Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Temukan Pelanggaran dan Kendala Teknis, Disdikbud Parigi Moutong Evaluasi Pelaksanaan TKA

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
27 April 2026
A A
Temukan Pelanggaran dan Kendala Teknis, Disdikbud Parigi Moutong Evaluasi Pelaksanaan TKA

Kepala Bidang Manajemen SD Disdikbud Parigi Moutong, Ibrahim. IST

PARIGI MOUTONG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong menemukan sejumlah pelanggaran tata tertib dan kendala teknis dalam pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) gelombang pertama tahap satu dan dua. Temuan itu mencuat setelah Disdikbud melakukan evaluasi terhadap sekolah-sekolah yang telah menyelesaikan pelaksanaan ujian.

Kepala Bidang Manajemen SD Disdikbud Parigi Moutong, Ibrahim, mengatakan evaluasi dilakukan pada pekan. Dari hasil evaluasi, masih ditemukan pengawas silang yang tidak menjalankan tata tertib ujian sesuai ketentuan.

“Kita evaluasi TKA yang gelombang satu, di hari senin pekan lalu. Hasil evaluasi kita masih ada beberapa pengawas silang yang sudah ditentukan mengawas di dalam ruang ujian tidak membaca tata tertib pelaksanaan ujian TKA,” ujar Ibrahim saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (27/4/2026).

Baca Juga

Tinjau Asrama Mahasiswa di Palu, Bupati Erwin Siapkan Anggaran Perbaikan Fasilitas

Minim Fasilitas, SDK Terpencil Ogolau Diverifikasi Tim Kemendikdasmen

Disdikbud Parigi Moutong Luncurkan SPMB, Dorong Transparansi Penerimaan Murid Baru

Menurutnya, tata tertib pelaksanaan TKA mengatur bahwa hanya pengawas ujian dan teknisi yang diperbolehkan berada di dalam ruang ujian. Ketentuan itu diberlakukan karena TKA dilaksanakan secara daring dan membutuhkan dukungan teknis.

“Karena ujian ini berbasis online maka ada teknisi yang boleh masuk dalam ruangan. Kami saja orang Dinas yang datang memantau hanya di luar ruangan,” jelasnya.

Selain itu, pengawas dan teknisi juga dilarang mengambil dokumentasi berupa foto atau video selama ujian berlangsung. Namun, hasil evaluasi menunjukkan masih ada guru dan teknisi yang mengambil dokumentasi lalu mengunggahnya ke media sosial.

Akibat pelanggaran tersebut, Disdikbud Parigi Moutong mendapat teguran dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Tengah setelah unggahan itu diketahui pihak kementerian. Kasus itu ditemukan di salah satu sekolah di Kecamatan Tinombo Selatan.

“Padahal sudah sangat jelas aturanya. Karena diunggah di medsos sehingga terlihat oleh pihak Kementerian, kita ditegur langsung oleh Balai Penjaminan Mutu Sulteng. Itu terjadi di salah satu sekolah di Kecamatan Tinombo Selatan. Kami diperintahkan telepon pihak sekolah itu agar segera di take down,” terangnya.

Selain pelanggaran tata tertib, Disdikbud juga menemukan adanya sekolah yang tetap melaksanakan TKA secara mandiri meskipun kondisi jaringan internet tidak mendukung. Padahal, sekolah telah menjalani simulasi dan gladi sebelum ujian utama untuk memastikan kesiapan teknis.

“Padahal sebelum pelaksanaan TKA ada namanya simulasi, juga ada gladi, sebisanya ketika melakukan simulasi mereka melihat jaringan internet tidak memadai jangan dipaksakan melaksanakan TKA secara mandiri, bisa numpang pada sekolah yang bagus jaringan internetnya,” ujar Ibrahim.

Kendala jaringan dan server itu berdampak pada 12 siswa di salah satu sekolah yang tidak dapat menyelesaikan ujian hingga waktu berakhir. Sementara lima siswa lainnya berhasil menyelesaikan ujian tanpa hambatan.

Disdikbud Parigi Moutong kini mengajukan permohonan kepada Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah selaku sekretariat pelaksanaan TKA tingkat kabupaten/kota agar siswa yang terdampak gangguan teknis dapat mengikuti ujian ulang atau gelombang khusus.

“Untuk itu kita lagi bermohon ke Dinas Pendidikan Provinsi selaku sekretariat pelaksanaan TKA di kabupaten kota, ada lima siswa selesai dengan lancar dan 12 siswa terkendala server sehingga waktu habis dan belum selesai dikerjakan. kita bermohon bisa ujian ulang,” jelasnya.

Menurut Ibrahim, sekolah diminta segera melaporkan jika masih ada siswa yang mengalami kendala serupa agar dapat diikutsertakan dalam pelaksanaan gelombang khusus.

“Kalau ada kendala yang sama atau akhirnya tidak maskimal akan mempengaruhi nilai siswa, sekolah laporkan ke kami sehingga bisa diikutikan di gelombang khusus,” tutupnya.*

Tags: Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP)DISDIKBUDDisdikbud Parigi MoutongpendidikanTes Kemampuan Akademik (TKA
ShareTweet
Previous Post

Disdikbud Parigi Moutong Tingkatkan Literasi Digital Guru dan Kepala Sekolah SD

Next Post

Raker di Moutong, Bupati Parigi Moutong Tekankan Pembangunan Berbasis Kebutuhan Warga

Artikel Lainnya

Muscam VI Jadi Momentum Konsolidasi Golkar Parigi Moutong hingga Akar Rumput

Muscam VI jadi Momentum Konsolidasi Golkar Parigi Moutong hingga Akar Rumput

17 Mei 2026
Bupati Parigi Moutong Tegaskan Kecamatan Kasimbar Bukan Wilayah Tambang

Bupati Parigi Moutong Tegaskan Kecamatan Kasimbar Bukan Wilayah Tambang

16 Mei 2026
Bupati Erwin Burase Serahkan Dokumen Sekolah Rakyat ke Kemensos, Bidik Tahap Ketiga Pembangunan

Bupati Erwin Burase Serahkan Dokumen Sekolah Rakyat ke Kemensos, Bidik Tahap Ketiga Pembangunan

11 Mei 2026
Koperasi Tambang di Buranga Belum Gelar RAT, Diskop UKM Soroti Potensi Sanksi

Koperasi Tambang di Buranga Belum Gelar RAT, Diskop UKM Soroti Potensi Sanksi

11 Mei 2026
Tinjau Puskesmas Sausu, Bupati Parigi Moutong Soroti Fasilitas Sanitasi Rusak

Tinjau Puskesmas Sausu, Bupati Parigi Moutong Soroti Fasilitas Sanitasi yang Rusak

8 Mei 2026
Parigi Moutong Matangkan Kesiapan Program Sekolah Rakyat, Lahan 9,2 Hektare Disiapkan

Parigi Moutong Matangkan Kesiapan Program Sekolah Rakyat, Lahan 9,2 Hektare Disiapkan

8 Mei 2026

Comments 1

  1. Ping-balik: Raker di Moutong, Bupati Parigi Moutong Tekankan Pembangunan Berbasis Kebutuhan Warga - Songulara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Muscam VI Jadi Momentum Konsolidasi Golkar Parigi Moutong hingga Akar Rumput

Muscam VI jadi Momentum Konsolidasi Golkar Parigi Moutong hingga Akar Rumput

17 Mei 2026
Bupati Parigi Moutong Tegaskan Kecamatan Kasimbar Bukan Wilayah Tambang

Bupati Parigi Moutong Tegaskan Kecamatan Kasimbar Bukan Wilayah Tambang

16 Mei 2026
Bupati Erwin Burase Serahkan Dokumen Sekolah Rakyat ke Kemensos, Bidik Tahap Ketiga Pembangunan

Bupati Erwin Burase Serahkan Dokumen Sekolah Rakyat ke Kemensos, Bidik Tahap Ketiga Pembangunan

11 Mei 2026

Terpopuler

  • Muscam VI Jadi Momentum Konsolidasi Golkar Parigi Moutong hingga Akar Rumput

    Muscam VI jadi Momentum Konsolidasi Golkar Parigi Moutong hingga Akar Rumput

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Parigi Moutong Tegaskan Kecamatan Kasimbar Bukan Wilayah Tambang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koperasi Tambang di Buranga Belum Gelar RAT, Diskop UKM Soroti Potensi Sanksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disdikbud Parigi Moutong Luncurkan SPMB, Dorong Transparansi Penerimaan Murid Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ganti Nama Penerima, Penyaluran Beras Bantuan Pangan oleh Dinsos di Keluhkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In