Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
  • Login
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • SPORT
  • LAINNYA
    • Kesehatan
    • Unik
    • Pariwisata
Songulara.com - Cerdas Mendidik
No Result
View All Result
Home Daerah

Inspektorat Parigi Moutong Selidiki Isu Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah

Redaksi Songulara by Redaksi Songulara
27 Maret 2026
A A
Inspektorat Parigi Moutong Selidiki Isu Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah

Inspektur Inspektorat Parigi Moutong, Sakti Lasimpala. (Foto: Dok)

PARIGI MOUTONG – Inspektorat Kabupaten Parigi Moutong diperintahkan untuk melakukan investigasi menyeluruh terkait dugaan praktik jual beli jabatan kepala sekolah SD dan SMP yang menjadi perhatian publik.

Perintah tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, sebagai respons atas isu yang berkembang di masyarakat dan pemberitaan media.

Inspektur Inspektorat Parigi Moutong, Sakti Lasimpala, mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti arahan tersebut dengan membentuk tim investigasi.

Baca Juga

Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar: Adendum Ganda, Dugaan Intervensi, dan Ancaman Temuan Audit

Proyek Perpustakaan Parigi Moutong Kembali Molor, Kontrak Diperpanjang 40 Hari

Inspektorat Parigi Moutong Nilai Pihak Ketiga Gagal Kelola Proyek Strategis

“Menanggapi sejumlah pemberitaan terkait dugaan jual beli jabatan kepala sekolah SD dan SMP, kami diperintahkan oleh pimpinan untuk mencermati secara sungguh-sungguh dan melakukan pendalaman,” ujar Sakti, Jumat (27/3).

Ia mengungkapkan, tim investigasi dibentuk melalui surat penugasan resmi yang telah ditandatangani oleh Bupati dan dijadwalkan segera bekerja dalam waktu dekat.

“Setelah menerima perintah Bupati dalam bentuk surat penugasan, kami langsung membentuk tim investigasi. Suratnya sudah ditandatangani, dan kami akan segera bekerja untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar,” jelasnya.

Dalam penyelidikan awal, Inspektorat akan menelusuri dugaan penyalahgunaan jabatan, termasuk informasi adanya praktik pembayaran sebesar Rp50 juta hingga Rp70 juta untuk memperoleh jabatan kepala sekolah.

Sakti menegaskan, investigasi dilakukan untuk memastikan kejelasan informasi agar tidak berkembang menjadi isu liar di tengah masyarakat.

“Kami akan bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Kami juga menjaga harkat dan martabat pihak-pihak yang disebutkan,” katanya.

Selain itu, Inspektorat membuka ruang bagi media untuk memberikan informasi tambahan guna mempercepat proses investigasi.

“Saya selaku Kepala Inspektorat yang diperintahkan bekerja bersama tim membutuhkan dukungan dan informasi tambahan dari teman-teman media untuk percepatan investigasi ini,” ungkapnya.

Ia memastikan, setiap informasi yang diterima akan dijaga kerahasiaannya demi melindungi pihak-pihak terkait.

Menurut Sakti, fokus investigasi saat ini berada pada penyelenggara pemerintah daerah, namun tidak menutup kemungkinan adanya rekomendasi lanjutan jika ditemukan indikasi keterlibatan pihak lain.

“Jika ada indikasi keterlibatan pihak lain (anggota DPRD) seperti apa yang diisukan, tidak menutup kemungkinan akan ada rekomendasi ke Badan Kehormatan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa tim akan menelusuri seluruh informasi untuk memastikan apakah dugaan tersebut benar terjadi atau hanya isu yang sengaja dihembuskan.

“Hasil investigasi ini nantinya akan menjadi bahan bagi Bupati untuk mengambil keputusan. Apapun hasilnya akan menjadi atensi pimpinan,” pungkasnya.

Inspektorat Parigi Moutong Selidiki Isu Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah

PARIGI MOUTONG – Inspektorat Kabupaten Parigi Moutong diperintahkan untuk melakukan investigasi menyeluruh terkait dugaan praktik jual beli jabatan kepala sekolah SD dan SMP yang menjadi perhatian publik.

Perintah tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, sebagai respons atas isu yang berkembang di masyarakat dan pemberitaan media.

Inspektur Inspektorat Parigi Moutong, Sakti Lasimpala, mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti arahan tersebut dengan membentuk tim investigasi.

“Menanggapi sejumlah pemberitaan terkait dugaan jual beli jabatan kepala sekolah SD dan SMP, kami diperintahkan oleh pimpinan untuk mencermati secara sungguh-sungguh dan melakukan pendalaman,” ujar Sakti, Jumat (27/3).

Ia mengungkapkan, tim investigasi dibentuk melalui surat penugasan resmi yang telah ditandatangani oleh Bupati dan dijadwalkan segera bekerja dalam waktu dekat.

“Setelah menerima perintah Bupati dalam bentuk surat penugasan, kami langsung membentuk tim investigasi. Suratnya sudah ditandatangani, dan kami akan segera bekerja untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar,” jelasnya.

Dalam penyelidikan awal, Inspektorat akan menelusuri dugaan penyalahgunaan jabatan, termasuk informasi adanya praktik pembayaran sebesar Rp50 juta hingga Rp70 juta untuk memperoleh jabatan kepala sekolah.

Sakti menegaskan, investigasi dilakukan untuk memastikan kejelasan informasi agar tidak berkembang menjadi isu liar di tengah masyarakat.

“Kami akan bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Kami juga menjaga harkat dan martabat pihak-pihak yang disebutkan,” katanya.

Selain itu, Inspektorat membuka ruang bagi media untuk memberikan informasi tambahan guna mempercepat proses investigasi.

“Saya selaku Kepala Inspektorat yang diperintahkan bekerja bersama tim membutuhkan dukungan dan informasi tambahan dari teman-teman media untuk percepatan investigasi ini,” ungkapnya.

Ia memastikan, setiap informasi yang diterima akan dijaga kerahasiaannya demi melindungi pihak-pihak terkait.

Menurut Sakti, fokus investigasi saat ini berada pada penyelenggara pemerintah daerah, namun tidak menutup kemungkinan adanya rekomendasi lanjutan jika ditemukan indikasi keterlibatan pihak lain.

“Jika ada indikasi keterlibatan pihak lain (anggota DPRD) seperti apa yang diisukan, tidak menutup kemungkinan akan ada rekomendasi ke Badan Kehormatan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa tim akan menelusuri seluruh informasi untuk memastikan apakah dugaan tersebut benar terjadi atau hanya isu yang sengaja dihembuskan.

“Hasil investigasi ini nantinya akan menjadi bahan bagi Bupati untuk mengambil keputusan. Apapun hasilnya akan menjadi atensi pimpinan,” pungkasnya.*

Tags: InspektoratKepala SekolahSakti Lasimpala
ShareTweet
Previous Post

Prioritaskan Putra Daerah, Pemkab Parigi Moutong Siapkan Bantuan Pendidikan Dokter Spesialis

Next Post

Empat Tersangka Korupsi Proyek Jalan di Parigi Moutong Segera Disidang

Artikel Lainnya

Pemkab Parigi Moutong Minta Arahan BPK Perkuat Tata Kelola Keuangan

Pemkab Parigi Moutong Minta Arahan BPK Perkuat Tata Kelola Keuangan

27 Maret 2026
Empat Tersangka Korupsi Proyek Jalan di Parigi Moutong Segera Disidang

Empat Tersangka Korupsi Proyek Jalan di Parigi Moutong Segera Disidang

27 Maret 2026
Prioritaskan Putra Daerah, Pemkab Parigi Moutong Siapkan Bantuan Pendidikan Dokter Spesialis

Prioritaskan Putra Daerah, Pemkab Parigi Moutong Siapkan Bantuan Pendidikan Dokter Spesialis

10 Maret 2026
Kajian Unpad Jadi Acuan Revisi RTRW Parigi Moutong

Kajian Unpad Jadi Acuan Revisi RTRW Parigi Moutong

10 Maret 2026
Bappelitbangda Jabarkan Visi Gerbang Desa ke Enam Program Prioritas

Bappelitbangda Jabarkan Visi Gerbang Desa ke Enam Program Prioritas

10 Maret 2026
Satgas MBG Parigi Moutong Tingkatkan Pengawasan Dapur Program MBG

Satgas MBG Parigi Moutong Tingkatkan Pengawasan Dapur Program MBG

9 Maret 2026

Comments 2

  1. Ping-balik: Empat Tersangka Korupsi Proyek Jalan di Parigi Moutong Segera Disidang - Songulara
  2. Ping-balik: Pemkab Parigi Moutong Minta Arahan BPK Perkuat Tata Kelola Keuangan - Songulara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Pemkab Parigi Moutong Minta Arahan BPK Perkuat Tata Kelola Keuangan

Pemkab Parigi Moutong Minta Arahan BPK Perkuat Tata Kelola Keuangan

27 Maret 2026
Empat Tersangka Korupsi Proyek Jalan di Parigi Moutong Segera Disidang

Empat Tersangka Korupsi Proyek Jalan di Parigi Moutong Segera Disidang

27 Maret 2026
Inspektorat Parigi Moutong Selidiki Isu Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah

Inspektorat Parigi Moutong Selidiki Isu Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah

27 Maret 2026

Terpopuler

  • Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan

    Longsor Tambang dan Alarm yang Terus Diabaikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parigi Moutong Borong Penghargaan Nasional Berkat Tata Kelola Desa dan Hukum Adat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inspektorat Parigi Moutong Selidiki Isu Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Tersangka Korupsi Proyek Jalan di Parigi Moutong Segera Disidang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bappelitbangda Teliti Karakteristik Durian Parigi Moutong Selama Dua Tahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
FOLLOW US

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2023-2025 Songulara.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In