengungsi Pascabanjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

14 KK Masih Mengungsi Pasca Banjir Avolua, Air Bersih Jadi Perhatian

29 Agustus 2026
Peduli Pesantren, Erwin Burase Dukung Agenda FKPP Parigi Moutong

Peduli Pesantren, Erwin Burase Dukung Agenda FKPP Parigi Moutong

27 Agustus 2026
Cegah Diare dan Penyakit Kulit, Dinkes Parigi Moutong Siagakan Layanan 24 Jam di Avolua

Cegah Diare dan Penyakit Kulit, Dinkes Parigi Moutong Siagakan Layanan 24 Jam di Avolua

27 Agustus 2026
350 KK Kehilangan Air Bersih akibat Banjir, Erwin Burase Gerak Cepat Siapkan Penanganan Darurat

350 KK Kehilangan Air Bersih akibat Banjir, Erwin Burase Gerak Cepat Siapkan Penanganan Darurat

27 Agustus 2026

Pilihan Editor

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 83 km BaratDaya LABUHA-MALUT

29 Agustus 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

29 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 65 km Tenggara HALMAHERATENGAH-MALUT

1 September 2026
350 KK Kehilangan Air Bersih akibat Banjir, Erwin Burase Gerak Cepat Siapkan Penanganan Darurat

350 KK Kehilangan Air Bersih akibat Banjir, Erwin Burase Gerak Cepat Siapkan Penanganan Darurat

27 Agustus 2026
Peduli Pesantren, Erwin Burase Dukung Agenda FKPP Parigi Moutong

Peduli Pesantren, Erwin Burase Dukung Agenda FKPP Parigi Moutong

27 Agustus 2026

Artikel Terkini

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 65 km Tenggara HALMAHERATENGAH-MALUT

1 September 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 50 km TimurLaut RUTENG-MANGGARAI-NTT

31 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 83 km BaratDaya LABUHA-MALUT

29 Agustus 2026
Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

Alfres Tonggiroh Harap Dana Transfer ke Daerah Bertambah dan Pembiayaan PPPK Guru Dialihkan ke Pusat

29 Agustus 2026
DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

DPRD Parigi Moutong Minta Dana BTT Segera Digunakan untuk Warga Terdampak Bencana

29 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In