Songulara
No Result
View All Result
  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Songulara
No Result
View All Result
Home Daerah

Bupati Parigi Moutong Ungkap Persoalan Pendidikan di Wilayah Terpencil

Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
2 Mei 2026
Waktu Membaca: 2 mins baca
Redaksi SongularaolehRedaksi Songulara
2 Mei 2026
Bupati Parigi Moutong Ungkap Persoalan Pendidikan di Wilayah Terpencil

Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, saat melakukan wawancara bersama awak media usai memimpin upacara peringatan Hardiknas di halaman Kantor Bupati Parigi Moutong. Foto : Alex/IST

PARIGI MOUTONG – Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, mengakui tantangan peningkatan mutu pendidikan di daerahnya masih cukup kompleks, mulai dari tingginya angka anak tidak sekolah, keterbatasan infrastruktur pendidikan, hingga sulitnya akses belajar di wilayah terpencil.

Hal itu disampaikan Erwin Burase usai memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di halaman Kantor Bupati Parigi Moutong, Sabtu, 2 Mei 2026.

Dalam evaluasi yang dilakukan pemerintah daerah, sektor pendidikan di Kabupaten Parigi Moutong menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Namun, persoalan anak tidak sekolah masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera ditangani.

“Kemarin pertemuan di provinsi, disebutkan bahwa Kabupaten Parigi Moutong tertinggi anak tidak sekolahnya, kurang lebih 13 ribu,” ungkap Erwin Burase.

Baca Juga

Seragam Gratis Belum Menjangkau Madrasah, DPRD Parigi Moutong Minta Pemkab Perluas Program

Siswa SD Muhammadiyah Pelawa Juara 1 Lomba Bertutur Tingkat Sulteng

Alokasi Revitalisasi Sekolah Parigi Moutong Naik, dari 15 Menjadi 97 Sekolah

Ia menegaskan, data tersebut tidak bisa diterima begitu saja tanpa verifikasi lapangan agar penanganan yang dilakukan benar-benar tepat sasaran.

“Jangan kita terima begitu saja data tanpa kita cek. Orangnya siapa, di mana, supaya tepat sasaran dan kita tahu apa yang harus dilakukan,” tegasnya.

Menurut Erwin, sebaran anak tidak sekolah yang mencapai lebih dari 13 ribu orang banyak ditemukan di wilayah-wilayah terpencil, terutama di Kecamatan Tinombo, Tomini, dan Palasa.

Kondisi geografis serta minimnya fasilitas pendidikan menjadi faktor utama yang memengaruhi tingginya angka tersebut. Sejumlah desa di wilayah terpencil, kata dia, masih belum memiliki akses internet yang memadai.

“Desa-desa terpencil di Kabupaten Parigi Moutong itu belum memiliki akses internet. Kondisinya sangat memprihatinkan dan sebagian besar belum tersentuh bantuan, baik perumahan guru, kepala sekolah maupun ruang-ruang belajar,” ujarnya.

Untuk mengatasi persoalan itu, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus mengupayakan berbagai langkah, termasuk melobi anggaran ke pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk mendukung revitalisasi sekolah serta penguatan fasilitas pendidikan.

“Upaya melobi anggaran masih terus dilakukan, seperti pengusulan penambahan program revitalisasi sekolah dan terutama pembelajaran digitalisasi,” katanya.

Selain persoalan infrastruktur sekolah, akses siswa menuju satuan pendidikan juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Sebab, di sejumlah wilayah, siswa masih harus menghadapi keterbatasan sarana penyeberangan untuk menuju sekolah.

Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mendapat dukungan dari Kodam XXIII/Palaka wira melalui program pembangunan Jembatan Garuda untuk menunjang akses pendidikan masyarakat.

“Sudah dibangun dua unit di Kabupaten Parigi Moutong. Pak Pangdam bilang ada beberapa unit lagi yang bisa diturunkan, makanya saya sudah perintahkan Dinas PUPRP dan Bappelitbangda untuk mengusulkan data desa yang membutuhkan jembatan,” jelasnya.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga telah mengusulkan penyediaan fasilitas rumah dinas, kendaraan operasional, dan insentif bagi guru yang bertugas di daerah terpencil kepada pemerintah pusat.

Namun, upaya itu menghadapi kendala administratif karena sejumlah desa yang membutuhkan bantuan telah berstatus desa mandiri sehingga tidak lagi memenuhi syarat untuk menerima program tertentu dari pemerintah pusat.

“Padahal daerah masih membutuhkan dana itu. Makanya, saya minta ke Dinas PMD untuk mempelajari kembali apakah mungkin bisa menurunkan status agar mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat atau ada solusi lain,” ujarnya.

Sebagai langkah sementara, Erwin mengaku akan mengupayakan alokasi anggaran daerah untuk pemberian insentif bagi guru di wilayah terpencil sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pemerataan pendidikan.

“Semoga tahun depan kita sudah bisa anggarkan, karena saat ini kondisi anggaran daerah masih belum memungkinkan,” imbuhnya.

Momentum Hardiknas 2026, lanjut Erwin, menjadi refleksi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan, terutama di wilayah-wilayah yang masih tertinggal, agar akses pendidikan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.*

Tag: Anak Tidak SekolahBupati Erwin BuraseDisdikbud Parigi MoutongHardiknasInfrastruktur PendidikanpendidikanWilayah Terpencil
ShareTweetKirim
Redaksi Songulara

Redaksi Songulara

Sebelum

Mayoritas Indikator Pendidikan Parigi Moutong Lampaui Target, Disdikbud Klaim Tren Positif

Sesudah

Lantik 101 Kepala Sekolah, Bupati Erwin Burase Tekankan Fokus Kerja dan Kurangi Seremoni

TerkaitPostingan

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

21 September 2026
Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

21 September 2026
95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

21 September 2026
Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

21 September 2026
Erwin Burase Minta PHBI dan BKMT Tak Sekadar Jalankan Kegiatan Seremonial

Erwin Burase Minta PHBI dan BKMT Tak Sekadar Jalankan Kegiatan Seremonial

19 September 2026
Forum Koperasi Pertambangan Rakyat Dorong Pemulihan Lingkungan di Kayuboko

Forum Koperasi Pertambangan Rakyat Dorong Pemulihan Lingkungan di Kayuboko

19 September 2026

Pilihan Editor

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

21 September 2026
Siswa SD Muhammadiyah Pelawa Juara 1 Lomba Bertutur Tingkat Sulteng

Siswa SD Muhammadiyah Pelawa Juara 1 Lomba Bertutur Tingkat Sulteng

15 September 2026
Forum Koperasi Pertambangan Rakyat Dorong Pemulihan Lingkungan di Kayuboko

Forum Koperasi Pertambangan Rakyat Dorong Pemulihan Lingkungan di Kayuboko

19 September 2026
Seragam Gratis Belum Menjangkau Madrasah, DPRD Parigi Moutong Minta Pemkab Perluas Program

Seragam Gratis Belum Menjangkau Madrasah, DPRD Parigi Moutong Minta Pemkab Perluas Program

16 September 2026
Perumda Disiapkan, Pemkab Parigi Moutong Bidik Potensi SDA untuk Tambah PAD

Perumda Disiapkan, Pemkab Parigi Moutong Bidik Potensi SDA untuk Tambah PAD

15 September 2026

Artikel Terkini

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

Dari Kebakaran hingga Pasien Butuh Rujukan, Erwin Burase Minta Warga Hubungi 112

21 September 2026
Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

Erwin Burase Siapkan Pemecah Ombak untuk Lindungi Rumah Warga Malanggo Pesisir

21 September 2026
95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

95 KK Terdampak Banjir Kasimbar Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Penanganan Lanjutan

21 September 2026
Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

Erwin Burase Minta Penanganan Karhutla Tak Sekadar Padamkan Api

21 September 2026
Erwin Burase Minta PHBI dan BKMT Tak Sekadar Jalankan Kegiatan Seremonial

Erwin Burase Minta PHBI dan BKMT Tak Sekadar Jalankan Kegiatan Seremonial

19 September 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Cerdas Mendidik

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

  • Masuk
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata

© 2026 PT. SONGULARA MEDIA MANDIRI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In