Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Dinas TPHP Parigi Moutong Khawatir Produksi Padi Anjlok Akibat Tambang Illegal

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
17 Januari 2025
Waktu Membaca: 2 mins baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
10 April 2025
Dinas TPHP Parigi Moutong Khawatir Produksi Padi Anjlok Akibat Tambang Illegal

Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dadan Priatna Jaya. IST

PARIGI MOUTONG – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Parigi Moutong mengaku khawatir produksi padi anjlok, akibat dampak aktivitas tambang emas ilegal.

“Jangan sampai, itu (dampak aktivitas tambang ilegal) mengurangi produksi padi,” imbuh Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dadang Priatna Jaya di Parigi, Jum’at, 17 Januari 2025.

Ia mengatakan, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan pemerintah daerah meningkatkan produksi, bahkan menambah luas tanam sawah untuk mewujudkan swasembada pangan.

Tahun ini, menurutnya, targat luasan tanam sawah yang harus berproduksi di Kabupaten Parigi Moutong ditetapkan 83 ribu hektare dari 61 ribu hektar pada 2024.

Baca Juga

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 42 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 44 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

Belum lagi, target luasan tanam padi gogo 860 hektare, di antara komoditas perkebunan yang telah diwajibkan Pemerintah Pusat.

“Artinya, kalau padi sawah saja rusak karena dampak lingkungan, bagaimana bisa menambah padi gogonya, malah berkurang nantinya. Harusnya padi sawah yang ada saat ini, kita pertahankan dan tingkatkan,” tukasnya.

Apabila belajar dari Desa Kayuboko, Kecamatan Parigi Barat, aktivitas pertambangan emas ilegal di wilayah setempat sangat memberikan dampak besar terhadap sektor pertanian.

Setelah terhenti, petani pun baru bisa memanfaatkan lahannya untuk menanam padi, karena tidak lagi khawatir air akan tercemar limbah tambang emas ilegal.

Olehnya, persoalan dampak aktivitas pertambangan emas ilegal terhadap sektor pertanian, harus menjadi perhatian seluruh Organisiasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, agar segera mendapatkan solusi terbaik.

Selain itu, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan TNI, membahas berbagai laporan petani terkait limbah dari aktivitas tambang emas ilegal, yang mencemari air dan lahan persawahan.

Sebab upaya meningkatkan produksi komoditas padi, bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas TPHP Parigi Moutong saja, tapi juga TNI.

“Kami tidak melarang, kalau sesuai dengan aturan. Tidak merugikan dan berdampak terhadap petani, carikan solusinya,” kata dia.

Selain memberikan dampak terhadap lingkungan, aktivitas pertambangan emas juga menghambat distribusi pupuk subsidi ke kelompok petani.

“Karena Bahan Bakar Minyak (BBM) seperti solar, akan mengalami kelangkaan. Akhirnya, distribusi juga terhambat,” pungkasnya.*

ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Camat Bolano Lambunu: 6000 Hektar Sawah Di Parigi Moutong Terancam Gagal Panen

Sesudah

Anggota DPRD Parigi Moutong Dorong Efisiensi Dana Desa untuk Peningatan Kapasitas Aparat

TerkaitPostingan

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

31 Juli 2026
Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi "Bangkalan"

Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi “Bangkalan”

31 Juli 2026
Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

31 Juli 2026
Bappelitbangda Parigi Moutong Ajukan HAKI Durian Montong ke Kemenkum

Bappelitbangda Parigi Moutong Ajukan HAKI Durian Montong ke Kemenkum

31 Juli 2026
Pemkab Parigi Moutong Segera Surati Gubernur, Minta Tambang Kayuboko Dihentikan Sementara

Pemkab Parigi Moutong Segera Surati Gubernur, Minta Tambang Kayuboko Dihentikan Sementara

30 Juli 2026
Krenova 2026 Tetap Digelar, Bappelitbangda Parigi Moutong Fokuskan Lomba untuk Masyarakat dan OPD

Krenova 2026 Tetap Digelar, Bappelitbangda Parigi Moutong Fokuskan Lomba untuk Masyarakat dan OPD

31 Juli 2026

Pilihan Editor

Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

31 Juli 2026
Bappelitbangda Parigi Moutong Ajukan HAKI Durian Montong ke Kemenkum

Bappelitbangda Parigi Moutong Ajukan HAKI Durian Montong ke Kemenkum

31 Juli 2026
Pemkab Parigi Moutong Kebut Perbup Hilirisasi Kelapa, Petani Dibidik Raup Nilai Tambah

Pemkab Parigi Moutong Kebut Perbup Hilirisasi Kelapa, Petani Dibidik Raup Nilai Tambah

27 Juli 2026

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 42 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

1 Agustus 2026
Pemkab Parigi Moutong Segera Surati Gubernur, Minta Tambang Kayuboko Dihentikan Sementara

Pemkab Parigi Moutong Segera Surati Gubernur, Minta Tambang Kayuboko Dihentikan Sementara

30 Juli 2026

Artikel Terkini

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 42 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

1 Agustus 2026

Gempa Bumi Terkini 5.5 M Guncang 44 km BaratLaut SERAMBAGIANTIMUR-MALUKU

1 Agustus 2026
54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

54 Kasus dalam Enam Bulan, Polisi Ungkap Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Didominasi Orang Terdekat

31 Juli 2026
Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi "Bangkalan"

Bappelitbangda Parigi Moutong Teliti Penyebab Gagal Panen Durian, Siapkan Formula Pupuk untuk Atasi “Bangkalan”

31 Juli 2026
Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Kelapa, Produktivitas Ditargetkan Naik hingga Dua Kali Lipat

31 Juli 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In